Sabtu, 7 Juli 2007
Dimulai Dari Benih Cinta
Magisnya Sentuhan Kata-Kata
Merekayasa Indahnya Lokasi
Perlunya Membangun Good Mood
Jangan Paksa Kondisi Tidak Prima
Menghapal 'Titik-Titik' Tubuh Pasangan
Mengantongi Jam Terbang Tinggi
Menu penutup yang nikmat ternyata tak hanya dapat mengenyangkan perut, namun juga dapat menyulut gairah seksual dengan menikmatinya di atas tubuh pasangan. Variasi teknik bercinta sesuai menu penutup kegemaran. Strategi memanjakan selera lidah sekaligus memanaskan petualangan cinta masing-masing pasangan.
Meski Vina berhasil membuat Deri berkali-kali mencapai klimaks, namun seringkali Vina justru tak dapat mencapainya. Atau pada saat Vina juga mencapai titik klimaks, Deri justru tidak. Hal ini menjadikan problem utama dalam hubungan intim mereka.
Petualangan cinta bersama pasangan jelas belum sempurna apabila keduanya tidak mencapai puncak kenikmatan alias orgasme secara bersamaan.
Sebab klimaks bersama merupakan bentuk kebersamaan, mulai dari mengawali, meningkatkan kenikmatan lalu diakhiri dengan mengendurnya. Dengan demikian otot-otot tubuh secara bersamaan regang dan mengendur. Inilah kenikmatan tiada tara yang menyempurnakan petualangan cinta.
Pada umumnya masing-masing pasangan masih sering salah pengertian tentang tekhnik bercinta yang membuat klimaks bersama. Klimaks bersama tidak hanya terpaku pada organ seksual yang besar. Yang tak kalah penting adalah, isi kepala dapat menjadi organ seksual yang berperan jauh lebih besar.
Dengan menggunakan isi kepala semaksimal mungkin, dapat membangun suasana awal yang mengajak, lalu dapat menyulut bara api secara perlahan-lahan kemudian menikmati puncak bersama-sama, sampai bara api mereda dan padam perlahan meninggalkan kenangan yang sulit dilupakan.
Cinta yang hadir di tengah pasangan yang sedang bercinta, akan menimbulkan rasa saling percaya dan keinginan untuk saling memuaskan yang besar. Hal ini tanpa sadar menghasilkan ritme, atau irama bercinta yang saling mendukung. Apalagi bila pasangan peka akan perasaan romantis yang dirasakan pasangan. Ini sangat memudahkan menuntunnya untuk bersamaan mencapai titik kenikmatan.
Komunikasi bercinta dalam bentuk bisikan mesra, menanyakan apakah pasangan merasa nyaman, atau bertanya apakah merasa nikmat dengan disentuh, serta desahan dan erangan yang membangkitkan gairah, adalah faktor penting yang tak boleh dilewatkan.
Selain memacu gairah, hal ini merupakan salah satu rangsangan yang mujarab dan menghasilkan keajaiban. Seringkali rayuan lebih ampuh dari tekhnik bercinta. Foreplay dengan komunikasi bisa sangat spesial dan berbeda, yang kemudian dilanjutkan dengan sentuhan-sentuhan awal, diiringi bisikan serta desahan. (Ami Herman/dari berbagai sumber)