KESEHATAN Semarang Rintis Puskesmas Ramah Lansia
Selasa, 18 Juni 2013
UNGARAN (Suara Karya): Kabupaten Semarang mulai merintis Pusat Kesehatan Masyarakat Ramah Lanjut Usia (Puskesmas Ramah Lansia). Puskesmas itu khusus dipersiapkan demi mendorong peningkatkan kualitas hidup serta layanan kesehatan kaum lansia.
Ketua Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda-Lansia) Kabupaten Semarang, Warnadi, menjelaskan, di wilayahnya saat ini ada 89.544 jiwa warga lanjut usia. Sejauh ini, masih banyak di antara warga lansia yang kesehatannya belum tertangani dengan baik. Padahal, Undang-Undang No 13 Tahun 1998 mengamanatkan tentang kesehatan untuk penanganan warga lansia.
"Dengan tersedianya Puskesmas Ramah Lansia, diharapkan seluruh lansia yang ada di Kabupaten Semarang dapat efektif tertangani," ujar Warnadi, di Ungaran, Senin (17/6).
Diungkapkan, untuk mendorong peningkatan kualitas hidup warga lansia, pihaknya juga memperluas organisasi sampai ke tingkat kecamatan.
Targetnya, tahun 2013 organisasi itu sudah terbentuk di seluruh kecamatan. Harapan lainnya, sejumlah warga lansia bisa segera efektif tertangani dari sisi kesehatan dan diupayakan berbagai kegiatan agar mereka bisa lebih produktif.
"Seperti melakukan kegiatan olahraga dan diberdayakan dengan menanam tanaman obat di pekarangan rumah sehingga bisa membuat obat-obatan alami sendiri," ujarnya.
Dengan demikian, para warga lansia berusia 60 tahun ke atas di Kabupaten Semarang dapat menjalani hidup dengan layak dan sejahtera. "Komda Lansia juga menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan instansi terkait untuk memperkuat program ini," tuturnya.
Bupati Semarang Mundjirin mengatakan, harapan hidup warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Semarang naik menjadi 71 tahun dari usia harapan hidup sebelumnya 68 tahun. Banyak warga lansia di Kabupaten Semarang yang umurnya melebihi 68 tahun. "Hal itu menunjukan bahwa pelayanan kesehatan di wilayah ini sudah baik," katanya.
(Pudyo Saptono)
|
|