Rabu, 19 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Olahraga 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
SINGAPURA TERBUKA
Tommy Dapat Pelatihan Khusus
LINBOL
SFC Incar Runner-up
ISL
Persipura Harap Segera Kunci Gelar Juara
RADJA NAINGGOLAN
Sowan ke Roy Suryo Sebelum Latihan
PIALA KONFEDERASI
Nigeria Bantai Tahiti
6-1, Oduamadi Hattrick
PIALA KONFEDERASI
Italia Waspadai Kebangkitan Jepang
PENCAK SILAT
Indonesia Terjunkan 17 Pesilat
pada Pra-SEA Games Myanmar
LAYAR SEA GAMES
Tidak Dibela KOI,
Target Diturunkan
GOLF JUNIOR
Tirto dan Sindy
Juara Indonesia Open Junior
Linbol
Jacksen Ingin Persipura
Segera Juara ISL 2013
RADJA NAINGGOLAN
Lewat Sepak Bola Mengenal Tanah Leluhur
LA NYALLA MATTALITI
Persilakan 6 Exco yang Dipecat Cari Keadilan
arsip  
Rasmanudin Tantang Cooper
Spurs Unggul di Laga Kelima
Pelari Kenya Berjaya di Bali
Monfils Mundur dari Wimbledon
Spurs Ungguli Heat 2-1
Riau Juara Umum Perahu Naga Internasional
arsip  
Piala Konfederasi
Spanyol Tundukkan Uruguay 2-1
LIGA INGGRIS
Ada Mourinho, Hadirkan Drama dan Persaingan
LAGA PERSAHABATAN
Brasil Libas Prancis 3-0
LIGA ITALIA
Benitez Butuh Suasana Kondusif di Napoli
PIALA KONFEDERASI
Difavoritkan, Pemain Spanyol Kelelahan
LIGA CHAMPIONS
Hapus Kutukan, Bayern Muenchen Memang Gila
arsip  
Jakarta Menanti Kepastian ISG
Oleh: Gungde Ariwangsa*
Sulitnya Menjadi Tuan di Rumah Sendiri
Oleh: Markon Piliang
Untung Ada Hendra/Ahsan
Oleh: Gungde Ariwangsa
Indonesia Open Mengetuk
Peran Bapak Angkat
Oleh: Gungde Ariwangsa
Indonesia Open, Turnamen Bulutangkis
Dalam Bungkus Rokok
Oleh: Gungde Ariwangsa
Meredupnya Magnet Super
Bulutangkis Indonesia Terbuka
Oleh: Gungde Ariwangsa
arsip  
KALAH TELAK
Timnas U-23 Gantikan
Posisi Timnas Senior
arsip  
SEA GAMES
Prima Minta Cabang Olahraga
Fokus pada Atlet Emas
SEA GAMES
Biliar Incar Tiga Emas di Myanmar
SEA GAMES
Menpora Bersyukur, Senam Kecewa
SEA GAMES 2013
Kemenpora Targetkan 122 Emas
untuk Pertahankan Juara Umum
PERSIAPAN SEA GAMES
24 Cabang Daftarkan
Atlet ke Satlak Prima
ASIAN GAMES 2019
Indonesia Siap Ikuti Biding Tuan Rumah
arsip  
 
 
KEMENPORA
Harapkan Pembinaan Atlet Junior Diperkuat


Jumat, 27 April 2012
YOGYAKARTA (Suara Karya) : Atlet Prima Pratama yang kini sudah direkrut menjalani pelatnas untuk periode empat tahun ke depan harus benar-benar atlet pilihan. Mereka diharapkan menjadi penyambung mata rantai pembinaan atlet junior untuk menjadi atlet senior.

Demikian diungkapkan Deputi Bidang Pembinaan Prestasi Atlet Menpora Djoko Pekik Irianto saat tampil sebagai pembicara pada Rakornis Pelatih Prima Pratama di Yogyakarta, kemarin. Ia menegaskan, Satlak Prima Pratama pimpinan Surya Dharma mempunyai tiga pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan dalam masa kepengurusannya. Pertama, menyukseskan kontingen Indonesia menuju ASEAN School Games (ASG) di Surabaya, Juni 2012, Asia Youth Games (AYG) 2013, dan PON Remaja 2013.

"Melalui persiapan yang matang, saya optimis Prima Pratama mampu menurunkan atlet berprestasi puncak yang kini digodok dalam Pelatnas Prima Pratama. Dua multievent internasional memiliki jenjang yang bagus dalam melahirkan atlet berprestasi menuju Prima Utama dan Muda," ujar Djoko Pekik.

Djoko pekik melanjutkan, rangkaian event internasional yang akan diikuti atlet Prima Pratama itu bisa dimulai melalui rakornis di Yogyakarta. Karena melalui Rakornis, semua pelatih yang bertugas menempa atlet pratama memiliki satu visi dan misi dalam memajukan prestasi nasional hingga internasional.

Prima Pratama merupakan cikal-bakal pembinaan atlet nasional. Keberhasilan atlet nasional mempertahankan juara umum di SEA Games harus dimulai dari Prima Pratama dalam pembinaan atletnya. Begitu juga dalam memperbaiki peringkat di Asian Games.

"Untuk beberapa cabang tertentu, atlet Pratama juga sudah bisa diturunkan di ajang multievent, seperti SEA Games. Misalnya atlet renang, senam, dan wushu yang memang mereka sudah berprestasi pada usia muda," ucapnya.

Dikatakan, Satlak Prima Pratama serta Utama dan Muda merupakan program pemerintah. Dengan begitu, Prima Pratama tidak perlu canggung untuk bekerjasama dengan induk organisasi olahraga yang ada di bawah naungannya, seperti panahan, bola voli pantai, balap sepeda, dan wushu, serta cabang lainnya.

Untuk menguji prestasi atlet pratama, lanjut Djoko, intrumen kompetisi yang menjadi tolok ukur prestasi atlet remaja harus diikuti, seperti Popda, Popwil, Popnas, O2SN, dan Poppenas. Dari ajang tersebut bisa dilakukan evaluasi terhahadap prestasi atlet. (Markon Piliang)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i