Selasa, 18 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Nusantara 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
KESEHATAN
Semarang Rintis
Puskesmas Ramah Lansia
YOGYAKARTA
Keluarga Sakinah Benteng
Hadapi Godaan Duniawi
PESTA KULINER
TBY Kembalikan Khitah Pasar Kangen Jogja
HUT KE-46
Pemkab Sorong Fokus
Bangun Jalan AIMAS
KILAS METROPOLITAN
Caleg Golkar Indramayu Memenuhi Syarat
PAPUA BARAT
Keselamatan Pelayaran
Tanggungjawab Bersama
PAPUA
Massa Bakar Markas
dan Asrama Polres
TANAH LOT
Forum Pemred Saksikan Pengolahan Sampah
JAWA TENGAH
Polisi Mabuk Tembak
Satpam hingga Tewas
KOTA YOGYAKARTA
Pesta Rakyat di Alun-alun
Keraton Berlangsung Meriah
PERCEPATAN PEMBANGUNAN SUMUT
Kemenko Kesra Gelontorkan
Bantuan Rp 548,8 Miliar
PULAU TERPENCIL
Pemberdayaan Masyarakat
Jadi Perhatian Pemerintah
arsip  
 
 
WISATA PANTAI
Kepala Terbentur Boat,
Remaja Australia Tewas


Sabtu, 5 Mei 2012
DENPASAR (Suara Karya): Jack Francis Mc Cabe (16), remaja Australia, tewas saat menikmati liburannya dengan menyelam atau snorkling bersama keluarganya di Kristal Bay, Pantai Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Korban meninggal pada Kamis (3/5) saat berwisata menyelam bersama orangtuanya di perairan itu.

Petugas medis Puskesmas Nusa Penida II bernama Yoga menjelaskan, sebelum remaja dari Negeri Kanguru itu meregang nyawa, korban awalnya menyelam 30 menit dan sempat beristirahat di pantai.

Kemudian, korban kembali melanjutkan aktivitas berwisata di dalam air setelah meminta izin kepada orangtuanya. Korban sempat terlihat beberapa kali muncul di permukaan. Tak lama berselang, korban menyelam lagi. Namun nahas, kepala korban terbentur boat yang melaju di perairan itu.

"Korban sempat memberi tanda minta pertolongan. Ayah korban berusaha memberikan napas buatan dan segera melarikan korban ke Puskesmas Nusa Penida. Namun, korban meninggal dalam perjalanan ke puskesmas. Jasad korban akhirnya dibawa ke kamar jenazah RSUP Sanglah, Denpasar," kata Yoga saat ditanya wartawan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, Jumat.

Sementara itu, Kepala Bagian SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr IB Putu Alit mengatakan, berdasarkan pemeriksaan luar, kondisi jenazah remaja Ausie dengan nomor paspor N5090408 itu terdapat luka-luka ringan di bagian wajah, keluar busa dari hidung dan mulut.

"Jenazah korban tiba di Sanglah pada Kamis (3/5) pukul 17.00 WITA. Dugaan sementara, korban diduga mati lemas karena pelebaran pembuluh darah, bercak pendarahan di paru-paru," kata Putu Alit.

Meski begitu, sampai sekarang tim medis RSUP Sanglah belum mengetahui penyebab pasti kematian remaja dari Negeri Kanguru yang menginap di Hotel Kumara Legian, Kuta, tersebut. Sebab, hingga kini masih menunggu persetujuan dari pihak keluarga untuk proses autopsi. (Ant/Dwi Putro AA)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i