Jumat, 3 September 2010
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
Irjen Pol Timur Pradopo
Bhayangkara Sejati
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Timur Pradopo merupakan salah seorang yang santer disebut-sebut sebagai calon Kepala Polri (Kapolri) menggantikan Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri. Bapak dua anak, M Bimo Aryo Seto dan Dea Istighafarina Miranti, ini dikenal sebagai jenderal santun namun berpendirian tegas. "Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan. Anggota harus mengutamakan tindakan persuasif, terutama masyarakat yang hendak mudik pada Lebaran tahun ini," kata Timur Pradopo di sela-sela gelar Operasi Ketupat Jaya, Kamis (2/9). Sikap tegas dan berani juga diperlihatkannya saat menjabat Kapolres Jakarta Barat dan Kapolres Jakarta Pusat pada 1997 - 2000.
RupiahBeliJual
USD8,929.009,019.00
JPY104.911106.018
SGD6,560.146,632.11
EUR11,283.5811,399.11
Index SahamPosisi
JSX3,127.638
NASDAQ2,159.63
NIKKEI8,995.14
DOW JONES10,174.41
HANG SENG20,817.88
LQ45595.365
 
Jumat, 3 September 2010
JELANG LEBARAN
Pelayanan Mudik Masih Terkendala
JAKARTA (Suara Karya): Kondisi jalan di pantura dan selatan Jawa belum sepenuhnya siap sehingga membuat pelayanan mudik masih terkendala. Sementara itu, pemerintah mengamati dengan intens kesiapan angkutan penyeberangan antarpulau menjelang arus mudik Lebaran 2010 ini. Wakil Ketua Komisi V DPR Yasti Soepredjo Mokoagow mengatakan, DPR juga terus memantau kesiapan infrastruktur dan angkutan menjelang arus mudik Lebaran 2010 yang tinggal beberapa hari lagi.
...selengkapnya
Jumat, 3 September 2010
KONFLIK RI-MALAYSIA
SBY Tunjukkan Keseriusan Selesaikan Masalah
JAKARTA (Suara Karya): Kebijakan dan tekad Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menyelesaikan konflik perbatasan RI - Malaysia melalui jalur diplomasi berupa perundingan patut diapresiasi. Karena itu, semua kalangan masyarakat perlu memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk menempuh jalur perundingan yang saling menguntungkan. Pendapat itu disampaikan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Ginandjar Kartasasmita, Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso, Ketua DPR Marzuki Alie,
...selengkapnya
Jumat, 3 September 2010
MAFIA HUKUM
Susno Kembali Seret Nama Makbul
JAKARTA (Suara Karya): Mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Susno Duadji untuk kali kesekian menyatakan bahwa pemegang saham PT Salmah Arowana Lestari (SAL) adalah mantan atasannya, Komjen (Purn) Makbul Padmanegara, yang kala itu menjabat Wakapolri. Susno mengaku tahu kepemilikan saham ini dari terdakwa Sjahril Djohan. Susno mengungkapkan itu saat menjadi saksi dalam sidang dengan terdakwa Sjahril Djohan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis.
...selengkapnya
Jumat, 3 September 2010
POLRI
Kapolri Masih Merahasiakan
Calon Penggantinya
JAKARTA (Suara Karya): Siapa calon yang akan mengisi kursi orang nomor satu di korps baju cokelat, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri masih menyimpan rapi. Dia bahkan mengaku tidak berwenang menentukan calon Kapolri dan menyerahkan sepenuhnya pada putusan DPR. "Bukan otoritas saya menjawab, yang menjawab itu nanti fit and proper test teman-teman semua di DPR," kata Kapolri usai rapat anggaran dengan Komisi III di DPR, Jakarta, Kamis (2/9). Meski merahasiakan nama-nama calon penggantinya, Kapolri menegaskan, untuk menjadi orang nomor satu di kepolisian,
...selengkapnya
Jumat, 3 September 2010
FASILITAS DPR
Gedung Baru Tak Sepadan
dengan Kinerja Wakil Rakyat
JAKARTA (Suara Karya): Pernyataan Ketua DPR Marzuki Alie bahwa pembangunan gedung baru DPR seharga Rp 1,6 triliun tidak akan dibatalkan disesalkan peneliti Lembaga Survei Indoneia (LSI) Burhanuddin Muhtadi dan Sekjen Transparansi Internasional Indonesia (TII) Teten Masduki. Mereka menilai pernyataan itu menunjukkan ketidakpedulian DPR terhadap tuntutan dan desakan masyarakat. Marzuki sendiri beralasan, pembatalan pembangunan gedung itu membuat pekerjaan selama ini jadi sia-sia.
...selengkapnya
Jumat, 3 September 2010
SENGGANG
Meyda Safira
Menumpang di Pesantren
Aktivitas syuting sinetron Ketika Cinta Bertasbih (KCB) di kawasn Bogor yang begitu padat membuat Meyda Safira betah tinggal di pesantren. Artis pemeran Husna ini mengaku menumpang di Pesantren Al-Hikmah Ciawi, Jawa Barat. "Sebenarnya pengen kos, tapi dilarang ortu. Akibatnya, numpang deh di pesantren. Enak juga karena di sela-sela istirahat syuting aku bisa mendalami al-Qur'an. Aku juga bisa lebih dalam lagi belajar tentang Islam bersama kiai di pesantren itu," ujar Meyda. Mahasiswi teknik lingkungan Itenas ini mengaku senang bisa ikut mengembangkan kemampuan akting di KCB.
...selengkapnya

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i
 
Waspadai Gangguan Distribusi Akibat Cuaca
BI Rate Dipertahankan 6,5 Persen
Tak Ada Untuk Sektor Riil, Dana Asing Masuk Didominasi Hot Money
Permintaan Tiket Pesawat Jelang Lebaran Melonjak
Ditangkap, Penjual Miras Lewat Internet
Stasiun Gambir Masih Lengang Pemudik
KEAGAMAAN
Tiga Menteri Siapkan
Pembubaran Ahmadiyah
PEMBERANTASAN KORUPSI
Pimpinan KPK Harus Tuntaskan Kasus Century
PASCABENTROK
Hindari Amuk Massa, Ratusan
Keluarga Polisi Diungsikan
PEMPROV DKI
Mobil Dinas Dilarang Dipakai Mudik
KEBUTUHAN POKOK
Kenaikan Harga Beras
Tak Boleh Ditoleransi
RIGHTS ISSUE
BNI Bisa Raih Dana
hingga Rp 10 Triliun
Kejujuran Unsur Utama Taqwa
Salahuddin Wahid
Pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng Jombang
Infrastruktur Mudik Lebaran
Muhidin M Said
Wakil Ketua Komisi V DPR
Memilih Pimpinan KPK
Maqdir Ismail
Advokat, staf pengajar Fakultas Hukum
Universitas Al Azhar Indonesia
Citra Polri Merosot
Hendardi
Ketua Badan Pengurus Setara Institute
Legislator Makin Ketakutan?
Saldi Isra
Guru Besar Hukum Tata Negara
Fakultas Hukum Universitas Andalas, Padang
Mudik Membangun Kebersamaan
Haryono Suyono
Ketua Umum DNIKS