Selasa, 18 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Rupa - Rupa 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
KRIMINALITAS
Perampok Motor Tembak Korban
ROMANTIKA KEHIDUPAN
Yoga Membuat Suasana
Makin Romantis di Ranjang
ROMANTIKA KEHIDUPAN
Hobi Nonton Film Porno, Normalkah?
ROMANTIKA KEHIDUPAN
Ketika Kita Harus
Siap Menghadapi Persaingan
PERUSAHAAN KEUANGAN
Calon Direksi Baru Eurocapital Diuji
ROMANTIKA KEHIDUPAN
Pengendalian Emosi Kunci Kebahagiaan
Romantika Kehidupan
Ikhlas ketika Sedang Tidak Ikhlas
Romantika Kehidupan
Kenapa Kita Senang Berbohong?
Romantika Kehidupan
Kiat agar Kita Rajin
Beribadah di Bulan Ramadhan
Romantika Kehidupan
18 Kekeliruan Umat Islam
di Bulan Ramadhan
ROMANTIKA KEHIDUPAN
Sikap Iri Hati
Membawa Banyak Penyakit
ROMANTIKA KEHIDUPAN
Gaya Hidup Mewah Mengantarkan
Seseorang Jadi Koruptor
arsip  
KRIMINALITAS
Perampok Motor Tembak Korban
ROMANTIKA KEHIDUPAN
Yoga Membuat Suasana
Makin Romantis di Ranjang
ROMANTIKA KEHIDUPAN
Hobi Nonton Film Porno, Normalkah?
ROMANTIKA KEHIDUPAN
Ketika Kita Harus
Siap Menghadapi Persaingan
PERUSAHAAN KEUANGAN
Calon Direksi Baru Eurocapital Diuji
ROMANTIKA KEHIDUPAN
Pengendalian Emosi Kunci Kebahagiaan
arsip  
OedipUs Complex
Ketika Pria Mencintai
Wanita Lebih Tua
HASIL PENELITIAN
Remaja Wanita Suka Pria Lebih Tua
KEPENDUDUKAN
Seks Pranikah
Remaja Indonesia 45 Persen
arsip  
 
 
TEKNIK BERCINTA
Cara Mendapatkan Kepuasan Bersama


Sabtu, 7 Juli 2007
Dimulai Dari Benih Cinta
Magisnya Sentuhan Kata-Kata
Merekayasa Indahnya Lokasi
Perlunya Membangun Good Mood
Jangan Paksa Kondisi Tidak Prima
Menghapal 'Titik-Titik' Tubuh Pasangan
Mengantongi Jam Terbang Tinggi

Menu penutup yang nikmat ternyata tak hanya dapat mengenyangkan perut, namun juga dapat menyulut gairah seksual dengan menikmatinya di atas tubuh pasangan. Variasi teknik bercinta sesuai menu penutup kegemaran. Strategi memanjakan selera lidah sekaligus memanaskan petualangan cinta masing-masing pasangan.

Meski Vina berhasil membuat Deri berkali-kali mencapai klimaks, namun seringkali Vina justru tak dapat mencapainya. Atau pada saat Vina juga mencapai titik klimaks, Deri justru tidak. Hal ini menjadikan problem utama dalam hubungan intim mereka.

Petualangan cinta bersama pasangan jelas belum sempurna apabila keduanya tidak mencapai puncak kenikmatan alias orgasme secara bersamaan.

Sebab klimaks bersama merupakan bentuk kebersamaan, mulai dari mengawali, meningkatkan kenikmatan lalu diakhiri dengan mengendurnya. Dengan demikian otot-otot tubuh secara bersamaan regang dan mengendur. Inilah kenikmatan tiada tara yang menyempurnakan petualangan cinta.

Pada umumnya masing-masing pasangan masih sering salah pengertian tentang tekhnik bercinta yang membuat klimaks bersama. Klimaks bersama tidak hanya terpaku pada organ seksual yang besar. Yang tak kalah penting adalah, isi kepala dapat menjadi organ seksual yang berperan jauh lebih besar.

Dengan menggunakan isi kepala semaksimal mungkin, dapat membangun suasana awal yang mengajak, lalu dapat menyulut bara api secara perlahan-lahan kemudian menikmati puncak bersama-sama, sampai bara api mereda dan padam perlahan meninggalkan kenangan yang sulit dilupakan.

Cinta yang hadir di tengah pasangan yang sedang bercinta, akan menimbulkan rasa saling percaya dan keinginan untuk saling memuaskan yang besar. Hal ini tanpa sadar menghasilkan ritme, atau irama bercinta yang saling mendukung. Apalagi bila pasangan peka akan perasaan romantis yang dirasakan pasangan. Ini sangat memudahkan menuntunnya untuk bersamaan mencapai titik kenikmatan.

Komunikasi bercinta dalam bentuk bisikan mesra, menanyakan apakah pasangan merasa nyaman, atau bertanya apakah merasa nikmat dengan disentuh, serta desahan dan erangan yang membangkitkan gairah, adalah faktor penting yang tak boleh dilewatkan.

Selain memacu gairah, hal ini merupakan salah satu rangsangan yang mujarab dan menghasilkan keajaiban. Seringkali rayuan lebih ampuh dari tekhnik bercinta. Foreplay dengan komunikasi bisa sangat spesial dan berbeda, yang kemudian dilanjutkan dengan sentuhan-sentuhan awal, diiringi bisikan serta desahan. (Ami Herman/dari berbagai sumber)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i