Rabu, 19 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Konsultasi 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
Iklan Banner SKO, Hub: Ema: 02132747789, Sofyan: 0816160896
INDUSTRI OTOMOTIF
AHM Pertahankan Pasar dengan Inovasi
PLN MENJAWAB
Menghemat Listrik, Lebih dari
Sekadar Hemat Biaya
KONSULTASI SEKS
Dr Boyke Dian Nugraha
KONSULTASI SEKS
Dr Boyke Dian Nugraha
KONSULTASI SEKS
Dr Boyke Dian Nugraha
KONSULTASI SEKS
Dr Boyke Dian Nugraha
KONSULTASI SEKS
Dr Boyke Dian Nugraha
KONSULTASI SEKS
Dr Boyke Dian Nugraha
KONSULTASI SEKS
Dr Boyke Dian Nugraha
KONSULTASI SEKS
Dr Boyke Dian Nugraha
KONSULTASI SEKS
Dr Boyke Dian Nugraha
arsip  
KRIMINALITAS
Perampok Motor Tembak Korban
ROMANTIKA KEHIDUPAN
Yoga Membuat Suasana
Makin Romantis di Ranjang
ROMANTIKA KEHIDUPAN
Hobi Nonton Film Porno, Normalkah?
ROMANTIKA KEHIDUPAN
Ketika Kita Harus
Siap Menghadapi Persaingan
PERUSAHAAN KEUANGAN
Calon Direksi Baru Eurocapital Diuji
ROMANTIKA KEHIDUPAN
Pengendalian Emosi Kunci Kebahagiaan
arsip  
OedipUs Complex
Ketika Pria Mencintai
Wanita Lebih Tua
HASIL PENELITIAN
Remaja Wanita Suka Pria Lebih Tua
KEPENDUDUKAN
Seks Pranikah
Remaja Indonesia 45 Persen
arsip  
 
 
KONSULTASI SEKS
Dr Boyke Dian Nugraha


Sabtu, 11 November 2006
Suami Diam Soal Seks

Halo dr Boyke ...
Saya seorang ibu rumah tangga dengan dua anak. Usia pernikahan saya (36 tahun) dengan suami (41 tahun) sudah berjalan 7 tahun. Terus terang, saya termasuk wanita yang beruntung mempunyai suami yang setia dan cukup concern dan peduli terhadap keluarga. Bukan itu saja, suami saya juga tergolong tipe pria yang tidak egois dalam segala hal, termasuk dalam berhubungan intim.

Maka, setiap kali kami melakukan hubungan badan, saya selalu merasa puas. Celakanya, sampai saat ini saya tak pernah mengetahui apakah suami saya juga terpuaskan. Sehabis melakukan hubungan intim, suami memang saya selalu bersikap baik dan tetap menunjukkan kesetiaan dan kasih sayang, namun dengan roman muka yang biasa-biasa saja. Suami saya memang bertampang cuek dan acuh.

Sebagai seorang istri yang selalu merasakan kebahagiaan luar biasa, tentu saya juga sangat menginginkan pasangan juga berbahagia. Sebaiknya bagaimana sih dok, membahagiakan suami di ranjang itu? Saya merasa telah banyak menerima kebahagiaan, tetapi merasa kurang memberikan kebahagiaan pada suami, khususnya ketika melakukan making love di atas ranjang. Mohon petunjuknya, ya dok!

Susianti
Rawamangun, Jakarta Timur

Jawab:
Menjadi kewajiban pasangan istri untuk dapat saling membahagiakan pasangannya. Selama 7 tahun Anda merasa berbahagia karena ia tidak egois, nampaknya Anda selalu mencapai orgasme dalam setiap hubungan seks, dan ini memang suatu keberuntungan.

Namun, rasanya Anda masih penasaran apakah juga berbahagia. Saya kira, merupakan hal yang wajar jika setelah berhubungan seks, kita bertanya pada pasangan, apakah ia merasa puas atau tidak. Meskipun wajah suami ibu cuek-cuek saja, tapi saya yakin dia juga berbahagia karena bisa membuat ibu orgasme.

Pada pria, setiap kali ia mengalami ejakulasi, ia pun mengalami orgasme. Jadi dia pun tentunya puas setelah melakukan hubungan seks. Untuk lebih membahagiakan, coba lakukan tekhnik dan variasi seks yang baru, sehingga suami lebih senang lagi.


Ejakulasi Dini

Dokter Boyke yang terhormat,
Sebagai seorang suami, akhir-akhir ini saya (48 tahun) merasakan sulit sekali bisa mengendalikan diri saat berhubungan badan dengan istri (39 tahun). Saya merasa, selalu saja lebih dulu orgasme sebelum istri mencapai klimaks. Akibatnya, bisa diduga, istri selalu kecewa dan uring-uringan sendiri. Tak jarang, ia bahkan seringkali menyalahkan saya.

Hal ini terjadi ketika beban pekerjaan saya di kantor menumpuk. Saya juga sering dimarahi atasan karena pekerjaan dinilai tak sesuai target yang diinginkan pimpinan. Apakah masalah kantor bisa berpengaruh terhadap sukses hubungan seks di ranjang? Apakah ini terkait pula dengan usia saya yang sudah mendekati kepala lima? Bagaimana mengatasinya ya dok?

Melihat istri sering uring-uringan, saya jadi sering merasa bersalah dan bertekad untuk bisa mengendalikan diri saat berhubungan intim. Tapi masalahnya, ketika hal itu kami usahakan, yang terjadi justru sebaliknya, sperma saya semakin cepat sekali keluar. Bagaimana ini dok?

Budi Hermanto
Bekasi

Jawab:
Kualitas hubungan seks pasutri memang sangat ditentukan oleh 2 (dua) faktor, yaitu faktor fisik yang berupa kebugaran tubuh, tidak ada penyakit (gula, darah tinggi) dan kebiasaan buruk (merokok, minum-minuman keras) serta faktor psikis yaitu kelelahan, serta kecemasan (stres).

Nampaknya Anda mempunyai masalah yang berkaitan dengan urusan kantor sehingga menimbulkan stress yang berkepanjangan dan perlahan tapi pasti mempengaruhi kualitas hubungan seks Anda, yaitu berupa ejakulasi dini. Makin Anda memaksa diri untuk menahan ejakulasi, makin cepat terjadinya ejakulasi.

Saran saya, santai saja saat melakukan hubungan seks dan coba lakukan senam "kegel" (mengatup dan membuka dubur) biasanya dalam waktu 12-18 minggu akan memberi hasil.

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i