Selasa, 9 Februari 2010
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Metropolitan 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
PEMERINTAHAN
Presiden Dinilai Seret
Polri ke Arena Politik
PEMERIKSAAN
Aktivis Bendera Lebih Suka
Dijemput Paksa Polisi
PEMPROV DKI
Fauzi Kecewa, Lelang
Sistem Elektronik Belum Berjalan Baik
PELANGGARAN PERDA
Pidanakan Pengelola Parkir
yang Langgar Tarif
DKI JAKARTA
DPRD Harus Bangun Komunikasi
KEKERASAN
Polisi Harus Usut
Penganiayaan di Dalam Kampus
BUMD DKI
30 Pasar Tradisional Direhab
untuk Bersaing dengan Pasar Modern
GANGGUAN HATI
Tawaran Donor Hati Berdatangan, Koin Bilqis Capai Rp 1,3 M
PENEGAKAN DISIPLIN
Langgar Aturan Merokok,
6 PNS Bekasi Dimutasi
BELUM BESERTIFIKASI
17.000 Guru PNS DKI
Tidak Dapat Tunjangan
PENGEMBANGAN AKHLAK MULIA
Siswa Mencuri atau Berkelahi
Akan Diserahkan ke Polisi
Kilas Metropolitan & Nusantara
Rumah Mantan Kapolri Dibobol
arsip  
KEJAHATAN PERBANKAN
Pembobol ATM di Bali
Ditangkap di Surabaya
KRIMINALITAS
Polisi Tahan 5 Penculik Siswa
KRIMINAL
Suster Gadungan Culik
Bayi Baru Lahir
KRIMINALITAS
Penjahat di Tol Cipularang Diburu
KRIMINALITAS
Jawa Tengah Rawan
Aksi Perampokan
KRIMINAL
Turis Jepang Tewas
dengan 10 Luka Tusukan
arsip  
 
 
BOM BALI
Belum Ada Seorang pun
Jadi Tersangka


Sabtu, 15 Oktober 2005
JAKARTA (Suara Karya): Polda Metro Jaya belum menemukan saksi atau tersangka dalam kasus Bom Bali II, yang berkeliaran di wilayah hukumnya. Namun pencarian terhadap saksi atau tersangka itu terus dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan masuknya pelaku teroris di Ibukota Jakarta.

"Kita belum menemukan satu pun saksi atau tersangka yang berkaitan dengan Bom Bali II," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani, saat dicegat wartawan usai shalat Jumat di Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/10).

Menurut dia, pihaknya bersama Polda lain di Indonesia terus melakukan upaya pencarian terhadap orang-orang yang diduga mengetahui atau terlibat dalam aksi terorisme tersebut. "Namun sejauh ini kami belum menemukannya," kata Firman Gani.

Informasi di Mapolda Metro Jaya mengungkapkan, pencarian terhadap orang-orang yang diduga terlibat Bom Bali II, hingga saat ini terus dilakukan. Polda juga melakukan razia terhadap kendaraan yang dicurigai membawa bahan peledak atau bahan berbahaya lainnya.

Selain itu, beberapa rumah kos dan apartemen juga dirazia. Hal itu dilakukan untuk menghindari adanya penyusupan atau orang-orang tertentu yang sengaja bersembunyi dari kejaran polisi. Sementara itu di Bali, Wakadiv Humas Polri, Brigjen Pol Soenarko mengungkapkan, tim forensik gabungan yang melakukan penelitian atas sebuah rumah kos di Jalan Nangka, Denpasar, Bali, tidak menemukan bahan kimia atau residu yang ada kaitannya dengan material bom.

Sejak tiga hari lalu, tim forensik gabungan yang antara lain dari unsur Kepolisian Australia (AFP), telah "berkutat" melakukan penelitian dan pengambilan beberapa sampel pada rumah kos di Jalan Nangka tersebut.

Penelitian itu dilakukan menyusul adanya kecurigaan petugas kepolisian kalau rumah itu sempat dipakai tempat tinggal oleh para pelaku peledakan bom di Jimbaran dan Kuta, 1 Oktober lalu.

Di Mabes Polri, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Aryanto Boedihardjo, menjelaskan, tim investigasi tercatat telah memeriksa sebanyak 312 saksi, tanpa seorang pun dapat memberikan keterangan yang mengarah pada pelaku. (Joko/Sadono/Agung)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i