Kamis, 20 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
wajah 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
DOKTER PTT
Visi Indonesia Sehat Jangan Cuma Mimpi
Endang Agustini Syarwan Hamid
Pekerja Sosial
Ali Wongso
Penyambung Lidah Buruh
Soemarsono
Penyeimbang
Syamsul Mu'arif
Politisi Segala Zaman
Firman Subagyo
Perjuangkan UKM
Fahmi Idris
Pro Nilai Tambah
Andi Matalatta
Pemburu Keadilan
MS Hidayat
Perunding Ulung
Paskah Suzetta
Pemikir Lapangan
HM Jusuf Kalla
Bertangan Dingin
Iwan P Pontjowinoto
arsip  
BILATERAL
Marty Diundang ke Myanmar
KASUS BUPATI ACENG
Putusan Pemakzulan
Tak Bisa Di-PTUN-kan
REGIONAL
Presiden Hadiri KTT D8
Paris, Kota Tak Ramah bagi Turis
MALAYSIA
DPR Minta Pemerintah
Selidiki Tewasnya 4 TKI
KUNJUNGAN DIPLOMASI
Hillary Puji RI Selesaikan Rohingya
arsip  
DOKTER PTT
Visi Indonesia Sehat Jangan Cuma Mimpi
Endang Agustini Syarwan Hamid
Pekerja Sosial
Ali Wongso
Penyambung Lidah Buruh
Soemarsono
Penyeimbang
Syamsul Mu'arif
Politisi Segala Zaman
Firman Subagyo
Perjuangkan UKM
arsip  
Pesawat OV Bronco Dimuseumkan
PDIP Siapkan Pengganti Taufiq Kiemas
Penandaan Surat Suara Akan Disederhanakan
Keterwakilan Perempuan Alami Kemajuan
PKPI Keberatan Laporkan Dana Kampanye
Pilgub Maluku Habiskan Rp 95 Miliar
arsip  
 
 
Yusuf Asy'ari

Selasa, 20 Juni 2006
Siapa sangka jika Menteri Negara Perumahan Rakyat (Mennegpera) HM Yusuf Asy`ari ternyata tidak suka dengan acara seremonial, meski itu suatu yang lazim di negeri ini. Apalagi itu terkait dengan bidangnya, seperti melakukan peletakan batu pertama dalam meresmikan pembangunan suatu proyek perumahan misalnya.

Namun itulah kenyataannya. Dan pengakuan itu datang sendiri dari Mennegpera, setelah lebih setahun dia menjabat posisi menteri tersebut. Meski melakukan peletakan batu pertama dalam suatu acara pembangunan perumahan adalah hal yang wajar, namun selama ini dia selalu berusaha menolaknya. Baru Senin (19/6) kemarin dia tak kuasa lagi menghindar.

"Peletakan batu pertama di sini merupakan yang pertama saya lakukan," ujar alumnus S-2 Universitas Muhamamdiyah Jakarta ini, di sela upacara peletakan batu pertama pembangunan perumahan Taman Surya Kencana yang dikhususkan untuk anggota dan PNS di lingkungan Polda Jatim, di Desa Grogol, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Jatim, kemarin. Acara itu juga dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Sutanto.

"Saya selalu menolak, karena ada guyonan bahwa peletakan batu pertama akhirnya hanya batu pertama saja. Sedangkan batu yang kedua masih belum jelas," tuturnya seperti dikutip Antara. Karena itu, katanya lagi, khusus untuk perumahan Taman Surya itu diharapkan akan dilanjutkan dengan peletakan batu berikutnya.

Lalu kenapa menteri asal Desa Pabelan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jateng itu bersedia mengikuti acara peletakan batu pertama di Sidoarjo tersebut? Ditanya begitu, dengan enteng dia mengatakan, pengembang perumahan di situ sudah berpengalaman. (Djunaedi)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i