Kamis, 20 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Internasional 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
MILITER
Korsel Beli Rudal Pemecah Bunker
MONETER
IMF: Spanyol Harus Perangi Pengangguran
PENYADAPAN
AS Gagalkan 50 Rencana Teroris
RUSIA
Gudang Amunisi Meledak,
Ribuan Warga Diungsikan
PROTES TURKI
Pemerintah Ancam Gerakan Militer
PENCEMARAN LINGKUNGAN
ASEAN Gelar Pertemuan
Mendadak Bahas Asap RI
KRISIS SURIAH
Arab Saudi Kirim Rudal Bantu Oposisi
BAJAK LAUT
Ancaman Beralih ke Afrika Barat
KEUANGAN EROPA
Spanyol Segera Bangkit
PENYADAPAN
Rusia Berang, Indonesia Masih Sabar
PROTES KEKERASAN
Demonstrasi Turki Makin Meluas
PENYADAPAN
Snowden: KTT G-20 Juga Diretas
arsip  
Israel Bekukan Pembangunan Permukiman
Komunis Culik Tentara Filipina
Hong Kong Tolak Serahkan Snowden
Dialog Berdasarkan Hukum
AS Hukum Mati Pembunuh
Sekjen PBB Desak Rujuk Nasional Irak
arsip  
 
 
YAMAN
Serangan Balasan Al-Qaida
Tewaskan 11 Orang


Selasa, 10 April 2012
ADEN (Suara Karya): Sedikitnya 11 orang tewas, termasuk 5 tentara, setelah Al Qaida melancarkan serangan terhadap barak militer di Yaman selatan, Senin. Serangan ini sebagai balasan serangan udara pemerintah yang menewaskan 24 orang anggota militan Al-Qaida di wilayah selatan dan timur Yaman, sehari sebelumnya.

Empat pejuang Al Qaida dan dua anggota suku yang mendukung militer juga tewas dalam bentrokan yang berlangsung Senin pagi di Loder, benteng jaringan itu di Provinsi Abyan yang bergolak.

Barak tersebut adalah markas brigade lapis baja ke-111 tentara Yaman, mendapat serangan dari para gerilyawan dan tentara membalas tembakan tersebut. Pertempuran sengit pun terjadi karena tentara didukung oleh suku.

Kota Loder terletak sekitar 150 kilometer di timur laut Zinjibar, ibu kota Provinsi Abyan, markas kelompok Partisan Syariah. Kelompok ini terkait dengan Al Qaida di Semenanjung Arab, atau AQAP, yang Amerika Serikat anggap sebagai cabang yang paling aktif dalam jaringan teror global.

Mereka mengeksploitasi penurunan kontrol pemerintah pusat, disertai protes-protes yang diilhami Arab Spring yang pada akhirnya memaksa presiden lama berkuasa Yaman Ali Abdullah Saleh untuk menyerahkan kekuasaan.

Sementara itu, serangan udara militer Yaman atas markas militan di wilayah selatan Yaman, Minggu, menewaskan 24 orang, 16 di antaranya diklaim merupakan anggota jaringan Al-Qaida di Kud dekat Zinjibar.

Seorang pemimpin suku mengatakan, 8 terduga anggota Al-Qaida tewas ketika sebuah pesawat tak berawak AS menembakkan rudal ke arah kendaraan mereka di provinsi Shabwa, Yaman timur, pada Sabtu larut malam.

"Militan-militan Al-Qaida berada di dalam sebuah kendaraan dalam perjalanan dari Shabwa menuju provinsi (berdekatan) Marib ketika sebuah pesawat tak berawak AS menembakkan rudal ke arah kendaraan mereka, yang menewaskan mereka semua," kata sumber itu.

Ia menambahkan, korban-korban yang tewas pada Sabtu larut malam itu terdiri dari lima orang Yaman dan lima warga asing Arab.

Militan melancarkan gelombang serangan sejak mantan Presiden Ali Abdullah Saleh menyerahkan kekuasaan kepada wakilnya, Abdrabuh Mansur Hadi, pada Februari.

Pertempuran hebat antara pasukan dan militan yang berusaha menguasai sejumlah pos militer pada Sabtu (31/3) menewaskan 40 orang di provinsi Lahij. Anggota-anggota Al-Qaida juga menyabotase sebuah pipa saluran gas sepanjang 320 kilometer yang menghubungkan provinsi Marib dengan terminal Balhaf di Teluk Aden di wilayah selatan negara itu pada Jumat (30/3).

Serangan itu dilakukan setelah serangan dua pesawat tak berawak AS menewaskan 7 orang, 6 di antaranya militan, kata seorang pejabat di provinsi Shabwa.Bulan lalu, 185 prajurit tewas dalam serangan besar Al-Qaida terhadap sebuah kamp militer di dekat Zinjibar. (AP/Adi)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i