IBADAH HAJI Kloter Jemaah Haji Sumsel Tiba 4 Desember 2009
Selasa, 1 Desember 2009
JAKARTA (Suara Karya): Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Agama (Depag) Sumsel akan memperbanyak aparat keamanan pada saat pemulangan jemaah haji dari Tanah Suci mendatang.
Kepala Kanwil Depag Sumsel H Najib Haitami menyampaikan hal itu ketika ditanya mengenai persiapan penjemputan jemaah haji dari Tanah Suci di Palembang, Senin.
Menurut dia, untuk persiapan pemulangan jemaah haji dari Tanah Suci nanti, pihaknya akan mengadakan rapat panitia terlebih dahulu di Asrama Haji Palembang.
Rapat panitia pemulangan atau penerimaan jemaah haji dari Tanah Suci itu akan dilaksanakan pada 2 Desember 2009 dan nantinya akan diperbanyak aparat keamanan.
Ia menyatakan, sesuai dengan jadwal yang ada jemaah haji itu dari Tanah Suci pada 3 Desember 2009 dan tiba di Palembang pada 4 Desember 2009.
"Nanti, para jemaah haji yang pulang dari Tanah Suci itu masuk asrama haji Palembang dahulu sebentar, tetapi bagi mereka mau menginap disiapkan kamar juga seperti halnya pada waktu pemberangkatan," ujarnya seperti dikutip Antara.
Akan tetapi, menurut dia, biasanya mereka itu tidak mau menginap lagi di asrama haji Palembang, karena langsung dijemput keluarganya.
Ia mengatakan, pada pemulangan jemaah haji nanti, para penjemput tetap tidak boleh masuk ke asrama haji Palembang.
Pada tahun 2009 ini embarkasi haji Palembang memberangkatkan sebanyak 23 kelompok terbang calon haji ke Tanah Suci Mekkah dan tiga kelompok terbang di antaranya berasal dari Bangka Belitung, sedangkan 20 kelompok terbang lagi dari Sumsel.
Calon haji Sumsel yang berangkat ke Tanah Suci melalui embarkasi haji Palembang tercatat sebanyak 6.349 orang, sedangkan dari Bangka Belitung sebanyak 937 orang
Jemaah haji Sumatra Selatan (Sumsel) kelompok terbang (kloter) pertama yang saat ini masih berada di tanah suci akan tiba di Palembang pada, 4 Desember 2009.
Jemaah 4 Provinsi
Sementara itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya siap menyambut kedatangan 33.835 jemaah haji asal Jawa Timur mulai 3 Desember 2009.
"Insya-Allah, jemaah haji kloter pertama dari Lamongan tiba pada hari Kamis (3/12) siang," kata Kepala Kanwil Depag Jatim H. Imam Haromain Asy`ari di Surabaya, Senin.
Didampingi Kabid Haji, Zakat, dan Wakaf (Hazawa) Kanwil Depag Jatim H Najiyullah, ia berjanji penyambutan akan dilakukan sebaik mungkin dan diusahakan memuaskan jemaah.
Selain itu, katanya, Debarkasi Surabaya yang juga melayani jemaah dari empat provinsi (Jatim, NTB, NTT, dan Bali) juga akan menyiapkan kedatangan Gubernur NTT.
"Biasanya, Gubernur NTT dan Ketua DPRD NTT selalu datang menyambut kedatangan jemaah haji asal NTT secara khusus di Asrama Haji, sedangkan jemaah dari Bali dan NTB tidak ada," katanya.
Menurut dia, jemaah haji asal NTB biasanya memang tidak pernah singgah ke Asrama Haji Debarkasi Surabaya seperti saat keberangkatannya.
"Kalau jemaah haji dari NTB memang tidak singgah ke asrama haji, tapi mereka langsung pulang ke NTB dengan penerbangan reguler dari Bandara Juanda ke NTB," katanya.
Senada dengan itu, Kabid Haji, Zakat, dan Wakaf (Hazawa) Kanwil Depag Jatim H. Najiyullah, MSi, selaku Sekretaris PPIH Debarkasi Surabaya mengatakan jemaah haji yang diurus PPIH Debarkasi Surabaya mencapai 39.486 orang, termasuk petugas. (Andira)
|
|