Jumat, 3 September 2010
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Metropolitan 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
JELANG LEBARAN
Pelayanan Mudik Masih Terkendala
POLRI
Kapolri Masih Merahasiakan
Calon Penggantinya
ARUS MUDIK
Polisi Harus Utamakan
Tindakan Persuasif
PERGURUAN TINGGI
Pertamina dan Kemdiknas
Gelar OSN-PTI Berhadiah Rp 2,7 M
ARUS MUDIK
Masih Banyak Kerusakan Jalan
di Jalinpantim Lampung
KABUPATEN BEKASI
Seluruh Perusahaan Akan Bayar THR
TRANSPORTASI
Nasib Monorel Akan
Ditentukan Pekan Depan
PELECEHAN SEKS PASKIBRA
KPAI Nilai Pemprov DKI
Lelet Lakukan Pengusutan
DKI JAKARTA
Kompleks Makam Pangeran Jayakarta Akan Ditata
PENGGANTIAN PIMPINAN
Citra Tiga Institusi
Harus Bisa Dipulihkan
PERAS PENGGUNA NARKOBA
Enam Polisi dan
1 Anggota BNN Ditangkap
SARANA PENDIDIKAN JAKSEL
Lelang Rehab Langgar Keppres
arsip  
KRIMINALITAS
Polisi Tembak Mati Dua
Perampok Nasabah Bank
KRIMINALITAS
Densus 88 Bekuk Dua Perampok Bank CIMB Niaga
NARKOBA
Sindikat Narkoba Berpusat
di China Terungkap
KRIMINALITAS
Perampok Jarah Tiga
Toko Emas di Jakarta
KRIMINALITAS
Guru SMP Tewas
Ditembak Kawanan Perampok
KRIMINAL
Pelaku Mutilasi Profesional
Tenang Saat Beraksi
arsip  
 
 
MUSIBAH KEBAKARAN
80 Toko Spare Part Mobil Ludes Terbakar


Selasa, 12 Agustus 2008
JAKARTA (Suara Karya): Kebakaran besar melanda Blok S Bursa Mobil Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus), Minggu (10/8) malam. Musibah itu mengakibatkan puluhan toko yang berisi spare part dan aksesoris mobil musnah dilalap si jago merah.

Dari lebih kurang 150 toko di kawasan Blok S, 80 toko habis terbakar. Tak ada mobil yang diparkir ikut terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, api mulai berkobar sekitar pukul 22.00 WIB. Direktur Pengamanan Aset dan Penertiban Badan Pengelola Kompleks Kemayoran Afriansyah Noor mengatakan, pihaknya belum bisa menjelaskan penyebab kebakaran. Namun, saksi mata mengatakan api berasal dari Toko Mandiri, Blok S. Sedikitnya 20 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api.

Kebanyakan pemilik toko mengaku shock dengan musibah yang baru saja mereka alami. Maman, salah satu pemilik toko, mengaku belum tahu harus berbuat apa. Pemilik toko AC 2000 di Blok S 128 itu mengaku bingung karena semua daganganya habis. "Saya belum tahu mau apa. Semua barang di toko habis," kata Maman.

Toko milik Maman boleh dibilang cukup ramai dikunjungi pembeli setiap harinya. Lokasinya di sisi belakang blok S. Kerugian yang dideritanya ditaksir mencapai Rp 50 juta. "Di dalamnya ada spare part AC berikut 2 motor operasional," kata Maman yang telah menjalankan usahanya selama 10 tahun. (Sadono)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i