| |  | | | | Hati-hati dengan Alat Permainan
Sabtu, 17 Nopember 2007
Gerah sebenarnya mendengar berita di TV tentang permainan plane tower atau balon udara yang jatuh di kompleks taman bermain Wonderia Semarang, Kamis kemarin. Saya tidak habis pikir, kenapa balon udara itu bisa jatuh.
Kejadian itu mengesankan bahwa alat permainan tersebut tidak dicek secara sungguh-sungguh sebelum dioperasikan. Kejadian tersebut juga mengesankan betapa cerobohnya pihak pengelola taman bermain tersebut. Kecerobohan itu akhirnya mencelakakan orang lain. Sedikitnya 16 orang jatuh dari ketinggian sekitar 15 meter.
Kejadian mengerikan di Semarang tersebut hendaknya menjadi pelajaran bagi pengelola alat permainan di mana pun, termasuk di Ancol. Alat permainan yang sering digelar di pasar-pasar malam, seperti komedi putar dan sebagainya, yang sering dinaiki anak-anak, hendaknya dikontrol dulu dengan cermat sebelum dioperasikan. Dengan demikian, permainan itu tidak memakan korban.
Masyarakat sendiri hendaknya juga hati-hati dalam memilih alat permainan bagi putra putrinya.
Rina Ginting
Perumahan Pondok Surya,
Ciledug, Tangerang
Klarifikasi Berita
Sehubungan dengan berita di media massa-"Berita Pagi" tanggal 13 November 2007 dan Suara Karya tanggal 14 November 2007 tentang "Warga Muhammadiyah Antar Alex Noerdin Jadi Gubernur", dan "Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumsel, Muhammadiyah Nilai Positif Alex Noerdin"-maka perlu saya klarifikasi sebagai berikut:
Pertama, kehadiran saya dalam Forum Milad Muhammadiyah yang dilaksanakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Seberang Ulu II Plaju pada tanggal 12 November 2007, bertempat di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Plaju, adalah sebagai pribadi, bukan atas nama institusi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan.
Kedua, saya bukan Ketua PWM Sumatera Selatan. Ketua PWM Sumatera Selatan adalah H Nofrizal Nawawi Lc MPdI, sedangkan saya adalah sebagai anggota PWM Sumatera Selatan yang hadir pada waktu itu atas undangan pribadi, dan diminta memberikan tausiah atau tabligh akbar.
Ketiga, saya sebagai warga Muhammadiyah menyatakan di akhir tausiah pada acara tersebut bahwa Persyarikatan Muhammadiyah tidak boleh mendukung atau mencalonkan siapa pun sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Akan tetapi, sebagai warga Muhammadiyah secara pribadi yang berpikiran maju, maka kita mengantar para calon dalam pilkada ke pintu gerbang seperti Bapak Ir H Alex Noerdin untuk menjadi Gubernur Sumatera Selatan 2008-2013.
Keempat, dengan adanya klarifikasi ini diharapkan tidak menimbulkan salah tafsir yang bisa mengakibatkan pro-kontra bagi masyarakat umum, khususnya warga Muhammadiyah di Sumatera Selatan tentang berita yang dimuat pada kedua media massa tersebut.
Dengan dimuatnya klarifikasi ini di media massa yang bersangkutan, saya mengucapkan terima kasih.
M Nurdin Junet
Catatan Redaksi:
Terima kasih atas koreksi Anda |
| |
|
|