Gesang Kembali Memperoleh Royalti
Rabu, 1 April 2009
Maestro keroncong asal Solo, Gesang, kembali mendapatkan haknya sebagai pencipta lagu dengan diberikannya royalti dari PT Penerbit Musik Pertiwi (PMP). Royalti yang diterima pria kelahiran Solo, 1 Oktober 1917, ini sebesar Rp 71.867.755, dengan perincian Rp 42.663.218 dari luar negeri dan Rp 29.204.537 dari dalam negeri.
"Ini merupakan hasil selama Juli-Desember 2008 dan pemberian ini bukan hanya untuk yang pertama kali, tetapi sudah kami lakukan sebelumnya. Sebab, ini merupakan hak Mbah Gesang," ujar Presiden Direktur PT PMP, Hendarmin Susilo, saat memberikan royalti kepada Gesang di Solo, Minggu (29/3) lalu.
Selain itu, menurut dia, royalti yang diberikan juga merupakan wujud kepedulian terhadap eksistensi musik keroncong di Indonesia. Dan, pihaknya akan tetap memberikan royalti ini kepada Gesang selama hidupnya, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. "Inilah satu-satunya penghasilan saya selama ini untuk nafkah hidup," ujar pencipta lagu "Bengawan Solo" ini.
Pada kesempatan itu, Gesang yang telah berusia lanjut tersebut masih memiliki harapan, yakni musik keroncong terus maju. Meski zaman telah berubah, tetapi kecintaannya terhadap musik keroncong tidak akan pernah musnah. "Saya tidak punya cita-cita lagi selain harapan agar keroncong makin maju. Apalagi, saat ini banyak penyanyi baru yang muncul. Kalau dulu sangat susah mencari penyanyi," ujarnya.
Gesang, yang mengaku tidak bisa memainkan alat musik selain seruling, juga menceritakan awal mula dia terjun ke dunia musik. Saat itu usianya baru 18 tahun dan satu-satunya media yang bisa menampilkan karyanya adalah radio, yakni SRV (Solostje Radio Verordening), dan Siaran Radio Indonesia (SRI) yang kantornya dulu di daerah Jagalan, Jebres," ujarnya.
Dari sana pula Gesang mulai dikenal publik, bahkan karya-karyanya sebanyak 58 lagu terus diperdengarkan ke masyarakat. Selain dinyanyikan oleh orang lain, lagu karyanya juga dinyanyikan sendiri. "Tapi, sekarang sudah tidak bisa nyanyi lagi," kata Gesang yang kini berdomisili di Kam-pung Kemlayan, Kecamatan Laweyan, Solo. (Endang Kusumastuti)
|
|