YAMAN Serangan Balasan Al-Qaida Tewaskan 11 Orang
Selasa, 10 April 2012
ADEN (Suara Karya): Sedikitnya 11 orang tewas, termasuk 5 tentara, setelah Al Qaida melancarkan serangan terhadap barak militer di Yaman selatan, Senin. Serangan ini sebagai balasan serangan udara pemerintah yang menewaskan 24 orang anggota militan Al-Qaida di wilayah selatan dan timur Yaman, sehari sebelumnya.
Empat pejuang Al Qaida dan dua anggota suku yang mendukung militer juga tewas dalam bentrokan yang berlangsung Senin pagi di Loder, benteng jaringan itu di Provinsi Abyan yang bergolak.
Barak tersebut adalah markas brigade lapis baja ke-111 tentara Yaman, mendapat serangan dari para gerilyawan dan tentara membalas tembakan tersebut. Pertempuran sengit pun terjadi karena tentara didukung oleh suku.
Kota Loder terletak sekitar 150 kilometer di timur laut Zinjibar, ibu kota Provinsi Abyan, markas kelompok Partisan Syariah. Kelompok ini terkait dengan Al Qaida di Semenanjung Arab, atau AQAP, yang Amerika Serikat anggap sebagai cabang yang paling aktif dalam jaringan teror global.
Mereka mengeksploitasi penurunan kontrol pemerintah pusat, disertai protes-protes yang diilhami Arab Spring yang pada akhirnya memaksa presiden lama berkuasa Yaman Ali Abdullah Saleh untuk menyerahkan kekuasaan.
Sementara itu, serangan udara militer Yaman atas markas militan di wilayah selatan Yaman, Minggu, menewaskan 24 orang, 16 di antaranya diklaim merupakan anggota jaringan Al-Qaida di Kud dekat Zinjibar.
Seorang pemimpin suku mengatakan, 8 terduga anggota Al-Qaida tewas ketika sebuah pesawat tak berawak AS menembakkan rudal ke arah kendaraan mereka di provinsi Shabwa, Yaman timur, pada Sabtu larut malam.
"Militan-militan Al-Qaida berada di dalam sebuah kendaraan dalam perjalanan dari Shabwa menuju provinsi (berdekatan) Marib ketika sebuah pesawat tak berawak AS menembakkan rudal ke arah kendaraan mereka, yang menewaskan mereka semua," kata sumber itu.
Ia menambahkan, korban-korban yang tewas pada Sabtu larut malam itu terdiri dari lima orang Yaman dan lima warga asing Arab.
Militan melancarkan gelombang serangan sejak mantan Presiden Ali Abdullah Saleh menyerahkan kekuasaan kepada wakilnya, Abdrabuh Mansur Hadi, pada Februari.
Pertempuran hebat antara pasukan dan militan yang berusaha menguasai sejumlah pos militer pada Sabtu (31/3) menewaskan 40 orang di provinsi Lahij. Anggota-anggota Al-Qaida juga menyabotase sebuah pipa saluran gas sepanjang 320 kilometer yang menghubungkan provinsi Marib dengan terminal Balhaf di Teluk Aden di wilayah selatan negara itu pada Jumat (30/3).
Serangan itu dilakukan setelah serangan dua pesawat tak berawak AS menewaskan 7 orang, 6 di antaranya militan, kata seorang pejabat di provinsi Shabwa.Bulan lalu, 185 prajurit tewas dalam serangan besar Al-Qaida terhadap sebuah kamp militer di dekat Zinjibar. (AP/Adi)
|
|