Jumat, 3 September 2010
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Metropolitan 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
JELANG LEBARAN
Pelayanan Mudik Masih Terkendala
POLRI
Kapolri Masih Merahasiakan
Calon Penggantinya
ARUS MUDIK
Polisi Harus Utamakan
Tindakan Persuasif
PERGURUAN TINGGI
Pertamina dan Kemdiknas
Gelar OSN-PTI Berhadiah Rp 2,7 M
ARUS MUDIK
Masih Banyak Kerusakan Jalan
di Jalinpantim Lampung
KABUPATEN BEKASI
Seluruh Perusahaan Akan Bayar THR
TRANSPORTASI
Nasib Monorel Akan
Ditentukan Pekan Depan
PELECEHAN SEKS PASKIBRA
KPAI Nilai Pemprov DKI
Lelet Lakukan Pengusutan
DKI JAKARTA
Kompleks Makam Pangeran Jayakarta Akan Ditata
PENGGANTIAN PIMPINAN
Citra Tiga Institusi
Harus Bisa Dipulihkan
PERAS PENGGUNA NARKOBA
Enam Polisi dan
1 Anggota BNN Ditangkap
SARANA PENDIDIKAN JAKSEL
Lelang Rehab Langgar Keppres
arsip  
KRIMINALITAS
Polisi Tembak Mati Dua
Perampok Nasabah Bank
KRIMINALITAS
Densus 88 Bekuk Dua Perampok Bank CIMB Niaga
NARKOBA
Sindikat Narkoba Berpusat
di China Terungkap
KRIMINALITAS
Perampok Jarah Tiga
Toko Emas di Jakarta
KRIMINALITAS
Guru SMP Tewas
Ditembak Kawanan Perampok
KRIMINAL
Pelaku Mutilasi Profesional
Tenang Saat Beraksi
arsip  
 
 
DISIPLIN BANGSA
Ibu Negara Inginkan Pendidikan
Lalu Lintas Masuk Kurikulum


Rabu, 25 April 2007
JAKARTA (Suara Karya): Banyaknya korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas merupakan cermin rendahnya kesadaran masyarakat dalam melaksanakan disiplin berlalu-lintas. Karena itu perlu sejak dini ditanamkan disiplin lalu lintas kepada anak-anak.

"Saya mengharapkan pendidikan lalu lintas bisa masuk dalam kurikulum pendidikan kita, agar anak-anak bisa belajar pentingnya pengetahuan dan disiplin lalu lintas," kata Ibu Negara Ani Yudhoyono pada peresmian Taman Lalu Lintas "Saka Bhayangkara" di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (24/4).

Hadir dalam acara tersebut Ny Mufidah Jusuf Kalla, para istri menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Kapolri Jenderal Sutanto, Ketua Umum Bhayangkari Henny Sutanto, Kapolda Metro Jaya Irjen Adang Firman, dan sejumlah petinggi Polri.

Lebih lanjut Bu Ani (sapaan akrab Ibu Christiani Yudhoyono-Red) mengatakan, disiplin dan tertib lalu lintas merupakan cermin peradaban dalam upaya mencapai kemajuan. "Dengan menanamkan disiplin sejak dini, diharapkan anak-anak dapat memahami peraturan, bukan sekadar takut terhadap sanksi," katanya.

Disiplin, lanjut Ibu Negara, bukan hanya milik pihak militer karena disiplin adalah suatu sikap untuk taat pada peraturan yang telah disepakati bersama. Taman lalu lintas dinilai merupakan sarana yang efektif untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan peratutan berlalu-lintas, sekaligus sarana bermain bagi anak-anak.

Pada kesempatan itu Ibu Negara menekankan bahwa keselamatan berlalu-lintas merupakan tanggung jawab bersama.

Ketua Panitia Irjen Pol Fx Soenarno mengatakan, peresmian Taman Lalu Lintas "Saka Bhayangkara" merupakan investasi bagi masa depan, untuk menciptakan generasi mendatang yang lebih memahami disiplin dan tertib lalu lintas.

"Membangun disiplin perlu proses panjang sehingga sudah selayaknya dibangun sejak masa kanak-kanak," katanya. Dia menambahkan, tingginya tingkat pelanggaran lalu lintas, salah satunya diakibatkan oleh kurangnya pemahaman warga akan peraturan lalu lintas.

Miniatur

Taman seluas 5 hektare ini memiliki 21 jalan dengan memakai nama-nama pahlawan, seperti Jalan Kartini, Dewi Sartika, dan Soekarno-Hatta. Ada juga miniatur Monas, Gedung DPR, Istana Negara, dan rumah-rumah ibadah. Untuk pembelajaran tata tertib dan disiplin berlalu-lintas, anak-anak akan diajak mengenal rambu-rambu lalu lintas di seluruh lokasi taman lalu lintas dengan mengendarai mobil mini yang dikemudikan petugas. (Sadono Priyo)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i