Sabtu, 18 Mei 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
SEA Games 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
SEA GAMES
Prima Minta Cabang Olahraga
Fokus pada Atlet Emas
SEA GAMES
Biliar Incar Tiga Emas di Myanmar
SEA GAMES
Menpora Bersyukur, Senam Kecewa
SEA GAMES 2013
Kemenpora Targetkan 122 Emas
untuk Pertahankan Juara Umum
PERSIAPAN SEA GAMES
24 Cabang Daftarkan
Atlet ke Satlak Prima
ASIAN GAMES 2019
Indonesia Siap Ikuti Biding Tuan Rumah
PENONTON TEWAS
Keluarga Eko Terima
Santunan KONI Pusat
PERSAINGAN DI MYANMAR
65 Persen Cabang
SEA Games XXVI Dipertahankan
PASCA-SEA GAMES
Sumsel Bidik Asian Games 2019
JUDO
Peter Taslim Taklukkan Dennis di Final
EKO YULI IRAWAN
Ingin Jadi PNS
ANGKAT BESI
Lagu Indonesia Raya
Tiga Kali Berkumandang
arsip  
Spurs ke Final Wilayah
Langkah Bulls Terhenti
Pacers Kalahkan Knicks
Grizzlies Ungguli Thunder
Warriors Imbangi Spurs
Pacers dan Grizzlies Memimpin
arsip  
MARIO BALOTELLI
Tak Kaget Dengar Mancini Dipecat
LIGA INGGRIS
Chelsea Tak Puas Raih Liga Eropa
LIGA INGGRIS
Tekuk Reading, City Finis Runner-up
BUNDESLIGA
Pelatih Bayern, Heynckes Ingin Pensiun
LIGA INGGRIS
City Akhirnya Pecat Mancini
LIGA SPANYOL
Messi Terancam Absen
di Sisa Musim
arsip  
Pengering Rambut Setan Merah
Oleh: Gungde Ariwangsa
Sir Alex Ferguson
Oleh: Gungde Ariwangsa
Perang KONI Lawan KOI
Menguak Tabir Kegelapan
Oleh: Gungde Ariwangsa
Menanti Gerak Cepat dan
Gebrakan Menpora Baru (2)
Oleh: Gungde Ariwangsa
Menanti Gerak Cepat dan
Gebrakan Menpora Baru (1)
Oleh: Gungde Ariwangsa
Bila Cipayung Tak Lagi
Jadi Impian
Oleh: Markon Piliang *
arsip  
KALAH TELAK
Timnas U-23 Gantikan
Posisi Timnas Senior
arsip  
SEA GAMES
Prima Minta Cabang Olahraga
Fokus pada Atlet Emas
SEA GAMES
Biliar Incar Tiga Emas di Myanmar
SEA GAMES
Menpora Bersyukur, Senam Kecewa
SEA GAMES 2013
Kemenpora Targetkan 122 Emas
untuk Pertahankan Juara Umum
PERSIAPAN SEA GAMES
24 Cabang Daftarkan
Atlet ke Satlak Prima
ASIAN GAMES 2019
Indonesia Siap Ikuti Biding Tuan Rumah
arsip  
 
 
PERSAINGAN DI MYANMAR
65 Persen Cabang
SEA Games XXVI Dipertahankan


Kamis, 24 November 2011
JAKARTA (Suara Karya): Sebanyak 65 persen dari 44 cabang olahraga yang dipertandingkan pada SEA Games XXVI/ 2011, yang berakhir pada Selasa malam, rencananya akan dipertandingkan pada SEA Games dua tahun mendatang di Myanmar.

"Sekitar 65 persen dari cabang olahraga yang dimainkan di sini akan dipertandingkan di Myanmar. Saya sudah menerima undangannya dari Myanmar," ujar Ketua Kontingen Indonesia Tono Suratman di Jakarta, seperti dilaporkan Antara, Rabu.

Tono Suratman tiba di Bandara Soekarno-Hatta sekembalinya dari Palembang bersama lebih dari 200 atlet yang bertanding di ibu kota Sumatera Selatan. Turut hadir bersama rombongan adalah Menpora Andi Mallarangeng dan Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo, yang kemudian melakukan pengalungan karangan bunga sebagai tanda selamat datang.

Meski demikian, Tono Suratman belum bisa merinci cabang-cabang apa saja dari 26 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Myanmar nanti. Ia mengatakan, selain ke-26 cabang tersebut, pihaknya bersama induk-induk organisasi olahraga (PB) akan melakukan pendekatan agar beberapa cabang lain bisa pula dipertandingkan, meski tidak seluruhnya seperti yang dipertandingkan di SEA Games Jakarta dan Palembang.

"Prioritas utamanya dalam pembinaan ke depan adalah cabang-cabang Olympic. Meski demikian, cabang olahraga seperti panjat tebing dan sepatu roda sebenarnya ada kejuaraan dunianya. Jadi, cabang seperti ini masih akan diperjuangkan," ujarnya.

Tono menambahkan, Myanmar sebagai tuan rumah SEA Games XXVII tahun 2013 memang hanya mampu menggelar sebanyak 26 cabang olahraga. Hal tersebut dikarenakan infrastruktur yang dimiliki negeri rumpun Indocina itu agak terbatas. "Mereka punya alasan yang kuat kenapa hanya bisa mempertandingkan 26 cabang saja," kata Tono Suratman.

Menyinggung tentang sukses Indonesia merebut gelar juara umum, Tono menyatakan terima kasih kepada atlet yang sudah berjuang habis-habisan di arena pertandingan, meski hasil yang diperoleh beragam, emas, perak, dan perunggu.

Bahkan untuk yang tidak berhasil meraih medali sama sekali, Tono tetap mengucapkan terima kasih atas jerih payahnya selama ini.

"Kemenangan kontingen Indonesia ini adalah kemenangan untuk semua. Prestasi yang dicapai atlet-atlet Indonesia tentu tidak terlepas dari kerja keras atlet dan pelatih dalam mempersiapkan diri. Mereka sudah menjalankan program yang dibuat Satlak Prima dengan baik, sampai akhirnya kita berhasil menjadi juara umum," katanya.

Menurut Tono, ke depan, untuk menghadapi ajang multievent perlu mempersiapkan diri lebih lama dengan pelatih-pelatih berkualitas. Sistem yang dilakukan adalah dengan memperbanyak mendatangkan pelatih asing yang sudah memiliki spesifikasi terbaik, memiliki sertifikat bahwa mereka adalah pelatih yang pernah melahirkan atlet berprestasi.

"Sekarang kita sudah melihat hasil dari berbagai cabang yang memakai pelatih asing. Rata-rata mereka berhasil, bahkan ada yang melampaui target yang diminta. Ke depan, kita akan melakukan evaluasi untuk cabang-cabang yang berhasil, langkah apa yang harus dilakukan ke depan. Sementara untuk yang tidak berhasil akan dikaji lagi di mana letak kesalahannya. Apakah ada masalah dengan fisik, teknik, atau taktik," kata Tono. (Gungde Ariwangsa)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i