Rabu, 19 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Internasional 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
PROTES TURKI
Pemerintah Ancam Gerakan Militer
PENCEMARAN LINGKUNGAN
ASEAN Gelar Pertemuan
Mendadak Bahas Asap RI
KRISIS SURIAH
Arab Saudi Kirim Rudal Bantu Oposisi
BAJAK LAUT
Ancaman Beralih ke Afrika Barat
KEUANGAN EROPA
Spanyol Segera Bangkit
PENYADAPAN
Rusia Berang, Indonesia Masih Sabar
PROTES KEKERASAN
Demonstrasi Turki Makin Meluas
PENYADAPAN
Snowden: KTT G-20 Juga Diretas
KRIMINAL
Presiden Putin Dituduh Mencuri Cincin Berlian
SKANDAL
Menteri Korupsi, PM Ceko Mundur
SEMENANJUNG KOREA
Korut Usulkan Dialog dengan AS
PILPRES IRAN
Hassan Rouhani Ungguli Kandidat Konservatif
arsip  
Komunis Culik Tentara Filipina
Hong Kong Tolak Serahkan Snowden
Dialog Berdasarkan Hukum
AS Hukum Mati Pembunuh
Sekjen PBB Desak Rujuk Nasional Irak
Myanmar Kandangkan Pesawat China
arsip  
 
 
SKANDAL
Video Seks, Pejabat India Mundur


Rabu, 25 April 2012
NEW DELHI (Suara Karya): Abhishek Manu Singhvi, pemimpin Partai Kongres India mengundurkan diri, setelah sebuah video yang diunggah ke jaringan sosial menunjukkan dirinya melakukan hubungan seksual dengan seorang perempuan.

Singhvi, seorang pengacara top, mengatakan video itu palsu. Ia membantah laporan media bahwa ia telah menawarkan untuk membantu perempuan itu menjadi hakim.

Singhvi juga mengundurkan diri dari sebuah panel hukum yang sangat berpengaruh di parlemen. Pada panel itu ia adalah ketuanya.

Perkembangan tersebut merupakan pukulan terbaru terhadap Partai Kongres yang berkuasa. Partai itu tengah diselimuti isu perlambatan pertumbuhan ekonomi dan dugaan korupsi.

"Saya melakukan itu hanya demi mencegah kemungkinan gangguan terhadap parlemen terkait dengan CD yang beredar yang konon tentang saya," katanya tentang pengunduran dirinya dalam sebuah pernyataan sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.

"Secara khusus, sejumlah media cetak dan visual sedang menyebarkan kebohongan dengan melakukan pengulangan dan hanya berdasarkan desas-desus bahwa ada rujukan dalam CD tentang janji sebuah posisi. Tidak ada yang mendengar rujukan semacam itu dalam CD. Tidak ada karena memang itu tidak ada. Itu semata imajinasi, angan-angan, dan sensasionalisme."

Insiden tersebut tampaknya akan membuat gempar selama sesi pembahasan anggaran yang telah berjalan di parlemen, yang bersidang kembali pada Selasa.

Partai oposisi, Partai Janata Bharatiya, telah mengatakan akan mempertanyakan pengunduran diri Singhvi di parlemen. (Ant/Kardeni)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i