Selasa, 18 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Nusantara 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
KESEHATAN
Semarang Rintis
Puskesmas Ramah Lansia
YOGYAKARTA
Keluarga Sakinah Benteng
Hadapi Godaan Duniawi
PESTA KULINER
TBY Kembalikan Khitah Pasar Kangen Jogja
HUT KE-46
Pemkab Sorong Fokus
Bangun Jalan AIMAS
KILAS METROPOLITAN
Caleg Golkar Indramayu Memenuhi Syarat
PAPUA BARAT
Keselamatan Pelayaran
Tanggungjawab Bersama
PAPUA
Massa Bakar Markas
dan Asrama Polres
TANAH LOT
Forum Pemred Saksikan Pengolahan Sampah
JAWA TENGAH
Polisi Mabuk Tembak
Satpam hingga Tewas
KOTA YOGYAKARTA
Pesta Rakyat di Alun-alun
Keraton Berlangsung Meriah
PERCEPATAN PEMBANGUNAN SUMUT
Kemenko Kesra Gelontorkan
Bantuan Rp 548,8 Miliar
PULAU TERPENCIL
Pemberdayaan Masyarakat
Jadi Perhatian Pemerintah
arsip  
 
 
PAPUA BARAT
Kantor Wali Kota Sorong Sengaja Dibakar


Jumat, 20 April 2012
KOTA SORONG (Suara Karya): Kapolres Sorong Kota AKBP Tri Atmodjo, S.IK, melalui Wakapolres Kompol Rizki Ferdiansyah, SH, S.IK, mengatakan, sesuai hasil pemeriksaan laboratorium forensik (labfor) Makassar, terbakarnya Kantor Wali Kota Sorong pada Rabu (28/3) lalu diduga kuat karena sengaja dibakar orang tidak bertanggung jawab. Untuk kepentingan penyidikan, kini polisi setempat tengah memeriksa 37 orang untuk mengungkap baik pelaku maupun motif pembakaran Kantor Wali Kota Sorong tersebut.

"Barang yang ditemukan di reruntuhan sisa-sisa kebakaran yang dijadikan barang bukti dan paling dominan adalah minyak tanah. Diduga, pelaku membakar kantor wali kota dengan minyak tanah," kata Ferdiansyah.

Selama ini, menurut Ferdiansyah, pihak Polres Sorong Kota tidak mau berandai-andai apakah kebakaran Kantor Wali Kota Sorong disengaja. Jawabannya sebagai pegangan Polres Sorong Kota adalah atas dasar pemeriksaan labfor, sehingga tingkat akurasinya dapat dipertanggungjawabkan.

Mengenai ke-37 orang yang kini tengah dimintai kesaksiannya, umumnya mengatakan mengetahui terbakarnya Kantor Wali Kota Sorong setelah kejadian. Namun, polisi terus berupaya mengungkap pelaku yang sengaja membakar kantor wali kota tersebut.

Menurut Wakapolres, tidak tertutup kemungkinan di antara ke-37 warga yang kini tengah memberikan kesaksian itu nanti ada yang dijadikan tersangka. "Itu nanti, kan, ada hasil pemeriksaan, apakah di antara para saksi itu ada yang diduga terlibat atau tidak. Yang pasti, pelakunya kita cari sampai ketemu," kata Ferdiansyah.

Perlu diketahui, kebakaran di Kantor Wali Kota Sorong menimpa 13 unit bangunan, antara lain, ruangan wali kota, wakil wali kota, kantor badan keuangan, pemerintahan, hukum. Kantor-kantor tersebut ludes terbakar bersama dokumen keuangan dan arsip pembangunan di Kota Sorong.

Menurut Wali Kota Sorong Drs JA Jumame, nilai kerugian mencapai puluhan miliar rupiah. "Kerugian Pemerintah Kota Sorong dalam kebakaran 13 kantor tersebut mencapai puluhan miliar. Oleh karena itu, pihak berwajib kami imbau untuk cepat bertindak menangkap pelaku pembakaran tersebut," kata Jumame. (Yacob Nauly)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i