Rabu, 19 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Internasional 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
PROTES TURKI
Pemerintah Ancam Gerakan Militer
PENCEMARAN LINGKUNGAN
ASEAN Gelar Pertemuan
Mendadak Bahas Asap RI
KRISIS SURIAH
Arab Saudi Kirim Rudal Bantu Oposisi
BAJAK LAUT
Ancaman Beralih ke Afrika Barat
KEUANGAN EROPA
Spanyol Segera Bangkit
PENYADAPAN
Rusia Berang, Indonesia Masih Sabar
PROTES KEKERASAN
Demonstrasi Turki Makin Meluas
PENYADAPAN
Snowden: KTT G-20 Juga Diretas
KRIMINAL
Presiden Putin Dituduh Mencuri Cincin Berlian
SKANDAL
Menteri Korupsi, PM Ceko Mundur
SEMENANJUNG KOREA
Korut Usulkan Dialog dengan AS
PILPRES IRAN
Hassan Rouhani Ungguli Kandidat Konservatif
arsip  
Komunis Culik Tentara Filipina
Hong Kong Tolak Serahkan Snowden
Dialog Berdasarkan Hukum
AS Hukum Mati Pembunuh
Sekjen PBB Desak Rujuk Nasional Irak
Myanmar Kandangkan Pesawat China
arsip  
 
 
TERORISME
Clinton: Zawahiri Ada di Pakistan


Selasa, 8 Mei 2012
ISLAMABAD (Suara Karya): Menjelang kunjungannya ke Pakistan, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton mengeluarkan pernyataan mengejutkan yang menyebut, pimpinan Al Qaeda saat ini Ayman Al-Zawahri berada di Pakistan. Namun tudingan itu dibantah oleh Pemerintah Pakistan.

"Al Qaeda adalah musuh bersama Pakistan dan AS. Bila memang ada informasi mengenai keberadaan Zawahri di Pakistan, maka kami akan membagikan informasi itu," kata Menteri Luar Negeri Hina Rabanni Khar, seperti dikutip The News, Senin (7/5).

Sebelum menjadi nomor satu dalam rantai kepemimpinan Al Qaeda, Ayman Al-Zawahri adalah wakil Osama bin Laden. Setelah Osama meninggal, Zawahri diserahi jabatan tertinggi di Al Qaeda. Dia dianggap AS sebagai tokoh yang menanamkan ideologi kepada anggota Al Qaeda. Zawahri yang dikenal sebagai Abu Muhammad dalam lingkungan dalam Al Qaeda, diketahui memiliki hubungan kurang harmonis dengan Osama bin Laden.

Hillary mengatakan bahwa AS dan sekutunya ingin melumpuhkan jaringan Al Qaeda dan itu sudah menunjukkan kemajuan dengan tewasnya Osama bin Laden. Namun dia menyayangkan sikap Pakistan yang justru melindungi beberapa pemimpin organisasi teroris itu.

"Ada beberapa pemimpin (Al Qaeda) yang masih buron. Zawahri yang mewarisi kekuasaan dari Osama bin Laden, saya yakin berada di Pakistan," ujar Cliton saat berada di India, Senin (7/5).

Selain Zawahri, Clinton juga menyatakan akan memberikan tekanan kepada Pakistan untuk menangkap pendiri Laskhar e Taiba (LET), Hafiz Said yang dianggap sebagai otak teror Mumbai 2008 lalu. Sebelumnya, AS menawarkan hadiah uang 10 juta dolar AS untuk setiap informasi yang mengarah kepada penangkapan Hafiz Said.

Said saat ini diketahui hidup bebas di Pakistan dan dianggap sebagai otak dari serangan yang menewaskan 166 jiwa di Mumbai, India. "Saya sadar Pakistan belum mengambil tindakan apapun terhadapnya (Said). Kami akan terus mendorongnya untuk melakukan penangkapan," tegas Clinton.

Hingga saat ini, 3 dari 5 militan yang paling dicari AS diyakini berada di Pakistan, termasuk pemimpin Taliban Afganistan, Mullah Omar. Tetapi, di saat bersamaan, Clinton menghargai pengorbanan Pakistan, yang dianggapnya sebagai korban ulah kekerasan pihak ekstrimis. (AP/Adi)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i