Jumat, 3 September 2010
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Metropolitan 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
JELANG LEBARAN
Pelayanan Mudik Masih Terkendala
POLRI
Kapolri Masih Merahasiakan
Calon Penggantinya
ARUS MUDIK
Polisi Harus Utamakan
Tindakan Persuasif
PERGURUAN TINGGI
Pertamina dan Kemdiknas
Gelar OSN-PTI Berhadiah Rp 2,7 M
ARUS MUDIK
Masih Banyak Kerusakan Jalan
di Jalinpantim Lampung
KABUPATEN BEKASI
Seluruh Perusahaan Akan Bayar THR
TRANSPORTASI
Nasib Monorel Akan
Ditentukan Pekan Depan
PELECEHAN SEKS PASKIBRA
KPAI Nilai Pemprov DKI
Lelet Lakukan Pengusutan
DKI JAKARTA
Kompleks Makam Pangeran Jayakarta Akan Ditata
PENGGANTIAN PIMPINAN
Citra Tiga Institusi
Harus Bisa Dipulihkan
PERAS PENGGUNA NARKOBA
Enam Polisi dan
1 Anggota BNN Ditangkap
SARANA PENDIDIKAN JAKSEL
Lelang Rehab Langgar Keppres
arsip  
KRIMINALITAS
Polisi Tembak Mati Dua
Perampok Nasabah Bank
KRIMINALITAS
Densus 88 Bekuk Dua Perampok Bank CIMB Niaga
NARKOBA
Sindikat Narkoba Berpusat
di China Terungkap
KRIMINALITAS
Perampok Jarah Tiga
Toko Emas di Jakarta
KRIMINALITAS
Guru SMP Tewas
Ditembak Kawanan Perampok
KRIMINAL
Pelaku Mutilasi Profesional
Tenang Saat Beraksi
arsip  
 
 
KAS DAERAH
Busway Setor Rp 76,2 M


Kamis, 29 September 2005
JAKARTA (Suara Karya): Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengatakan, terhitung sejak Februari 2004 sampai 24 September 2005, BP TransJakarta Busway telah menyetor ke kas daerah hasil penjualan tiket sebesar Rp 76,2 miliar.

Dari laporan BP TransJakarta Busway, kata Sutiyoso, selama 20 bulan, penumpang busway koridor I Blok M - Kota mengalami kenaikan cukup signifikan. Selama 20 bulan beroperasi, rata-rata penumpang per bulan sebanyak 1,9 juta orang.

Hal itu dikemukakan Gubernur Sutiyoso saat menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama antara PT Telkom Tbk dengan BP TransJakarta Busway di halte busway depan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Rabu kemarin.

Dalam kerja sama itu BP TransJakarta Busway menyediakan tempat (halte) untuk dipasangi telepon umum, sedangkan Telkom memasang Circuit Central Television (CCTV) di setiap halte busway, sehingga gerakan penumpang busway bisa langsung terpantau dari kantor BP TransJakarta Busway

Setelah penandatanganan naskah kerja sama yang dilakukan Dirut PT Telkom Arwin Rasyid dan Kepala BP TransJakarta Busway Bambang Gardjito, Gubernur Sutiyoso mencoba telepon umum yang terpasang di halte busway Monas. Sutiyoso mengatakan, dengan tersedianya fasilitas komunikasi di halte-halte, berarti busway selangkah lebih maju dalam pelayanan kepada masyarakat. Busway telah mampu membangun image masyarakat bahwa Pemprov DKI sungguh-sungguh berupaya memberikan pelayanan transportasi kepada warga Kota Jakarta.

"Saat pembangunan busway koridor I Blok M - Kota, banyak mendapat kritikan. Setelah koridor I beroperasi, masyarakat mendesak untuk segera dibangun koridor berikutnya II dan III sampai koridor 15," kata Gubernur Sutiyoso.

Sementara itu, Direktur Utama PT Telkom Erwin Rasyid menyesalkan vandalisme (perusakan-red) telepon umum oleh warga Ibukota. "Sekarang ini banyak telepon umum yang tidak berfungsi karena adanya vandalisme berupa perusakan dan pengambilan boks telepon oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," ujar Erwin. (Lourentius)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i