Kamis, 20 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Kilas Luar Negeri 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
Komunis Culik Tentara Filipina
Hong Kong Tolak Serahkan Snowden
Dialog Berdasarkan Hukum
AS Hukum Mati Pembunuh
Sekjen PBB Desak Rujuk Nasional Irak
Myanmar Kandangkan Pesawat China
AS Perketat Visa Pelajar
Kecelakaan Bus, 47 Orang Tewas
Filipina-Timor Leste Perkuat Hubungan
Ketahuan Gay, Pria Dibakar
Tebing Runtuh, Tiga Tewas
Hun Sen Yakin Menang Lagi
arsip  
Komunis Culik Tentara Filipina
Hong Kong Tolak Serahkan Snowden
Dialog Berdasarkan Hukum
AS Hukum Mati Pembunuh
Sekjen PBB Desak Rujuk Nasional Irak
Myanmar Kandangkan Pesawat China
arsip  
 
 
Menu Titanic Dihidangkan Lagi


Kamis, 12 April 2012
HONG KONG--Satu hotel di Hong Kong kembali menghidangkan menu makanan yang pernah disajikan di kapal mewah Titanic, 100 tahun lalu. Dengan membayar 15 ribu dolar Hong Kong atau sekitar Rp 17 juta, anda bisa menikmati menu terakhir sebelum kapal legendaris tersebut menabrak gunung es dan tenggelam. Adalah seorang chef dari Hullett House Hotel di Hong Kong, Phillippe Orrico, yang berniat menciptakan kembali menu tersebut. Menurutnya, menu original dari Titanic ini akan diciptakan kembali dalam rangka memperingati 100 tahun tragedi karamnya kapal mewah tersebut pada 15 April mendatang. "Suatu hari, saya sedang mencari-cari menu makanan yang berbeda, dan saya menemukan menu yang ditawarkan di Titanic. Menu ini diselamatkan oleh seseorang yang berada di kelas satu.


Filipina Hadang Kapal China

MANILA--Insiden menegangkan terjadi di perairan Laut China Selatan. Kapal perang Filipina yang tengah berusaha menangkap nelayan-nelayan ilegal dari China dihadang kapal patroli China. Dua kapal patroli China berusaha menghalangi penangkapan tersebut. Insiden ini berawal dari penangkapan 8 kapal berbendera China yang tengah melakukan penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan Filipina di Scarborough Shoal, sekitar 199 km dari Pulau Luzon. Kapal perang milik angkatan laut Filipina tersebut memergoki kapal-kapal nelayan China tersebut saat berpatroli pada Minggu (8/4) waktu setempat. Kemudian diketahui dua kapal patroli pantai China mendatangi lokasi penangkapan pada Selasa (10/4). Kapal patroli China tersebut langsung menempatkan diri di antara kapal perang Filipina yang bernama Gregorio del Pilar dan kapal-kapal nelayan tersebut.


36 Pekerja Disandera

LIMA--Sebanyak 36 pekerja yang memberi layanan bagi perusahaan angkutan gas disandera di Peru oleh gerilyawan Jalan Terang, yang kini dibekukan, kata salah satu perusahaan yang mempekerjakan para pekerja tersebut. Laporan tersebut bertolak-belakang dengan pernyataan polisi sebelumnya yang mengatakan kebanyakan pekerja yang diculik, dari dua perusahaan, telah dibebaskan. "Ada 28 pekerja dari perusahaan Swedia, Skanska, dan delapan dari perusahaan Construcciones Modulares yang diculik," kata manager sumber daya manusia di Skanska, Armando Fabrri Garcia. Pekan sebelumnya, polisi di wilayah Cusco di bagian tenggara Peru -yang meliputi kota kecil Kepashiato, tempat penculikan terjadi- melaporkan 23 pekerja yang diculik telah dibebaskan.


Siswa TK Bawa Heroin

CONNECTICUT--Seorang siswa Taman Kanak-kanak (TK) berusia lima tahun membawa sejumlah paket heroin ketika pelajaran Perlihatkan dan Ceritakan di TK Connecticut, tindakan yang kemudian berujung pada penangkapan ayah tirinya, kata polisi setempat, kemarin. Anak itu tengah menunjukkan paket zat tepung tersebut kepada seluruh teman sekelasnya di Bridgeport, Connecticut, Senin (9/4), saat gurunya memperhatikan benda yang dipegangnya, kata Detektif keith Bryant dari Kepolisian Bridgeport. "Dia menunjukkan benda itu ke sekelilingnya," kata Bryant. Kemudian guru tersebut mengumpulkan paket itu dan segera memberitahukan pengawas sekolah, tambahnya. Pihak sekolah lalu memanggil polisi dan uji lapangan membuktikan bahwa zat tersebut adalah heroin. Beberapa saat kemudian, ayah tiri anak itu, Santos Roman (35), muncul di sekolah dan ditangkap.


Sudan Kembali Serang Sudan Selatan

TASHWIN--Sudan melancarkan serangan udara baru di Sudan Selatan, Selasa sementara tentara kedua negara terlibat baku tembak artileri di daerah-daerah perbatasan yang disengetakan. Seorang koresponden AP di desa garis depan Sudan Selatan, Tashwin mendengar suara tembakan artleri berat dan serangan-serangan udara yang berlangsung sekitar satu jam, dengan satu bom yang dijatuhkan pesawat mendarat kurang dari satu kilometer jauhnya. Pemboman dilakukan setelah pertempuran di perbatasan yang meletus dua pekan lalu antara dua negara itu, aksi kekerasan paling serius sejak kemerdekaan Sudan Selatan, dan memicu kekhawatiran internasional akan terjadi konflik luas.


Diplomat Kosta Rika Dibebaskan

SAN JOSE--Para penculik membebaskan diplomat Kosta Rika, Guillermo Cholele, yang diculik Ahad malam lalu (8/4) di ibu kota Venezuela, Karakas, kata Kementerian Luar Negeri Kosta Rika, kemarin. Berita mengenai pembebasan Cholele berasal dari Duta Besar Kosta Rika untuk Venezuela Nazareth Avendano, yang diberi tahu oleh beberapa sumber diplomatik dan polisi Venezuela, kata Kementerian Luar Negeri tersebut. Avendano mengatakan diplomat itu baik-baik saja dan berada dalam pengamanan polisi untuk menjalani pemeriksaan fisik serta menjawab beberapa pertanyaan. Keluarga Cholele telah diberi tahu. "Berita tersebut muncul sebagai kelegaan besar bagi keluarga Guillermo Cholele dan Kementerian Luar Negeri," kata Menteri Luar Negeri Kosta Rika Enrique Castillo sebagaimana dikutip Xinhua -yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu. Ia menambahkan ia berharap akan menerima keterangan lebih lanjut dalam beberapa jam ke depan. (Ant/AP/Kentos)


Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i