Jumat, 3 September 2010
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
kilas politik 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
Mendagri: Revisi Rancangan
UU Pemda Mendekati Final
DPD Berinisiatif Ajukan
RUU Daerah Istimewa Yogyakarta
Wapres Ingatkan Dunia
Kian Diwarnai Ketidakpastian
Anggota DPD Terima
Putusan Pansel KPK
Kemenlu: Ekspresi Kekecewaan
kepada Malaysia Harus Wajar
Presiden Minta Penataan
Koordinasi Pengamanan di Laut
Idealisme Bisa Tunduk
terhadap Kekuasaan
DPD Tetapkan Pimpinan Alat Kelengkapan
DPD: Optimalkan Keamanan Perbatasan
Jangan Biarkan Kesewenangan Jadi Tirani
DPR Pertanyakan Gelar
Pahlawan untuk TKI
Mendagri Tanda Tangani 85 Surat
Pengesahan Kepala Daerah
arsip  
INSIDEN KEDAULATAN NEGARA
Petugas DKP Ternyata
Dianiaya Polisi Malaysia
PENAHANAN PETUGAS KKP
DPR Akan Panggil Dubes Malaysia
HASIL KUNJUNGAN KE GAZA
Persatuan, Kunci Kemerdekaan Palestina
HUBUNGAN BILATERAL
SBY Kembali Undang Obama ke Indonesia
KORBAN PENEMBAKAN ISRAEL
Surya Fachri Berniat
Lanjutkan Perjuangan
MISI KEMANUSIAAN
Seret Israel ke
Pengadilan Internasional
arsip  
DOKTER PTT
Visi Indonesia Sehat Jangan Cuma Mimpi
Endang Agustini Syarwan Hamid
Pekerja Sosial
Ali Wongso
Penyambung Lidah Buruh
Soemarsono
Penyeimbang
Syamsul Mu'arif
Politisi Segala Zaman
Firman Subagyo
Perjuangkan UKM
arsip  
Mendagri: Revisi Rancangan
UU Pemda Mendekati Final
DPD Berinisiatif Ajukan
RUU Daerah Istimewa Yogyakarta
Wapres Ingatkan Dunia
Kian Diwarnai Ketidakpastian
Anggota DPD Terima
Putusan Pansel KPK
Kemenlu: Ekspresi Kekecewaan
kepada Malaysia Harus Wajar
Presiden Minta Penataan
Koordinasi Pengamanan di Laut
arsip  
 
 
Presiden Undang Pakar Energi


Selasa, 3 Juni 2008
JAKARTA (Suara Karya): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengundang para pakar energi yang berasal dari beberapa universitas ternama di Indonesia.

Pada pertemuan pukul 14.00 WIB di Gedung Utama Sekretariat Negara, Jakarta, Senin, Presiden mengundang 62 orang yang terkait dengan pengembangan energi alternatif. Menurut daftar undangan, hadir antara lain beberapa dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang ahli dalam bidang pengembangan energi surya, bahan bakar nabati, dan energi terbarukan lainnya.

Dalam daftar undangan juga diundang Rektor UI Gumilar Rusliwa Somantri, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Herry Suhardiyanto, Rektor ITB Djoko Santosa, Rektor ITS Priyo Suprobo, dan Rektor UGM Sudjarwadi.

Selain itu, hadir Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia Hilmi Panigoro dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Teknologi (BPPT) Said D Jenie.
Lia Eden Dituding
Melakukan Provokasi

JAKARTA (Suara Karya): Anggota Komisi III DPR Nursyamsi Nurlan menuding pemimpin kelompok Tahta Suci Kerajaan Tuhan Eden, Lia Eden, melakukan aksi provokasi melalui penyebaran surat kecaman dan penistaan kepada sejumlah anggota DPR.

"Saya minta Kapolri untuk menindaklanjuti masalah ini," ujar Nursyamsi Nurlan kepada wartawan, di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (2/6).

Menurut anggota Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi (BPD) itu, Lia Eden telah melakukan penistaan terhadap agama Islam dan pemutarbalikan isi Al Qur'an melalui penyebaran surat kepada anggota DPR. Nursyamsi kemudian menunjukkan surat yang dikirim Lia Eden yang berlogo God`s Kingdom Tahta Suci Kerajaan Tuhan Eden yang beralamat di Jl Mahoni No 30, Jakarta Pusat.

Surat tertanggal 23 Mei 2008 itu juga disertai ancaman bila pemerintah melarang Ahmadiyah, maka bencana lumpur Lapindo akan terjadi di Muara Enim (Sumatera Selatan) setelah sebelumnya terjadi di Sidoarjo (Jawa Timur). Menurut Nursyamsi, Lia Eden mengatasnamakan dirinya sebagai Tuhan yang menurunkan wahyu. "Ini sudah merupakan penistaan terhadap agama Islam karena menganggap diri sebagai Tuhan," katanya. (Rully)


Akbar: Partai Lokal Lebih Unggul

JAKARTA (Suara Karya): Mantan Ketua DPR Akbar Tandjung berpendapat, perolehan suara partai lokal (parlok) pada Pemilu 2009 di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) akan lebih unggul dibanding partai nasional (parnas), karena lebih fokus mengangkat isu-isu lokal.

"Persaingan partai lokal dan partai nasional pada pemilu mendatang akan ketat, tapi saya menilai suara partai lokal akan lebih unggul," katanya kepada wartawan di Banda Aceh, Senin, menanggapi keberadaan parlok di Aceh yang juga akan ikut Pemilu 2009.

Kelebihan partai lokal menghadapi pemilu mendatang karena lebih fokus untuk mengangkat isu-isu lokal, sementara partai nasional selain mengangkat isu lokal, juga menyuarakan isu-isu nasional yang diprediksi kurang menarik bagi masyarakat. (Victor AS/Ant)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i