Kamis, 9 September 2010
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Breaking News 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
Suara Karya
Tidak Terbit
Nama Calon Kapolri Diserahkan Setelah Lebaran
Jalur Nagrek Macet Total
Tol Merak Alami Antrean Panjang, Sistem Buka Tutup Dilakukan
Di Stasiun Jatinegara, Pemudik Antri Sejak Pagi
Di Pelabuhan Merak, Ribuan Pemudik Padati Loket Penumpang
Di Pantura, SPBU Diserbu Pemudik Motor
Harga Terigu Naik Bertahap Setelah Lebaran
Presiden Open House Hari Pertama Lebaran
Idul Fitri Diperkirakan Jatuh Pada 10 September 2010
Uang Beredar Naik Rp 38 Triliun Selama Ramadhan
Desain Gedung DPR TIdak Akan Diubah
arsip  
 
 
Menhan-Menpera Bahas Perumahan Bagi Prajurit


Selasa, 9 Februari 2010
JAKARTA (Suara Karya): Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro dan Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Monoarfa di Jakarta, Selasa, mengadakan pertemuan tertutup membahas kebutuhan perumahan bagi prajurit TNI.

Sebelumnya, Menhan Purnomo Yusgiantoro mengatakan, persoalan perumahan dinas akan dituangkan dalam Instruksi Presiden (Inpres). Sedangkan Menpera Suharso mengatakan, kebutuhan perumahan bagi prajurit menjadi salah satu prioritas pemerintah mengingat pemenuhan kebutuhan perumahan bagi prajurit sangat berkaitan dengan profesionalisme TNI dalam menjalankan tugas pokoknya.

Karena itu, tambah dia, dalam target pembangunan 650 menara kembar rusuh susun sederhana sewa (rusunawa) pada 2010-2014, 37 di antaranya akan diserahkan bagi TNI. "Tak hanya itu, rusunawa yang telah dibangun namun belum digunakan akan dialihkan pada TNI, untuk dapat memenuhi kebutuhan rumah prajurit seperti rusunawa di Merunda, "kata Suharso.

Pada Tahun Anggaran 2009 Kementerian Perumahan Rakyat melalui Program Stimulus Fiskal telah membangun tiga twin block rusunawa TNI Angkatan Darat, salah satunya rusunawa bagi Kopassus.

Kepala Pusat Pengembangan Kemenpera Andi Zaenal Dulung mengatakan, pembangunan rusunawa merupakan salah program RPJMN yang menjadi amanat rakyat, meski belum dapat dipenuhi secara maksimal karena keterbatasan anggaran.

"Dalam kurun waktu 2004-2009 baru bisa kita penuhi 60 persen dari target 60.000 twin block`, sedangkan pada lima tahun ke depan kami targetkan 650 twinblock," katanya. Namun, lanjut Andi, dalam keterbatasan yang ada pihaknya akan tetap memprioritaskan kebutuhan rumah bagi rakyat kurang mampu, dan TNI/Polri. (Antara)


Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i