Tim DPD dan Komnas HAM Bertemu TKI
Rabu, 9 Mei 2012
KUALA LUMPUR -Tim DPD bersama Komnas HAM bertemu dan berdialog dengan sejumlah TKI yang bekerja di berbagai sektor terutama perkebunan kelapa sawit di Negara Bagian Perak Malaysia, Selasa (8/5) malam.
Tim delegasi DPD dipimpin senator dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang juga Ketua Panitia Akuntabilitas Publik (PAP) DPD Farouk Muhammad. Dialog juga dihadiri Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim dan anggota Komnas HAM Ridha Saleh.Selain itu juga hadir anggota DPD Parlindungan Purba (Sumut) dan Ketua Komite III DPD Hardi Selamat Hood (Riau).
Atase Ketenagakerjaan KBRI Kuala Lumpur Agus Triyanto dan Zani Murnia dari Protokoler KBRI serta sejumlah staf KBRI juga mendampingi dalam dialog itu. Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Kuala Lumpur Mulya Wirana mengemukakan, tidak mudah menghapus TKI ilegal di Malaysia karena ada pihak yang justru menginginkan mempekerjakan TKI ilegal untuk menghindari pajak.Karena tidak gampang menangani TKI ilegal dan hal menambah kompleksitas persoalan tenaga kerja Indonesia di negara itu. (Ant)
DPR Sumbang Motor untuk Penyuluh
JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR Mohammad Jafar Hafsah menyerahkan bantuan sepeda motor kepada penyuluh pertanian lapangan di Kabupaten Bulukumba, Selawesi Selatan, Selasa (8/5). "Bantuan sepeda motor ini untuk memudahkan kerja para penyuluh pertanian lapangan dalam melaksanakan tugasnya yakni mendampingi para petani meningkatkan hasil panen," kata Muhammad Jafar Hafsah melalui siaran persnya.
Kunjungan Mohammad Jafar Hafsah ke Bulukumba, merupakan bagian dari rangkaian kunjungan perja perorangan ke daerah pemilihannya di Sulawesi Selatan II meliputi Kabupaten Bulukumba, Sinjai, Bone, Wajo, Soppeng, Parepare, Barru, Pangkep, dan Maros, pada 8-12 Mei 2012. Menurut dia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah mencanangkan peningkatan produksi beras secara bertahap guna mewujudkan swasembada beras pada 2014. (Feber S)
PKS Matangkan Bakal Capres
SUMENEP - Partai Keadilan Sejahtera masih mematangkan penetapan bakal calon presiden (capres) 2014, karena memerlukan pengkajian yang mendalam. "Saat ini, sejumlah partai politik memang sudah menggadang-gadang figur tertentu sebagai bakal capres. Namun, untuk sementara, PKS belum pada posisi itu. Kami tidak ingin tergesa-gesa," kata Kabid Kehumasan DPP PKS Mardani Ali Sera di Sumenep, Jawa Timur, Selasa (8/5).
Mardani berada di Sumenep, Madura, dalam rangka konsolidasi internal sekaligus menghadiri kegiatan yang digagas DPD PKS setempat. "Memang ada sejumlah nama, baik kader maupun bukan kader, yang dinilai layak guna diusung sebagai bakal capres. Namun, semuanya masih tahap dalam pengkajian. Itu butuh kajian yang mendalam supaya sesuai dengan harapan rakyat Indonesia," ujarnya.
PKS, tutur dia, ingin mencari bakal capres yang memiliki jiwa kepemimpinan kuat dan berani dalam mengambil keputusan. "Saat ini, kami melalui tim pengkaji masih menginventarisasi figur ideal yang diinginkan rakyat Indonesia sebagai pemimpin," ucapnya. (Ant)
|
|