Kamis, 20 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Nusantara 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
PEMBAKARAN LAHAN
Kabut Asap Kian Tebal Selimuti Riau
SBMPTN
808 Peserta Ujian Gugur
KABUPATEN INDRAMAYU
KPUD Proses 484 Caleg
KOTA YOGYAKARTA
Gelar Workshop Hemat Energi
PENERIMAAN MAHASISWA
Ratusan Peserta SBMPTN Tak Hadir
PELANGGARAN HUKUM
Polisi Tangkap para Penimbun BBM
PESERTA SBMPTN
Pakai Kartu Peserta Palsu,
Syerly Korban Penipuan
BALI
Wali Murid Laporkan
Guru Gelapkan Tabungan
KINERJA APARATUR
Gubernur Jabar Raih
Penghargaan dari Mendagri
PAPUA BARAT
Lampu Suar Tanjung Bokoi
Sudah Aktif Kembali
KESEHATAN
Semarang Rintis
Puskesmas Ramah Lansia
YOGYAKARTA
Keluarga Sakinah Benteng
Hadapi Godaan Duniawi
arsip  
 
 
KABUPATEN CIANJUR
Target PAD Tahun 2012
Rp 61 Miliar Bisa Terlampaui


Rabu, 2 Mei 2012
CIANJUR (Suara Karya): Kepala Dinas Perpajakan Daerah (Disperda) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Dadan Harmilan, menyatakan optimistis target pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2012 sebesar Rp 61.870.395.643 akan tercapai, bahkan bisa melebihi target.

Hal itu dikemukakan Dadan Harmilan ketika menjawab pertanyaan Suara Karya, Selasa (1/5), melalui telepon selulernya. "Kami optimistis, selain waktunya masih panjang, juga hingga akhir bulan April ini sudah masuk sekitar dua puluh delapan persen," ungkapnya.

Target PAD Kabupaten Cianjur tahun 2012 sebesar Rp 61.870.395.643 diperoleh masing-masing dari sektor pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar Rp 16.887.793.261, pajak daerah sebesar Rp 29.882.602. 382, dan biaya perolehan hak tanah dan bangunan (BPHTB) sebesar Rp 15.100.000.000.

Disebutkan, wilayah Cianjur bagian utara, meliputi wilayah Kecamatan Cipanas, Pacet, Cugenang, Cikalongkulon, dan Sukaresmi, merupakan penyumbang PAD terbesar dari sektor pajak daerah. Sebab, daerah itu merupakan kawasan wisata yang sangat potensial.

Dicontohkan, pada tahun 2011 saja kelima wlayah kecamatan itu menyumbang PAD dari sektor pajak daerah sebesar 67 persen atau sekitar Rp 8,3 miliar. Perinciannya, dari Kecamatan Cipanas Rp 4,9 miliar, Pacet Rp 2,3 miliar, Cikalongkulon Rp 522 juta, Cugenang Rp 344 juta, dan Sukaresmi Rp 184 juta.

"PAD terbesar lima wilayah kecamatan di Cianjur bagian utara tidak hanya dari sektor pajak daerah saja, tetapi juga dari sektor PBB yang pada tahun 2011 hampir mencapai 50 persen dari total target PBB Kabupaten Cianjur sebesar Rp 43 miliar," ujarnya.

Menurutnya, jika pendapatan dari lima wilayah kecamatan Cianjur bagian utara itu ditambah dengan sektor pajak penerangan jalan (PPJ) dan BPHTB, persentase pendapatannya lebih besar lagi. Kelima wilayah kecamatan itu sangat potensial bagi pendapatan daerah. (Man Suparman)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i