Jumat, 3 September 2010
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Griya 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
PENATAAN RUANG
Menyiasati Rumah Mungil
INTERIOR
Warna Ruang Bernuansa Idul Fitri
DINDING
Bata Tempel Hias
Imitasi dari Bubur Kertas
PILAR
Tak Hanya Berfungsi
Memperkokoh Bangunan
INTERIOR
Merombak Ruang Tamu
Menyambut Lebaran
LANTAI
Keramik, Cantik Tak Berarti Mahal
DESAIN
Mushola Pribadi di Luar Rumah
Carport Menawan untuk Hunian Anda
Batu Penghias Rumah
yang Tak Lekang Oleh Zaman
Kenaikan BBM Paksa Pengembang
Naikkan Harga Properti
PEMBATAS RUANG
Membatasi Sekaligus
Mempercantik Ruangan
RUANG BERMAIN
Hindari Material
dari Kaca dan Logam
arsip  
Tidur untuk Kesuksesan Hidup
Menempatkan Pilar Rumah
Secara Bijaksana
Pintu Padat Lebih Baik
dari Pintu Kaca
Waspadai Letak Toilet di Apartemen
Bunga untuk Keberuntungan
Sepanjang Tahun
Mendapat Chi Keberuntungan
Lewat Kamar Mandi
arsip  
 
 
DESIGN
Kantor dalam Rumah


Kamis, 18 Agustus 2005
Kadangkala tugas yang menumpuk dan dead line pekerjaan membuat Anda seperti terkurung di kantor. Untuk menyiasatinya, seringkali Anda harus membawa kerjaan ke rumah.

Namun, karena keterbatasan ruang dalam rumah sementara ruang kerja tak tersedia, mau tak mau Anda harus "mengorbankan" ruang makan atau ruang tamu untuk dialihfungsikan sebagai ruang kerja. Padahal, menyelesaikan pekerjaan di dua ruang itu, tidak cukup baik untuk kesehatan karena bisa menyebabkan sakit punggung.

Karenanya, tidak salah bila Anda mulai menyediakan space khusus dalam rumah untuk dijadikan ruang kerja. Tak perlu terlalu luas, cukup di bagian sudut ruang rumah Anda.

Penyediaan ruang kerja ini, tidak perlu harus menggunakan area yang luas. Area kosong berukuran 1x2 meter cukuplah sebagai ruang kerja terbuka. Ruang seluas itu bisa disulap untuk dijadikan ruang kerja sehingga tidak perlu lagi mengorbankan ruang tamu atau meja makan sebagai tempat kerja.

Setiap ada sudut yang tidak terpakai di suatu ruangan, biasanya kita isi dengan lemari, rak, atau tanaman. Padahal, jika cukup luas sudut tersebut bisa dijadikan sebagai 'pojok kerja'.

Di ruang manapun dalam rumah, apakah itu ruang tidur, ruang duduk, ruang keluarga, area bawah tangga, bahkan koridor-pun, bisa disulap menjadi sudut kerja. Di ruang kerja tersebut bisa diletakkan pembatas berupa meja kerja. Sementara, buku-buku bisa kita letakkan atau disusun pada rak-rak yang menempel di dinding ruang tersebut.

Sementara untuk furnitur ruang kerja, Anda tak membutuhkan banyak benda. Cukup dengan meja atau kursi, maka sudah bisa kita jadikan sebagai tempat kerja Anda. Yang terpenting, benda tersebut bisa membuat Anda nyaman untuk bekerja. Karenanya, dalam pemilihan kedua furnitur tersebut harus kita sesuaikan dengan kehendak Anda agar kenyamanan dalam bekerja bisa tercipta.

Untuk itu, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam pembelian furnitur tersebut. Di antaranya adalah dudukan kursi harus lebih lebar sedikit dari badan kita pada saat kita duduk. Selain itu, sandaran kursi tidak perlu keras dan juga jangan terlalu empuk.

Begitu pula dengan penerangan. Sebaiknya menggunakan lampu yang memiliki sinar daylight (seperti sinar matahari pagi). Tak kalah pentingnya, penataan sudut ruang kerja. Warna sudut kerja harus nge-blend (menyatu) dengan warna ruangan. Juga hiasi meja kerja dengan aksesori rumah, misalnya foto keluarga. (Novi)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i