Selasa, 21 Mei 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Kriminal 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
KRIMINALITAS
Rokib Tewas Dirampok
saat Berpacaran di BKT
KRIMINALITAS
Dua Pembobol ATM
Tewas Didor Petugas
KRIMINALITAS
Polisi Buru Perampok Penumpang Taksi
KRIMINALITAS
Perampok Gasak Emas 1 Kilogram
KASUS PEMBUNUHAN
Kerap Dimaki, EB
Bunuh Teman Kencannya
KRIMINALITAS
2 Pelayan Alfamart Bekasi
Gagalkan Perampokan Bersenpi
KRIMINALITAS
Polisi Tembak Mati Tersangka Perampokan
KRIMINALITAS
SMK Disatroni Rampok,
Rp 200 Juta Amblas
KRIMINALITAS JAKARTA
Perempuan Paruh Baya
Melawan Aksi Perampok
KRIMINALITAS
Polisi Bongkar Penipuan Penjualan
Pistol dan Tiket Pesawat secara Online
KRIMINALITAS
Polisi Tembak Penjahat
Penembak Anggota TNI
KIRIMINALITAS
Polisi Tangkap Pelaku Penculikan Anak
arsip  
KRIMINALITAS
Rokib Tewas Dirampok
saat Berpacaran di BKT
KRIMINALITAS
Dua Pembobol ATM
Tewas Didor Petugas
KRIMINALITAS
Polisi Buru Perampok Penumpang Taksi
KRIMINALITAS
Perampok Gasak Emas 1 Kilogram
KASUS PEMBUNUHAN
Kerap Dimaki, EB
Bunuh Teman Kencannya
KRIMINALITAS
2 Pelayan Alfamart Bekasi
Gagalkan Perampokan Bersenpi
arsip  
 
 
KRIMINALITAS
Mau Jadi Anggota Geng Motor,
Gadis Diperkosa


Senin, 23 April 2012
GARUT (Suara Karya): Dua dari 4 orang anggota geng motor Brigez ditangkap Polres Garut menyusul dugaan tindak perkosaan terhadap gadis berusia 17 tahun, Hn. Korban yang hendak bergabung dalam Geng Brigez diperkosa secara bergiliran selama dua hari di markas geng tersebut.

"Kasusnya ditangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut," kata Kasat Reskrim Polres Garut AKP Yusuf Hamdani di Mapolres, Minggu (22/4).

Kedua tersangka Hr (18) dan Nn (22) ditangkap di camp geng motor Brigez di Kampung Cidatar, Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, Garut. Dua tersangka pemerkosa lainnya, As dan Dn, menurut Yusuf, masih dalam pengejaran.

"Kita bawa 7 orang yang ada di Camp geng motor di Cidatar, 2 di antaranya tersangka dan 5 lainnya tak terlibat perkosaan namun dia anggota Brigez," ujar Yusuf, Minggu (22/4).

Kasat Reskrim membenarkan bahwa korban Hn datang ke markas Brigez untuk mendaftar menjadi angggota geng. Korban datang ke markas itu bersama salah satu anggota Brigez yang telah dikenalnya.

Namun, oleh senior geng yang menerima waktu itu yang bersangkutan dipaksa dan diperkosa secara bergiliran. Berikutnya korban dipaksa minum minuman keras hingga tidak sadarkan diri sehingga perbuatan bejat itu terjadi lagi.

Setelah korban sadar, akhirnya bisa melarikan diri dan ditemukan kakak sepupunya saat di sekitar Jalan Raya Cisurupan yang kemudian dibawa pulang ke rumahnya.

"Awalnya, Korban sendiri tidak langsung bercerita atas peristiwa perkosaan itu. Tapi setelah terus ditanya oleh ibunya, akhirnya Sabtu kemarin korban berterus terang dan lapor kepada kami," kata Yusuf.

Jajaran Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut, telah mencatat seluruh identitas para pelaku yang diduga melakukan perkosaan.

Dari situ polisi kemudian meringkus tersangka Hr dan Nn. Mereka mengaku telah melakukan pemerkosaan terhadap Hn masing-masing 2 kali, dalam waktu yang berbeda.

"Kita masih dalami kasusnya, hanya saja memang dari pengakuan tersangka, persetubuhan yang dilakukan ramai-ramai merupakan 'opspek' bagi anggota baru gerombolan Brigez untuk anggota perempuan," kata Yusuf menambahkan. (Sadono)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i