Jumat, 3 September 2010
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Metropolitan 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
JELANG LEBARAN
Pelayanan Mudik Masih Terkendala
POLRI
Kapolri Masih Merahasiakan
Calon Penggantinya
ARUS MUDIK
Polisi Harus Utamakan
Tindakan Persuasif
PERGURUAN TINGGI
Pertamina dan Kemdiknas
Gelar OSN-PTI Berhadiah Rp 2,7 M
ARUS MUDIK
Masih Banyak Kerusakan Jalan
di Jalinpantim Lampung
KABUPATEN BEKASI
Seluruh Perusahaan Akan Bayar THR
TRANSPORTASI
Nasib Monorel Akan
Ditentukan Pekan Depan
PELECEHAN SEKS PASKIBRA
KPAI Nilai Pemprov DKI
Lelet Lakukan Pengusutan
DKI JAKARTA
Kompleks Makam Pangeran Jayakarta Akan Ditata
PENGGANTIAN PIMPINAN
Citra Tiga Institusi
Harus Bisa Dipulihkan
PERAS PENGGUNA NARKOBA
Enam Polisi dan
1 Anggota BNN Ditangkap
SARANA PENDIDIKAN JAKSEL
Lelang Rehab Langgar Keppres
arsip  
KRIMINALITAS
Polisi Tembak Mati Dua
Perampok Nasabah Bank
KRIMINALITAS
Densus 88 Bekuk Dua Perampok Bank CIMB Niaga
NARKOBA
Sindikat Narkoba Berpusat
di China Terungkap
KRIMINALITAS
Perampok Jarah Tiga
Toko Emas di Jakarta
KRIMINALITAS
Guru SMP Tewas
Ditembak Kawanan Perampok
KRIMINAL
Pelaku Mutilasi Profesional
Tenang Saat Beraksi
arsip  
 
 
BOM BALI
Belum Ada Seorang pun
Jadi Tersangka


Sabtu, 15 Oktober 2005
JAKARTA (Suara Karya): Polda Metro Jaya belum menemukan saksi atau tersangka dalam kasus Bom Bali II, yang berkeliaran di wilayah hukumnya. Namun pencarian terhadap saksi atau tersangka itu terus dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan masuknya pelaku teroris di Ibukota Jakarta.

"Kita belum menemukan satu pun saksi atau tersangka yang berkaitan dengan Bom Bali II," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani, saat dicegat wartawan usai shalat Jumat di Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/10).

Menurut dia, pihaknya bersama Polda lain di Indonesia terus melakukan upaya pencarian terhadap orang-orang yang diduga mengetahui atau terlibat dalam aksi terorisme tersebut. "Namun sejauh ini kami belum menemukannya," kata Firman Gani.

Informasi di Mapolda Metro Jaya mengungkapkan, pencarian terhadap orang-orang yang diduga terlibat Bom Bali II, hingga saat ini terus dilakukan. Polda juga melakukan razia terhadap kendaraan yang dicurigai membawa bahan peledak atau bahan berbahaya lainnya.

Selain itu, beberapa rumah kos dan apartemen juga dirazia. Hal itu dilakukan untuk menghindari adanya penyusupan atau orang-orang tertentu yang sengaja bersembunyi dari kejaran polisi. Sementara itu di Bali, Wakadiv Humas Polri, Brigjen Pol Soenarko mengungkapkan, tim forensik gabungan yang melakukan penelitian atas sebuah rumah kos di Jalan Nangka, Denpasar, Bali, tidak menemukan bahan kimia atau residu yang ada kaitannya dengan material bom.

Sejak tiga hari lalu, tim forensik gabungan yang antara lain dari unsur Kepolisian Australia (AFP), telah "berkutat" melakukan penelitian dan pengambilan beberapa sampel pada rumah kos di Jalan Nangka tersebut.

Penelitian itu dilakukan menyusul adanya kecurigaan petugas kepolisian kalau rumah itu sempat dipakai tempat tinggal oleh para pelaku peledakan bom di Jimbaran dan Kuta, 1 Oktober lalu.

Di Mabes Polri, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Aryanto Boedihardjo, menjelaskan, tim investigasi tercatat telah memeriksa sebanyak 312 saksi, tanpa seorang pun dapat memberikan keterangan yang mengarah pada pelaku. (Joko/Sadono/Agung)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i