Rabu, 19 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Bisnis 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
PENAIKAN BBM SUBSIDI
Harga Obat Terkerek Naik
di Atas 10 Persen
CSR
BPD DIY Salurkan Rp 225 Juta
KENAIKAN HARGA BBM
Kepastian Berdampak Positif bagi IHSG
REKENING DANA NASABAH
KSEI Tunjuk BSM Sebagai Administrator
TAMBAHAN PEGAWAI
DJP Sampaikan Alasan Permintaan
PROPERTI
Intiland Kembangkan 15 Proyek Baru
INFRASTRUKTUR KA
Konstruksi Trans-Sulawesi Mulai 2014
LAYANAN DATA
Telkomsel Hadirkan Walk with Simpati
LISTING
SRIL Resmi Jadi Emiten BEI
OBLIGASI
PLN Tawar Kupon hingga 8,45 Persen
ASURANSI
Nasib Bumi Asih Jaya Diputuskan 2 Bulan Lagi
JELANG KEPUTUSAN BBM
Rupiah dan IHSG Menguat
arsip  
BNI Syariah Gelar Donor Darah
Prudential Luncurkan PRUacces
TOWR Stock Split
Kobexindo Bagi Dividen
PT TMS Ganti Dirut
Pendapatan Jasa QNB Kesawan
arsip  
PASCA LEBARAN
Arus Balik dari Solo Mulai Meningkat
arsip  
 
 
LAYANAN PENERBANGAN
APH Bangun Hotel Dekat Bandara


Jumat, 4 Mei 2012
JAKARTA (Suara Karya): PT Angkasa Pura Hotel (APH) memastikan pendapatan dari bisnis perhotelan, baik di dekat Bandara Juanda-Surabaya maupun Bandara Hasanuddin-Makassar, masing-masing bisa mencapai Rp 15 miliar per bulan.

Rencananya, hotel milik anak usaha PT Angkasa Pura (AP) I ini dioperasikan pada November 2012. Artinya, bertepatan dengan musim liburan, di mana jumlah penumpang dan wisatawan bisa meningkat dua kali lipat dari biasanya. Hotel APH akan dikelola oleh Accor Group dalam lima tahun ke depan.

Direktur Utama APH Widodo Marmer mengatakan, hotel yang dibangun APH berstandar internasional atau seperti hotel yang dikelola Accor Group lainnya.

"Hotel berstandar internasional ini juga dipersiapkan untuk transit para penumpang dan calon penumpang yang mengalami penundaan penerbangan. Selain itu juga untuk awak pesawat, seperti pilot dan pramugari," kata Widodo di Jakarta, Kamis (3/5), usai menandatangani kontrak kerja sama dengan President Director Accor Asia Pacific-Indonesia (AAP-Indonesia) Gerard Guilouid.

Menurut dia, hotel yang dibangun masing-masing senilai Rp 35 miliar ini akan dipromosikan ke seluruh maskapai penerbangan, baik nasional maupun asing. Selain bisa dimanfaatkan oleh awak penerbangan, juga untuk penumpang. Kehadiran hotel milik APH di sejumlah bandara dipastikan tidak akan mematikan hotel transit lain yang sudah ada di sekitar bandara. Ini dikarenakan pangsa pasarnya berbeda, termasuk juga tarif. Tarif kamar hotel akan ditentukan oleh Accor Group yang tentunya disesuaikan dengan pasar.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama AP I Tommy Soetomo mengatakan, ekspansi ke bisnis perhotelan merupakan salah satu terobosan perusahaan. Diharapkan hotel-hotel milik APH bisa terus berkembang. Apalagi sasaran pasarnya jelas dan cukup menjanjikan.

"Pasarnya sudah ada. Kita juga punya lahan yang dimanfaatkan saja dengan dibangun hotel. Saya optimis APH mampu terus mengembangkan bisnis dan memberikan kontribusi signifikan untuk perusahaan induk," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Komersial AP I Robert Walone menjelaskan, ekspansi ke bisnis perhotelan sudah dirancang sejak dua tahun lalu. Pemilihan Accor sebagai mitra bisnis terkait pengalaman dalam mengelola hotel di dunia.

"Hotel yang dibangun masih di lingkungan bandara, sehingga tidak jauh dari terminal di bandara. Hotel APH di Bandara Ngurah Rai-Bali bahkan akan diresmikan pada Juli 2012 ini," katanya. (Syamsuri S)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i