Selasa, 18 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Nusantara 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
KESEHATAN
Semarang Rintis
Puskesmas Ramah Lansia
YOGYAKARTA
Keluarga Sakinah Benteng
Hadapi Godaan Duniawi
PESTA KULINER
TBY Kembalikan Khitah Pasar Kangen Jogja
HUT KE-46
Pemkab Sorong Fokus
Bangun Jalan AIMAS
KILAS METROPOLITAN
Caleg Golkar Indramayu Memenuhi Syarat
PAPUA BARAT
Keselamatan Pelayaran
Tanggungjawab Bersama
PAPUA
Massa Bakar Markas
dan Asrama Polres
TANAH LOT
Forum Pemred Saksikan Pengolahan Sampah
JAWA TENGAH
Polisi Mabuk Tembak
Satpam hingga Tewas
KOTA YOGYAKARTA
Pesta Rakyat di Alun-alun
Keraton Berlangsung Meriah
PERCEPATAN PEMBANGUNAN SUMUT
Kemenko Kesra Gelontorkan
Bantuan Rp 548,8 Miliar
PULAU TERPENCIL
Pemberdayaan Masyarakat
Jadi Perhatian Pemerintah
arsip  
 
 
KESEHATAN
Semarang Rintis
Puskesmas Ramah Lansia


Selasa, 18 Juni 2013
UNGARAN (Suara Karya): Kabupaten Semarang mulai merintis Pusat Kesehatan Masyarakat Ramah Lanjut Usia (Puskesmas Ramah Lansia). Puskesmas itu khusus dipersiapkan demi mendorong peningkatkan kualitas hidup serta layanan kesehatan kaum lansia.

Ketua Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda-Lansia) Kabupaten Semarang, Warnadi, menjelaskan, di wilayahnya saat ini ada 89.544 jiwa warga lanjut usia. Sejauh ini, masih banyak di antara warga lansia yang kesehatannya belum tertangani dengan baik. Padahal, Undang-Undang No 13 Tahun 1998 mengamanatkan tentang kesehatan untuk penanganan warga lansia.

"Dengan tersedianya Puskesmas Ramah Lansia, diharapkan seluruh lansia yang ada di Kabupaten Semarang dapat efektif tertangani," ujar Warnadi, di Ungaran, Senin (17/6).

Diungkapkan, untuk mendorong peningkatan kualitas hidup warga lansia, pihaknya juga memperluas organisasi sampai ke tingkat kecamatan.

Targetnya, tahun 2013 organisasi itu sudah terbentuk di seluruh kecamatan. Harapan lainnya, sejumlah warga lansia bisa segera efektif tertangani dari sisi kesehatan dan diupayakan berbagai kegiatan agar mereka bisa lebih produktif.

"Seperti melakukan kegiatan olahraga dan diberdayakan dengan menanam tanaman obat di pekarangan rumah sehingga bisa membuat obat-obatan alami sendiri," ujarnya.

Dengan demikian, para warga lansia berusia 60 tahun ke atas di Kabupaten Semarang dapat menjalani hidup dengan layak dan sejahtera. "Komda Lansia juga menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan instansi terkait untuk memperkuat program ini," tuturnya.

Bupati Semarang Mundjirin mengatakan, harapan hidup warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Semarang naik menjadi 71 tahun dari usia harapan hidup sebelumnya 68 tahun. Banyak warga lansia di Kabupaten Semarang yang umurnya melebihi 68 tahun. "Hal itu menunjukan bahwa pelayanan kesehatan di wilayah ini sudah baik," katanya. (Pudyo Saptono)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i