Jumat, 3 September 2010
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Bisnis 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
TRANSAKSI EFEK
Tekanan Jual, Hempaskan IHSG
OTORITAS PERBANKAN
BI Akan Naikkan Batasan GWM Primer
REGULASI KEUANGAN
OJK Perlu Mendapat Kawalan Masyarakat
Kilas Bisnis
Lebaran, Tak Ada Pemadaman Listrik
EDUKASI PERTAMINA
ARUS MUDIK

Lonjakan Konsumsi BBM Telah Diantisipasi
REGULASI
Puskepi Usulkan PP Penghematan Energi
PLTU 10.000 MW
7 Perusahaan Akan Pasok Batu Bara
NILAI TUKAR
Apresiasi Rupiah Capai 4,13 Persen
BANK MANDIRI
Saham Rights Issue Ditawarkan ke Asing
KINERJA EMITEN
Konsorsium WIKA Tangani Pabrik Chemical
Kilas Bisnis
Telkom Bantu Pondok Pesantren
ENERGI
AKR Ikut Distribusikan
BBM Bersubsidi 2011
arsip  
Harga IPO HE Rp 5.000 per Unit
Harga IPO Indofood CBP Rp 4.300-5.500
Kinerja Adaro Turun
Laba Bersih BWPT Turun
Sierad Bangun Commercial Farm
4 Sekuritas Kena Sanksi
arsip  
PASCA LEBARAN
Arus Balik dari Solo Mulai Meningkat
arsip  
 
 
PERTEMUAN BIPARTIT
Pengusaha dan Buruh
Sepakat Bersatu


Sabtu, 13 Mei 2006
JAKARTA (Suara Karya): Kalangan pengusaha dan buruh sepakat bersatu, melupakan perbedaan, dan bersama-sama memperbaiki iklim investasi di Indonesia.

Demikian kesepakatan yang muncul usai pertemuan bipartit antara pengusaha dan buruh di Jakarta, Jumat. Hadir dari kalangan pengusaha antara lain Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofyan Wanandi, Sekjen Apindo Djimanto, Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Harjanto, Ketua Dewan Penasihat Aprisindo Anton Supit, Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Benny Sutrisno dan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Hariadi Sukamdani.

Sedang kalangan buruh diwakili antara lain Ketua Umum Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSPSI) Rekson Silaban dan Ketua Federasi SP BUMN Bersatu Arif Poyuono.

Sofyan Wanandi mengatakan, pada bulan Juni mendatang, pengusaha dan buruh akan melakukan pertemuan bipartit nasional yang direncanakan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Pertemuan akan dihadiri seluruh SP (Serikat Pekerja) dan SB (Serikat Buruh) serta pengusaha dari seluruh Indonesia," katanya. Menurut dia, SP dan SB yang diundang adalah yang representatif yakni memiliki anggota dan telah mendapat verifikasi pemerintah.

Sementara Rekson Silaban mengatakan, sebelum pertemuan akbar pada Juni itu, pengusaha dan buruh juga sepakat membentuk tim kecil yang akan merumuskan berbagai masalah yang menjadi beban keduanya. "Mulai dari ketersediaan infrastruktur, penyelundupan hingga perpajakan," katanya.

Rekson menambahkan, dalam pertemuan bipartit nasional nanti sudah disepakati tidak membahas revisi UU No 13 tentang Ketenagakerjaan yang saat ini menjadi perdebatan.

Mengenai ketidakhadiran wakil Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dalam pertemuan, Rekson mengatakan, organisasi tersebut tidak hadir karena tengah bersolidaritas atas penahanan delapan anggotanya di Polda Metro Jaya pascakerusuhan 3 Mei lalu. (Ant)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i