Dr Budi Sugiarto Widjaja Ramuan Kuda Laut Bikin Stamina Joss
Minggu, 4 Desember 2005
Kuda laut, sebagaimana ginseng dan pasak bumi, bisa dimanfaatkan sebagai obat pembangkit stamina yang loyo. Binatang yang menjadi lambang Pertamina ini telah lama dipakai para sinshe dan dokter tradisional China untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan seperti melemahnya organ ginjal, vitalitas seksual, asma dan jumlah sperma yang sedikit.
Dr Budi Sugiarto Widjaja yang berpraktik di Klinik Beijing, Jakarta Barat ini merupakan salah satu dokter yang memanfaatkan ramuan alami kuda laut untuk meningkatkan vitalitas dan keperkasaan pria. "Minum satu sloki arak putih hasil rendaman kuda laut setiap hari selama 3 bulan, bukan hanya memperbaiki kualitas kesehatan, tetapi juga keperkasaan pria," katanya.
Dijelaskan, dalam seni pengobatan China, obat-obatan digolongkan menurut tingkatan pengaruhnya dalam keseimbangan yin dan yang di dalam tubuh manusia manusia. Ramuan itu bisa memanaskan sistem, meningkatkan metabolisme dan merangsang organ-organ vital sehingga peredaran darah semakin lancar. Dampaknya tubuh terasa sehat dan bugar. Obat-obatan jenis ini masuk dalam kelompok yang dinilai baik sebagai panas atau hangat.
Sebaliknya, ramuan yin adalah mendinginkan sistem, memperlambat energi-energi internal, dan menenangkan organ-organ vital. Kelompok yin disebut dingin atau sejuk, menurut kekuatannya.
Kuda laut yang bernama Latin Hippocampus kelloggi jordanet snyder ini, menurut dr Budi, efektif sebagai obat kuat atau tonikum bagi tubuh untuk orang yang kekurangan yin. Kuda laut, ujar dokter lulusan Universitas Beijing, Cina itu masuk dalam kelompok obat-obatan "yang".
"Ramuan kuda laut bekerja pada organ ginjal dan hati. Efektivitas kerja binatang ini adalah mampu memperlancar aliran peredaran darah di dalam tubuh. Bila aliran darah yang menuju alat kelamin pria lancar, dengan sendirinya menguatkan daya ereksi saat berhubungan badan," tutur dr Budi.
Tonikum adalah kategori unik dari ramuan China yang dimanfaatkan orang untuk memelihara kesehatan, meningkatkan vitalitas, dan memperpanjang usia. Tonikum sebagai obat kuat sering digunakan para manula dan penderita defisiensi energi kronis agar dapat memperlambat proses penuaan dan meningkatkan fungsi vital, khususnya vitalitas seksual, kekebalan, dan fungsi otak. Tonikum telah menjadi ramuan China yang paling populer selama ribuan tahun.
"Kuda laut adalah salah satu bahan ramuan tonikum. Ramuan ini bekerja dengan meningkatkan energi dan meningkatkan tiga fungsi sistem vital, yaitu imunitas, seksual dan otak. Ramuan tonikum mempunyai efek positif pada ketiga fungsi tersebut melalui jaringan umpan balik dengan perantaraan hormon, saraf pemancar, dan faktor kekebalan tubuh," katanya menegaskan.
Menurut Dr Budi, selain mampu mengatasi gangguan asma dan disfungsi ereksi, kuda laut juga baik untuk mengatasi gangguan insomnia, meningkatkan jumlah sperma, menguatkan rahim, mengatasi rasa nyeri di daerah lutut, serta mengatasi ancaman gangren. Dari beberapa literatur Cina, binatang ini diyakini juga mampu mengatasi kanker payudara dan meremajakan kulit.
Dijelaskan dr Budi, binatang laut yang berkepala mirip kuda dan panjang tubuhnya hingga 30 cm ini, berdasarkan teori TCM bersifat manis, hangat dan sedikit asin. Selain itu, binatang berwarna kuning dan putih ini mengandung asam stearat, protease, y-carotene, astacene, melanin, cholimesterase, sodium, klorida, magnesium, dan sulfat.
Untuk mendapatkan khasiat yang diinginkan, dr Budi memberikan kiat cara mengolah kuda laut menjadi bahan obat. Cuci bersih kuda laut, lalu keluarkan isi organ tubuhnya, kemudian keringkan. Selanjutnya direndam dalam segelas arak putih. Diamkan selama satu hari. Hari berikutnya arak siap diminum sebagai minuman kesehatan.
Sebagai obat disfungsi ereksi, kata dr Budi, biasanya digunakan kuda laut dan naga laut kering. Manfaat naga laut memang untuk meningkatkan imunitas dan stamina yang loyo. Caranya, 1-2 kuda laut kering ditambah 1-3 naga laut (Syngnathus) kering direndam jadi satu dalam segelas arak putih.
Resep lainnya, kuda laut kering ditumbuk hingga hancur. Setelah menjadi bubuk, siap dikonsumsi langsung atau dimasukkan ke dalam kapsul. Dr Budi menyarankan dosis rendaman kuda laut cukup sehari dua kali, masing-masing satu sloki, sedangkan bubuknya sehari sekali 3-9 gram dan kapsul 3x2.
Kuda laut maupun naga kering dapat diperoleh di toko obat tradisional China dengan harga 1 ekor kuda laut kering Rp 25.000, sedangkan naga laut kering Rp 5.000 per ekor. (Tri Wahyuni)
|
|