Klaim Belanda Akhirnya Terbantahkan" />
 Rabu, 19 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Entertainment 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
Indra Herlambang
Sedikit Sekali
Artis Kita Go International
MUSIK
Kotak Jual Prestasi, Bukan Gosip
Lagu "Bengawan Solo"
Klaim Belanda Akhirnya Terbantahkan
Aryo Wahab
Pusatkan Perhatian ke Musik
Bukan Empat Mata
Dapat Teguran Keras
Tere dan Inggrid
Tanam Pohon di Gunung Walat
Gesang
Kembali Memperoleh Royalti
Panasonic Awards XII
Peraih Nominasi Masih
Didominasi Muka Lama
TAYANGAN
Banyak Iklan Televisi
Merusak Moral Anak
PEMILIHAN BINTANG IKLAN
Pemenangnya Sering Melompat Pagar"
REALITY SHOW
Setelah Bedah Rumah,
Helmy Yahya Kini Bedah Kampung
Konser 3 Diva
Sukses Menyedot Ribuan Penonton
arsip  
INFO SELEBRITIS
Luna Maya
Beralih ke Lain Hati
arsip  
Indra Herlambang
Sedikit Sekali
Artis Kita Go International
MUSIK
Kotak Jual Prestasi, Bukan Gosip
Lagu "Bengawan Solo"
Klaim Belanda Akhirnya Terbantahkan
Aryo Wahab
Pusatkan Perhatian ke Musik
Bukan Empat Mata
Dapat Teguran Keras
Tere dan Inggrid
Tanam Pohon di Gunung Walat
arsip  
Salam dari Desa
diTVRI pukul 13.00
Warung Cantik
diTVRI pukul 20.00
Salam dari Desa
di TVRI pukul 13.00
Indahnya Syair dan Dakwah
di TVRI pukul 16.00
Warung Cantik
di TVRI pukul 20.00
Kuis Tak Tik Boom
di RCTI pukul 14.15
arsip  
Musik
NOAH Berkejaran dengan Waktu
Mencetak Rekor MURI
MUSIK
Konser Matta di Rembang Ricuh
ALBUM
Aditya Pamer Kualitas di I'm Yours
Kla Project
Gelar Konser untuk Bencana
MUSIK
UGM Jazz 2009
Dimeriahkan Barry Likumahua
Gara-gara Rokok
Konser Anggun Diprotes
Komnas Perlindungan Anak
arsip  
Triesna Wacik
Toilet Bandara Juanda Terbersih
Samuel Indratma
Mengolah Rongsokan Jadi Karya Seni
Ursula Andress
INFO SELEBRITIS
Hillary Duff
Ditolak Masuk Apartemen
Info Selebritis
Syaharani
Tekuni Seni Peran
arsip  
ATRAKSI BUDAYA
JJC Meriahkan Ultah Yogyakarta
SENI RUPA
Pameran Nostalgia Poster Film
hingga Mesin Singer
Seni Rupa
Pameran Seni Cetak
di Edwins Gallery
Sejarah Perjuangan
Nina Akbar Tandjung
Dirikan Museum Samanhudi
PAMERAN
Ella Menjaring Angin di Museum Nasional
100 Tahun Kebangkitan Nasional
Yogyakarta Gelar
Pesta Budaya Nusantara
arsip  
SENGGANG
Donita
Takut Badan Gemuk
Justin Bieber
Tumbangkan Lady GaGa
Oppie Kumis
Merasa Muda Bersama Istri Ketiga
Sora Aoi
Ketagihan Main Film di Indonesia
Nia Dinata
Sibuk Menulis Arisan 2
Rumors
arsip  
 
 
Lagu "Bengawan Solo"
Klaim Belanda Akhirnya Terbantahkan


Senin, 24 Mei 2010
Klaim negeri Belanda atas lagu "Bengawan Solo" akhirnya terbantahkan. Sejak pencipta lagu itu, Gesang, masih terbaring di rumah sakit di Solo, pemberitaan mengenai klaim lagu tersebut sudah beredar. Pemberitaan tersebut bahkan meluas setelah Gesang meninggal dunia, kemarin.

Terbantahkannya klaim Belanda atas lagu "Bengawan Solo" dikuatkan dengan hadirnya bukti-bukti yang diberikan PT Penerbit Musik Pertiwi (PMP), selaku perusahaan yang diberikan pihak keluarga Gesang untuk mendapatkan royalti. "Dengan bukti itu, maka klaim Belanda atas lagu "Bengawan Solo" cuma isapan jempol," ujar pihak PT Penerbit Musik Pertiwi.

Presiden Komisaris PT PMP Hendarmin Susilo di sela-sela upacara pemakaman maestro keroncong Gesang di Pendopo Gede Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jumat (21/5), juga mempertegas jawabannya kepada wartawan bahwa lagu "Bengawan Solo" bukan ciptaan orang Belanda, melainkan ciptaan Pak Gesang, orang Indonesia asli asal Solo, Jawa Tengah.

"Memang ada pencipta lagu yang mengklaim bahwa lagu "Bengawan Solo" merupakan ciptaan dari pencipta lagu dari Belanda. Tapi, bukan hanya satu orang, melainkan empat orang Belanda yang mengklaim lagu tersebut. Padahal, kami memiliki bukti autentik bahwa lagu itu merupakan ciptaan dari Pak Gesang," ujarnya.

Bukti-bukti autentik tersebut telah diberikan kepada Buma Stamara selaku pihak yang mengurusi lagu "Bengawan Solo" di Belanda. Lebih lanjut Hendarmin mengatakan, bukti tersebut telah diserahkan kepada Belanda pada Mei tahun 2009, dan saat ini Belanda telah mengakui bahwa lagu "Bengawan Solo" merupakan ciptaan Gesang.

"Sekarang tinggal mengurus hak royalti, sebab selama ini royalti diterima oleh pencipa lagu dari Belanda yang mengklaim lagu tersebut," ujarnya lagi.

Salah satu bukti yang diberikan, antara lain lagu "Bengawan Solo" tersebut diciptakan Gesang pada tahun 1940, sedangkan orang Belanda itu mengklaim lagu tersebut diciptakan pada tahun 1942.

"Dari bukti itu jelas bahwa lagu tersebut benar ciptaan Gesang. Pengakuan dari Belanda tersebut telah dikirimkan melalui surat klarifikasi dan mengaku salah," katanya.

Untuk jumlah pasti kerugian akibat klaim dari Belanda tersebut, pihaknya belum mengetahuinya secara pasti. Untuk tahun lalu saja nilai royalti yang diperoleh Gesang mencapai Rp 100 juta/tahun. Royalti tersebut untuk beberapa lagu, termasuk salah satunya berjudul "Bengawan Solo". Tahun ini jumlah royalti yang diterima Gesang memang menurun karena banyaknya penjiplakan dan juga lagu-lagu yang di-download lewat internet. Disinggung penerima royalti dari ahli waris Gesang selanjutnya, Hendarmin mengatakan, hal tersebut masih akan dibicarakan dengan pihak keluarga. Sebab, selama hidupnya, Gesang tidak memiliki anak.

"Sesuai dengan aturan, royalti diberikan hingga 50 tahun sejak meninggal. Tetapi, karena Gesang tidak memiliki anak, maka ahli waris akan ditunjuk secara hukum setelah prosesi pemakaman ini selesai," ujarnya lagi.

Di sisi lain, pihak pemerintah pusat yang diwakili Menko Kesra Agung Laksono mengatakan bahwa klaim Belanda tersebut tidak benar. Karena lagu "Bengawan Solo" telah didaftarkan ke Dirjen Haki. Dan, saat ini telah ada 44 lagu ciptaan Gesang yang didaftarkan ke Dirjen Haki sejak tahun 2009. (Endang Kusumastuti)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i