| |  | | | | MBAH MARIDJAN Tokoh "Lelaki Pemberani" Baru
Minggu, 2 Juli 2006
Sosok mBah Maridjan, pria sepuh berpenampilan lugu dan sederhana ini yang selama ini dikenal sebagai juru kunci Gunung Merapi, tanpa dinyana-nyana telah mengilhami perusahaan jamu PT Sidomuncul untuk menjejerkannya dengan juara dunia tinju versi WBA, Chris John, dalam sebuah klip iklan berdurasi 15 menit.
Kedua tokoh ini diasumsikan sebagai "Lelaki-Lelaki Pemberani" dengan tidak tanggung-tanggung menempatkan pula artis Rieke Dyah 'Oneng' Pitaloka sebagai pendamping mereka. Maksud kehadiran tokoh fenomenal mBah Maridjan, Chris Jon dan Oneng ini, untuk apa lagi, kalau tidak untuk memasarkan produk unggulan Sidomuncul, Kuku Bima Energi.
Video klip khusus bertajuk Lelaki Pemberani sangat menarik karena bintang iklannya sama-sama tokoh pemberani di negeri ini. Selain Chris John yang mewakili kalangan olahragawan, juga tampil tokoh baru mBah Maridjan, juru kunci Gunung Merapi, Dusun Kinah Rejo, Umbul Harjo, Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Yang menarik, pengambilan gambar mBah Maridjan sengaja mengambil tempat yang cukup menantang, yakni di lereng Gunung Merapi, di tengah hujan abu. Peristiwa ini dilakukan saat Gunung Merapi masih terus aktif di daerah itu pada 26 Juni lalu.
Dari penggalan-penggalan klip dalam iklan ini, terlihat suasana lereng Gunung Merapi yang alami dengan latar belakang kawah gunung yang telah membeku berwarna putih keabu-abuan. Tampak pula pepohonan yang telah merangas terkena panas kawah dengan debu beterbangan menjadikan suasana di sekitarnya tampak muram.
Dalam klip itu juga terlihat Chris John sedang melakukan latihan fisik dengan berlari menyusuri hutan-hutan dan lereng pegunungan. Bahkan juara tinju dunia versi WBA ini berlari di bekas kawah yang telah mengering. Terlihat debu-debu bekas kawah yang mengering beterbangan hingga membuat suasana tampak berkabut oleh ribuan bahkan jutaan debu, setelah ditapaki sepatu Chris John. Dalam perjalanannya itu digambarkan Chris John bertemu dengan mBah Marijan.
Dalam pertemuan singkat itu, Chris John kemudian menanyakan kepada mBah Maridjan di mana letak puncak Gunung Merapi. Dengan senyum dan tawa khasnya, mBah Maridjan yang tua renta menunjukkan posisi puncak Merapi lewat telunjuk jari tangannya.
Meski pertemuan kedua Lelaki Pemberani itu sangat singkat, namun keduanya sempat bercanda. Keduanya bahkan sempat saling melontarkan pukulan appercut dan jab-jab beberapa kali ke tubuh 'lawan' masing-masing. Setelah puas bercengkerama, keduanya pun berpisah dengan saling meninggalkan senyum dan tawa khas masing-masing.
Keterlibatan masyarakat dalam pembuatan klip ini juga terlihat dari munculnya anak-anak dan pria dewasa yang ikut berlari mendampingi Chris John ketika melakukan latihan fisik.
Keiklasan
Menurut Dirut PT Sidomuncul Irwan Hidayat, alasan menampilkan mBah Maridjan dalam iklan produknya, bukan karena ingin memanfaatkan mBah Maridjan semata. Namun justru sebaliknya, hal itu dilakukan untuk menghargai kebaikan dan ketulusan serta rasa rela berkorban sosok renta ini terhadap warga masyarakat sekitar Gunung Merapi. Apalagi, warga masyarakat merasa telah menganggap mBah Maridjan sebagai sosok panutan yang sangat disegani.
"Ini perlu diketahui bersama. Kami mengagumi mBah Maridjan dengan sungguh-sungguh. Karena mBah Maridjan merupakan sosok yang tulus, setia dan tidak mementingkan diri sendiri," kata Irwan Hidayat, Direktur Utama PT Sidomuncul Semarang.
MBah Maridjan sendiri juga menegaskan bahwa dirinya tidak mau merasakan senang sendiri di saat masyarakat sekitarnya sedang kesusahan. Karena itu, mBah Maridjan sempat mengajukan beberapa syarat sebelum mengiyakan tawaran Sidomuncul untuk menjadi salah satu bintang iklan produknya. "Pada prinsipnya, apa yang dilakukan harus membawa manfaat bagi masyarakat sekitar," tambah Irwan Hidayat mengutip 'syarat' yang disampaikan mBah Maridjan.
Sikap keiklasan yang dimiliki mBah Maridjan ini, ditunjukkan langsung lewat kerelaan juru kunci Gunung Merapi ini untuk berbagi rasa dengan warga masyarakat korban letusan Gunung Merapi. Tak semua 'rezeki' yang diterimanya dari Sidomuncul dinikmati sendri. Sebagian dari hasil yang diterimanya dari Sidomuncul, sengaja dibagi-bagikannya kepada warga masyarakat sekitar. "Sikap itu semakin membuat kami bangga dan kagum kepada mBah Maridjan," kata Irwan.
Karena besarnya rasa ingin berbagi rasa yang dimiliki mBah Maridjan terhadap warga masyarakat Kinah Rejo, Kali Adem dan sekitarnya, maka keterlibatan mBah Maridjan dalam pembuatan klip iklan Sidomuncul mendapat dukungan penuh masyarakat kawasan itu. Ini bisa dilihat saat pengambilan gambar di lokasi lereng Gunung Merapi, mBah Maridjan terus dielu-elukan warga masyarakat sekitar sebagai tokoh yang benar-benar disegani.
"Masyarakat ikut bergotong-royong dan membantu kegiatan kami, karena mereka menyadari bahwa semuanya dilakukan untuk masyarakat," kata Irwan pula.
Selain itu, mBah Maridjan bersedia membintangi iklan jamu karena hampir setiap harinya ia dekat sekali dengan dunia tumbuh-tumbuhan. "Dalam pengakuannya, mBah Maridjan tidak pernah mengkonsumsi obat-obatan. MBah Maridjan lebih percaya jamu," katanya.
Ide munculnya klip versi "Lelaki Pemberani" ini muncul berdasarkan tulisan Harry Cahyono. Awalnya, saat itu PT Sidomuncul sedang memberikan bantuan kepada para pengungsi korban letusan Gunung Merapi pada 18 Mei 2006.
"Saat itu terpikir oleh kami untuk bertemu dengan mBah Maridjan. Kami pun terdorong ingin mengajak beliau bergabung dengan kami. Tetapi untuk menemui mBah Maridjan ternyata tidak gampang," kata Irwan.
Setelah memberikan bantuan kemanusiaan di Yogyakarta pada 27 Mei 2006, keinginan untuk menemui mBah Maridjan semakin menguat. Karena itu, pada 28 Mei 2006, dengan diantar tokoh masyarakat Soemadi Wonohito, Sidomuncul berhasil menemui mBah Maridjan.
"Kalau memang jodoh, semuanya pasti akan bertemu. Itulah yang kami yakini, dan ternyata Sidomuncul berjodoh dengan mBah Maridjan," katanya.
Kekaguman dan kebanggaan terhadap mBah Maridjan, juga diungkapkan Chris John dan Rieke 'Oneng' Dyah Pitaloka. Keduanya tidak menyangka kalau mereka dapat bertemu langsung dengan tokoh fenomenal dan terkenal itu.
"MBah Maridjan memiliki kharisma tersendiri. Saya kagum pada keiklasan, keluguan dan sikapnya ingin berbagi dengan sesama," kata Rieke.
Bahkan Rieke dengan gaya bercandanya, menyatakan rasa senangnya bisa bertemu dengan dua "Lelaki Pemberani" ini dengan menyebut nama mBah Maridjan dan "Marijon". Istilah Marijon adalah plesetan dari nama Chris John.
"Saya bangga sekali bisa bertemu dengan mBah Marijan dan Marijon. Apalagi, bertemunya pas di lereng Gunung Merapi," kata Rieke disambut gelak tawa Chris John, yang menyadari namanya sengaja diplesetkan oleh rekan sekerjanya.
(Joko Sriyono)
|
| |
|
|