MUSIK UGM Jazz 2009 Dimeriahkan Barry Likumahua
Jumat, 4 Desember 2009
Tahun ini tampaknya jadi tahun extravaganza jazz bagi "Kampus Biru" Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Pasalnya, untuk pertama kalinya dalan sejarah, konser tahunan UGM Jazz, khusus tahun ini, digelar dua kali. Setelah sukses menggelar UGM Jazz, Mei silam, kali ini UGM masih menyisakan satu konser lagi untuk memeriahkan HUT ke-60 UGM, l9 Desember 2009. Konser yang kembali akan disponsori Bank Mandiri bertajuk "UGM-Mandiri Jazz 2009" ini digelar di Grha Sabha Pramana kompleks UGM, l5 Desember 2009.
Untuk menyukseskan konser tersebut, panitia penyelenggara bakal menghadirkan kembali grup jazz super yang sudah cukup lama vakum, yakni Java Jazz. Grup itu pernah berjaya di paruh pertama dasawarsa l990-an. Dedengkot grup itu adalah "bocah ajaib" yang bertalenta bagus, Indra Lesmana. Dialah yang sejak dua bulan lalu berhasil membangkitkan kembali grup Java Jazz.
Sebelum manggung di UGM, Java Jazz direncanakan melakukan re-launching dengan menerbitkan album terbarunya. Ini akan dilakukan di Jakarta, 10 Desember nanti. Dan, event akbar UGM-Mandiri Jazz kali ini menjadi momentum penting kebangkitan Java Jazz.
Setelah meninggalnya peniup saksofon andal, almarhum Embong rahardjo, Java Jazz mengalami sedikit perubahan formasi: Indra Lesmana (keyboards, grand piano), Dewa Bujana (gitar), Gilang Ramadhan (drum), Donny Suhendar (gitar) dan Mates (bass). Semua personelnya ini adalah talenta-talenta jazz terbaik negeri ini. Dalam pentas UGM-Mandiri Jazz nanti, Java Jazz bakal tampil di babak kedua. Sebelumnya, Syaharani akan mengawali penampilan. Java Jazz tengah menyiapkan kombinasi antara lagu-lagu lama yang pernah hit serta selalu dikenang penggemarnya, seperti "Bulan di Atas Asia," dan dilanjutkan dengan lagu-lagu barunya. Konser ini juga menyuguhkan bintang jazz yang tengah naik daun, yakni Barry Likumahuwa Project. Barry adalah pemain bass bertalenta tinggi, yang musiknya mendapat tempat bagi para remaja. Penampilan kelompok ini dibantu ayahandanya, Benny Likumahuwa, musisi senior serba bisa yang akan meniup trombon. Selain menampilkan lagu-lagu instrumental, kelompok ini juga akan mendampingi penyanyi R&B, Ello, yang akan melantunkan "Pergi untuk Kembali", ciptaan ayahnya, Minggus Tahitoe. Penyanyi lain yang akan ikut menyemarakkan konser itu adalah Bertha.
Acara ini bakal dipandu Farhan dan Sarah Sechan. Tiket disediakan dengan harga bervariasi sesuai kemampuan pencinta musik jazz di Yogya, mulai Rp 20 ribu, Rp 40 ribu, Rp 75 ribu, Rp 150 ribu, hingga Rp 200 ribu. (B Sugiharto)
|
|