SARANA PERIKANAN Kwandang Dijadikan Pelabuhan Nusantara
Rabu, 28 Oktober 2009
GORONTALO (Suara Karya): Pelabuhan Kwandang (Kabupaten Gorontalo Utara) akan dijadikan sebagai pelabuhan nusantara berskala internasional. Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengatakan, Pelabuhan Kwandang berada di lokasi yang sangat strategis. Selain berbatasan langsung dengan Filipina, potensi ikan dan sumber daya kelautannya juga melimpah.
"Nantinya pelabuhan ini akan kita kelola hingga seperti Pelabuhan Bitung, sehingga Bitung yang tadinya menjadi sentra ikan akan kita pindahkan ke Gorontalo," katanya saat melakukan kunjungan kerja di Gorontalo, kemarin.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dan Pemerintah Provinsi Gorontalo juga telah menyerahkan pengelolaan pelabuhan ini ke pemerintah pusat. "Departemen Kelautan dan Perikanan yang akan mengelola, sehingga tak perlu mengeluarkan dana dari APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah) dan cukup menggunakan dana dari APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara)," tuturnya.
Fadel juga menjelaskan, selain Kwandang, Gorontalo juga memiliki sentra ikan lainnya, yakni General Santos, yang juga akan dikembangkan menjadi lebih besar. Untuk itu, DKP akan membangun infrastruktur seperti jalan menuju tempat pelelangan ikan, serta tanki bahan bakar minyak (BBM) khusus untuk nelayan.
Secara umum, Fadel mengatakan, inovasi merupakan kunci sukses pengembangan dan kemajuan suatu provinsi. Tentunya juga dengan didukung oleh kualitas sumber daya manusia (SDM). "Dengan inovasi, Gorontalo menunjukkan kemajuan yang signifikan. Padahal usianya (Provinsi Gorontalo) relatif masih muda, yakni delapan tahun," katanya.
Untuk itu, lanjut Fadel, gubernur dan bupati/wali kota harus mengusung gebrakan ini untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat secara lebih cepat.
"Berbagai gebrakan sudah kita lakukan, dan akhirnya membawa Gorontalo menjadi provinsi baru yang cukup disegani. Setidaknya lebih dari 40 penghargaan dari dalam maupun luar negeri kepada Provinsi Gorontalo," tuturnya. (Antara/Bayu)
|
|