WASHINGTON--Akibat penerapan pajak yang terlalu tinggi, banyak warga negara kaya Amerika Serikat yang memilih untuk melepas kewarganegaraannya dan lebih memilih untuk menjadi warga negara lain. Tindakan ini dilakukan sehubungan dengan makin maraknya aksi pemberantasan soal penghindaran pajak di AS. Warga AS, di mana saja dia tinggal, sepanjang dia warga AS tetap harus dibebani pajak oleh negara asalnya. Di sisi lain, warga AS juga wajib membayar pajak di negara dia tinggal. Dengan kata lain, warga AS bisa terkena pajak dua kali. Andy Sundberg, Sekretaris Overseas American Academy, di Geneva, Swiss, mengatakan, 1.780 warga AS telah melepas kewarganegaraan tahun lalu. Tindakan ini terus meningkat sejak 2008.
>Kebakaran Bar, 9 Tewas
BUSAN--Kebakaran yang melalap bar karaoke di Busan, Korea Selatan, menurut polisi, telah mengakibatkan sedikitnya sembilan orang yang berada di bar tersebut tewas. Sejumlah media lokal mengatakan, tiga di antara mereka yang tewas itu merupakan warga Sri Lanka. Laporan juga menyebutkan kebakaran itu mengakibatkan dua puluh lima orang mengalami luka bakar saat berupaya keluar dari lokasi kebakaran. Sejumlah saksi mata mengatakan, mereka sempat mendengar ledakan keras sebelum akhirnya asap memenuhi ruangan bar tersebut. Polisi mengatakan mereka masih menyelidiki kebakaran. "Petugas pemadam kebakaran sejauh ini masih percaya bahwa penyebab kebakaran berasal dari hubungan pendek arus listrik yang berada di dalam bar," kata juru bicara kepolisian setempat.
Pulau Reklamasi Singapura Kebakaran
SINGAPURA--Kebakaran besar terlihat di sebuah pulau reklamasi di timur laut Singapura, dekat Changi. Laporan awal dari saksi mata menyebutkan lokasi kebakaran ada di pulau Tekong, sedangkan Singapore Civil Defence Force (SCDF) menyebut kebakaran terjadi di antara pulau utama Singapura dan pulau Tekong. Kebakaran dilaporkan terjadi sejak pukul 14.15 siang ini dan saat ini masih berlangsung. Seorang jubir SCDF menuturkan, orang yang berada di pulau yang tidak terhubung dengan Singapura daratan, hanyalah para pekerja reklamasi. Petugas saat ini berada dalam kondisi 'waspada dan standby' di Changi Village Terminal. Penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui. Pernyataan resmi akan dirilis segera.
12 Tewas, Kebakaran Pabrik Kimia
BANGKOK--Ledakan besar terjadi di sebuah pabrik kimia di sebelah selatan Thailand. Ledakan itu menewaskan 12 orang dan mencederai 100 orang lainnya. Seperti diberitakan AFP. Kementarian Kesehatan Thailand mengatakan ledakan pabrik itu juga memuntahkan asap beracun ke udara. Ratusan penduduk dievakuasi setelah kebakaran itu. Pabrik Kimia tersebut terletak di Provinsi Rayong, Thailand. Asap hitam pekat pun membumbung ke atas langit. Petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi terus mencoba memadamkan kobaran api dan pejabat kesehatan terus memantau kualitas udara karena dikhawatirkan asap beracun mungkin masih merembes ke udara. "Dokter mengatakan 12 tewas, tapi kita hanya bisa mengkonfirmasi 10 sejauh ini," kata pejabat kepolisian Map Ta Phut, Letnan Kolonel Charoen Vititkornkul.
Hari Ini, Bulan Penuh
SUVA--Bulan purnama penuh diperkirakan muncul dalam arti kata "benar-benar penuh" pada Senin malam, sehingga menimbulkan arus pasang sangat tinggi di Pasifik termasuk di Fiji, demikian laporan media di Suva. Menurut laporan tersebut, rakyat Fiji yang tinggal di dekat daerah dataran rendah telah diperingatkan agar ekstra hati-hati pada Senin dan Selasa, saat arus pasifik memperlihatkan purnama penuh mengakibatkan air pasang yang sangat tinggi pada saat itu. Sesungguhnya itu adalah super purnama, 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dibandingkan dengan purnama penuh lain tahun ini, kata laporan tersebut.
Palestina Tuntut Pembebasan Lahan
JERUSALEM--Ratusan warga Palestina di Tepi Barat dan Jerusalem timur menyelenggarakan demonstrasi menuntut pembebasan tahanan Palestina di penjara Israel, banyak dari mereka saat ini melakukan mogok makan. Di Ramallah, sekitar 500 warga Palestina mengambil bagian dalam rapat umum yang diselenggarakan oleh kelompok Hamas, kata seorang koresponden. Rapat umum seperti itu adalah pertama kalinya dilakukan dalam dua tahun sejak di kota Tepi Barat yang dikuasai Fatah yang memungkinkan saingan Faksi Palestina untuk mengadakan demonstrasi. Di Jerusalem timur, 300 warga Palestina berbaris dari gerbang Kota Lama untuk bergabung dengan Palang Merah, membawa potret tahanan dan mengibarkan bendera Palestina di kantor pengacara negara Israel. (Ant/AP/Kentos)