| |  | | | | Insiden Penembakan di Lembaga Pendidikan di Dunia
Jumat, 15 Februari 2008
CHICAGO (Suara Karya): Lembaga pendidikan bisa menjadi tempat yang tidak nyaman untuk belajar, tatkala aksi teror berdarah berlangsung di sana. Aksi penembakan ternyata sering terjadi di lembaga pendidikan di berbagai negara.
Dalam kurun waktu 20 tahun terakhir, sedikitnya telah terjadi 16 insiden penembakan di lembaga pendidikan termasuk di kampus dan sekolah-sekolah di dunia. Peristiwa terakhir terjadi Universitas Northern Illinois yang berada di pinggiran Chicago, yang menewaskan 5 orang dan melukai lebih dari 15 orang.
Berikut sejarah penembakan berdarah di kampus dan sekolah seperti dilansir AFP, Jumat (15/2).
Januari 1989 di Amerika Serikat, seorang pria 24 tahun menembaki halaman sekolah di Stockton, California. Lima anak tewas dalam peristiwa itu. Kemudian pria itu menembak dirinya sendiri hingga tewas.
Desember 1989 di Kanada, seorang pria menembak 14 perempuan di Montreal University. Dia juga bunuh diri setelah itu.
Maret 1996, 16 anak berusia sekitar 4 hingga 6 tahun beserta gurunya ditembak di Dunblane, Skotlandia. Si penembak pun tewas bunuh diri.
April 1996 di China, 7 anak tewas di 2 sekolah dasar di kota Meitian, Hunan.
Maret 1997 di Yamen, seorang veteran yang pernah berperang di Afghanistan menembaki 2 sekolah. Aksi itu menewaskan 6 orang termasuk 4 siswa sekolah menengah.
Maret 1998 di Amerika Serikat, 2 remaja berusia 13 tahun dan 11 tahun menembak 5 remaja putri dan seorang guru perempuan di sekolah menengah yang ada di Jonesboro, Arkansas.
April 1999 di Amerika Serikat, 12 siswa dan 1 guru di SMA Columbine yang berada Littleton, Colorado, tewas tertembak oleh seorang pria.
Juni 2001 di Jepang, seorang pria membunuh 8 anak kecil di sebuah TK di Tokyo.
April 2002 di Jerman, seorang siswa yang marah menembak 16 orang termasuk 12 guru dan 2 siswa temannya sendiri.
November 2004 di China, pria muda masuk ke sebuah SMA di propinsi Hunan. Dia membunuh 8 remaja dan membuat 4 lainnya terluka.
Maret 2005 di Amerika Serikat, seorang remaja 16 tahun membunuh 2 orang pembantu di rumahnya dan menuju ke sekolahnya. Di sana dia kembali membunuh 5 orang temannya, sebelum bunuh diri.
Oktober 2006 di Amerika Serikat, seorang pria menembak 11 remaja putri, 5 di antaranya tewas. Pria itu pun tewas bunuh diri.
April 2007 di Amerika Serikat, seorang pria membunuh 32 orang di kampus Virginia Tech yang berada di Blacksburg, Virginia. Pria warga negara Korea Selatan itu kemudian bunuh diri.
November 2007 di Finlandia, siswa berusia 18 tahun menembaki sebuah sekolah. Lima remaja pria dan 2 remaja putri tewas, termasuk kepala sekolah tersebut.
Februari 2008 di Amerika Serikat, seorang siswa perempuan menembak rekannya sebelum bunuh diri.
Terakhir 14 Februari 2008 di Amerika Serikat, 18 orang di kampus Northern Illinois tertembak oleh seorang pria berkulit putih. Empat orang dilaporkan tewas. Pria yang belum diketahui identitasnya itu pun bunuh diri. (AFP/Adi) |
| |
|
|