KRIMINALITAS Mau Jadi Anggota Geng Motor, Gadis Diperkosa
Senin, 23 April 2012
GARUT (Suara Karya): Dua dari 4 orang anggota geng motor Brigez ditangkap Polres Garut menyusul dugaan tindak perkosaan terhadap gadis berusia 17 tahun, Hn. Korban yang hendak bergabung dalam Geng Brigez diperkosa secara bergiliran selama dua hari di markas geng tersebut.
"Kasusnya ditangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut," kata Kasat Reskrim Polres Garut AKP Yusuf Hamdani di Mapolres, Minggu (22/4).
Kedua tersangka Hr (18) dan Nn (22) ditangkap di camp geng motor Brigez di Kampung Cidatar, Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, Garut. Dua tersangka pemerkosa lainnya, As dan Dn, menurut Yusuf, masih dalam pengejaran.
"Kita bawa 7 orang yang ada di Camp geng motor di Cidatar, 2 di antaranya tersangka dan 5 lainnya tak terlibat perkosaan namun dia anggota Brigez," ujar Yusuf, Minggu (22/4).
Kasat Reskrim membenarkan bahwa korban Hn datang ke markas Brigez untuk mendaftar menjadi angggota geng. Korban datang ke markas itu bersama salah satu anggota Brigez yang telah dikenalnya.
Namun, oleh senior geng yang menerima waktu itu yang bersangkutan dipaksa dan diperkosa secara bergiliran. Berikutnya korban dipaksa minum minuman keras hingga tidak sadarkan diri sehingga perbuatan bejat itu terjadi lagi.
Setelah korban sadar, akhirnya bisa melarikan diri dan ditemukan kakak sepupunya saat di sekitar Jalan Raya Cisurupan yang kemudian dibawa pulang ke rumahnya.
"Awalnya, Korban sendiri tidak langsung bercerita atas peristiwa perkosaan itu. Tapi setelah terus ditanya oleh ibunya, akhirnya Sabtu kemarin korban berterus terang dan lapor kepada kami," kata Yusuf.
Jajaran Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut, telah mencatat seluruh identitas para pelaku yang diduga melakukan perkosaan.
Dari situ polisi kemudian meringkus tersangka Hr dan Nn. Mereka mengaku telah melakukan pemerkosaan terhadap Hn masing-masing 2 kali, dalam waktu yang berbeda.
"Kita masih dalami kasusnya, hanya saja memang dari pengakuan tersangka, persetubuhan yang dilakukan ramai-ramai merupakan 'opspek' bagi anggota baru gerombolan Brigez untuk anggota perempuan," kata Yusuf menambahkan. (Sadono)
|
|