Jumat, 3 September 2010
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Ekonomi 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
DEFISIT NERACA PERDAGANGAN
Pemerintah Tingkatkan Ekspor Migas
MENKO PEREKONOMIAN
Pengurangan Subsidi
Tidak Otomatis Naikan TDL
INDUSTRI RANCANG BANGUN
Rekind Garap Sejumlah Proyek EPC
PERKEBUNAN/INDUSTRI SAWIT
Moratorium Hutan
Hambat Pengentasan Kemiskinan
Kilas Ekonomi
Dampak Konflik RI-Malaysia terhadap Sumut
KINERJA JAMSOSTEK
Komisaris-Direksi Dilarang Terima Hadiah
JALUR MUDIK
Pemerintah Jamin Pelayanan Lebih Baik
KEBUTUHAN POKOK
Lonjakan Harga Beras
Lampaui Kewajaran
PASAR MURAH MINYAK GORENG
Produsen Tidak Mau Ikut OP
LAPORAN BPS
Pertama Kali, Neraca Perdagangan Defisit
@ Impor Barang Sebagian Besar dari China
MANFAAT JAMINAN SOSIAL
Jamsostek Kanwil III
Intensifkan Herregistrasi
Kilas Ekonomi
Wacana Zakat Jadi Bagian dari Pajak
arsip  
AKSI KORPORASI
CSR, Jadi Perhatian Emiten
arsip  
 
 
SARANA PERIKANAN
Kwandang Dijadikan Pelabuhan Nusantara


Rabu, 28 Oktober 2009
GORONTALO (Suara Karya): Pelabuhan Kwandang (Kabupaten Gorontalo Utara) akan dijadikan sebagai pelabuhan nusantara berskala internasional. Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengatakan, Pelabuhan Kwandang berada di lokasi yang sangat strategis. Selain berbatasan langsung dengan Filipina, potensi ikan dan sumber daya kelautannya juga melimpah.

"Nantinya pelabuhan ini akan kita kelola hingga seperti Pelabuhan Bitung, sehingga Bitung yang tadinya menjadi sentra ikan akan kita pindahkan ke Gorontalo," katanya saat melakukan kunjungan kerja di Gorontalo, kemarin.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dan Pemerintah Provinsi Gorontalo juga telah menyerahkan pengelolaan pelabuhan ini ke pemerintah pusat. "Departemen Kelautan dan Perikanan yang akan mengelola, sehingga tak perlu mengeluarkan dana dari APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah) dan cukup menggunakan dana dari APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara)," tuturnya.

Fadel juga menjelaskan, selain Kwandang, Gorontalo juga memiliki sentra ikan lainnya, yakni General Santos, yang juga akan dikembangkan menjadi lebih besar. Untuk itu, DKP akan membangun infrastruktur seperti jalan menuju tempat pelelangan ikan, serta tanki bahan bakar minyak (BBM) khusus untuk nelayan.

Secara umum, Fadel mengatakan, inovasi merupakan kunci sukses pengembangan dan kemajuan suatu provinsi. Tentunya juga dengan didukung oleh kualitas sumber daya manusia (SDM). "Dengan inovasi, Gorontalo menunjukkan kemajuan yang signifikan. Padahal usianya (Provinsi Gorontalo) relatif masih muda, yakni delapan tahun," katanya.

Untuk itu, lanjut Fadel, gubernur dan bupati/wali kota harus mengusung gebrakan ini untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat secara lebih cepat.

"Berbagai gebrakan sudah kita lakukan, dan akhirnya membawa Gorontalo menjadi provinsi baru yang cukup disegani. Setidaknya lebih dari 40 penghargaan dari dalam maupun luar negeri kepada Provinsi Gorontalo," tuturnya. (Antara/Bayu)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i