Kamis, 20 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Politik 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
KONFLIK PARTAI
Tifatul: Fraksi PKS Membangkang
DANA PARTAI
Jangan Disubsidi Penuh APBN
INDUSTRI PERTAHANAN
PNG Minati Alutsista RI
VARIA TNI
Lanud SH Peringati Isra Miraj
KUNJUNGAN KE CHINA (5)
Toleransi Agama di Negeri Komunis
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Mendagri: Kepala Daerah
Harus Patuhi Program BLSM
REFORMASI BIROKRASI
DPD Kaji Efektivitas Kepemimpinan Lokal
PASCAPILGUB JATENG
Anggaran Pelantikan Rp 1 Miliar
FASILITAS PEMILIH
Permudah Akses Penyandang Cacat
RAPBN-P 2013
Harga BBM Subsidi Jadi Naik
DINAMIKA KOALISI
PKS Ingin Ciptakan Kesan Dizalimi
ASET NEGARA
Eksekusi Tanah Milik Kemenag Lancar
arsip  
BILATERAL
Marty Diundang ke Myanmar
KASUS BUPATI ACENG
Putusan Pemakzulan
Tak Bisa Di-PTUN-kan
REGIONAL
Presiden Hadiri KTT D8
Paris, Kota Tak Ramah bagi Turis
MALAYSIA
DPR Minta Pemerintah
Selidiki Tewasnya 4 TKI
KUNJUNGAN DIPLOMASI
Hillary Puji RI Selesaikan Rohingya
arsip  
DOKTER PTT
Visi Indonesia Sehat Jangan Cuma Mimpi
Endang Agustini Syarwan Hamid
Pekerja Sosial
Ali Wongso
Penyambung Lidah Buruh
Soemarsono
Penyeimbang
Syamsul Mu'arif
Politisi Segala Zaman
Firman Subagyo
Perjuangkan UKM
arsip  
PDIP Siapkan Pengganti Taufiq Kiemas
Penandaan Surat Suara Akan Disederhanakan
Keterwakilan Perempuan Alami Kemajuan
PKPI Keberatan Laporkan Dana Kampanye
Pilgub Maluku Habiskan Rp 95 Miliar
KIP Aceh Plenokan
Kuota Caleg 120 Persen
arsip  
 
 
PENGEMBANGAN ORGANISASI
TNI Bentuk Komando Pembinaan Doktrin


Rabu, 11 Agustus 2010
JAKARTA (Suara Karya): Tentara Nasional Indonesia membentuk Komando Pembinaan Doktrin, yakni Komando Pendidikan dan Latihan (Kodiklat). Tugas utama Kodiklat membina sumber daya manusia TNI yang profesional, militan, dan berwawasan trimatra.

Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso pada peresmian Kodiklat, serta pelantikan Komandan Kodiklat Mayjen TNI Mochamad Sochib di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Selasa (10/8), mengatakan, pembentukan Kodiklat TNI merupakan salah satu upaya TNI untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM sumber daya manusia TNI.

Tujuannya, agar SDM TNI mampu menghadapi berbagai bentuk tantangan dan perkembangan lingkungan strategis yang bersifat nasional, regional, maupun global. "Ke depan, tantangan yang semakin kompleks itu sulit diprediksi sehingga TNI perlu mempersiapkannya," ujar Djoko.

Pembentukan kesatuan baru ini sesuai Undang-Undang Nomor 34/2004 tentang TNI, yang menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 10/2010 tentang Susunan Organisasi TNI yang diwujudkan dalam Peraturan Panglima TNI Nomor Perpang/49/ VII/2010 tanggal 8 Juli 2010.

Sebagai badan pelaksana pusat TNI, tutur Djoko, Kodiklat TNI punya fungsi dan tugas menyelenggarakan pembinaan doktrin, pendidikan pertama integratif dan pendidikan pengembangan spesialisasi.

Selain itu, badan ini juga punya tugas pembinaan terhadap latihan gabungan, latihan bersama dan latihan kesiapsiagaan operasional yang diselenggarakan oleh Mabes TNI dan Kotama jajaran TNI.

"Pembentukan Kodiklat TNI ini dilatarbelakangi pentingnya pembinaan SDM TNI yang profesional, militan, dan berwawasan Trimatra yang didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat menjawab tantangan masa depan," ujarnya.

Radar Surpic

Sementara itu, TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Republik Singapura (RSN) akan mengoperasikan radar Surveillance Picture (Surpic) 2 Initial Launching pada medio Desember 2010.

Uji coba Surpic 2 disaksikan langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Agus Suhartono dan Kepala Staf Angkatan Laut Singapura, Rear Admiral Chew Men Leong di Mabes TNI AL Cilangkap, Jakarta.

Surpic merupakan instrumen atau instalasi elektronika radar modern yang dapat memonitor perkembangan situasi di perairan Selat Malaka secara real time. Dalam uji coba diskenariokan terjadi dua insiden di dua tempat yang berbeda.

Insiden pertama, kapal kargo Singapura MV Sanuki kejadian pada 10 Agustus 2010 pukul 08.00 waktu setempat pada posisi 01 14.36N-104 09.20E, bahwa sebuah perahu kecil mendekat dengan kecepatan tinggi. Berdasarkan laporan tersebut, Information Fusion Centre (IFC) melaporkan melalui Surpic 2 dan diterima oleh Puskodal Batam yang juga dimonitor oleh Mabes TNI AL. (Feber Sianturi)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i