Kamis, 20 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
kilas politik 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
PDIP Siapkan Pengganti Taufiq Kiemas
Penandaan Surat Suara Akan Disederhanakan
Keterwakilan Perempuan Alami Kemajuan
PKPI Keberatan Laporkan Dana Kampanye
Pilgub Maluku Habiskan Rp 95 Miliar
KIP Aceh Plenokan
Kuota Caleg 120 Persen
Indonesia Rawan Disintegrasi
Indonesia Rawan Disintegrasi
Soekarno Penggali Pertama Pancasila
DPR Protes Kriminalisasi
di UKIP Papua
Calon DPR Asal Aceh Dites Mengaji
Lemhannas Latih 1.200 Caleg
Soal Wawasan Kebangsaan
arsip  
BILATERAL
Marty Diundang ke Myanmar
KASUS BUPATI ACENG
Putusan Pemakzulan
Tak Bisa Di-PTUN-kan
REGIONAL
Presiden Hadiri KTT D8
Paris, Kota Tak Ramah bagi Turis
MALAYSIA
DPR Minta Pemerintah
Selidiki Tewasnya 4 TKI
KUNJUNGAN DIPLOMASI
Hillary Puji RI Selesaikan Rohingya
arsip  
DOKTER PTT
Visi Indonesia Sehat Jangan Cuma Mimpi
Endang Agustini Syarwan Hamid
Pekerja Sosial
Ali Wongso
Penyambung Lidah Buruh
Soemarsono
Penyeimbang
Syamsul Mu'arif
Politisi Segala Zaman
Firman Subagyo
Perjuangkan UKM
arsip  
PDIP Siapkan Pengganti Taufiq Kiemas
Penandaan Surat Suara Akan Disederhanakan
Keterwakilan Perempuan Alami Kemajuan
PKPI Keberatan Laporkan Dana Kampanye
Pilgub Maluku Habiskan Rp 95 Miliar
KIP Aceh Plenokan
Kuota Caleg 120 Persen
arsip  
 
 
Tim DPD dan Komnas HAM Bertemu TKI


Rabu, 9 Mei 2012
KUALA LUMPUR -Tim DPD bersama Komnas HAM bertemu dan berdialog dengan sejumlah TKI yang bekerja di berbagai sektor terutama perkebunan kelapa sawit di Negara Bagian Perak Malaysia, Selasa (8/5) malam.

Tim delegasi DPD dipimpin senator dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang juga Ketua Panitia Akuntabilitas Publik (PAP) DPD Farouk Muhammad. Dialog juga dihadiri Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim dan anggota Komnas HAM Ridha Saleh.Selain itu juga hadir anggota DPD Parlindungan Purba (Sumut) dan Ketua Komite III DPD Hardi Selamat Hood (Riau).

Atase Ketenagakerjaan KBRI Kuala Lumpur Agus Triyanto dan Zani Murnia dari Protokoler KBRI serta sejumlah staf KBRI juga mendampingi dalam dialog itu. Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Kuala Lumpur Mulya Wirana mengemukakan, tidak mudah menghapus TKI ilegal di Malaysia karena ada pihak yang justru menginginkan mempekerjakan TKI ilegal untuk menghindari pajak.Karena tidak gampang menangani TKI ilegal dan hal menambah kompleksitas persoalan tenaga kerja Indonesia di negara itu. (Ant)


DPR Sumbang Motor untuk Penyuluh

JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR Mohammad Jafar Hafsah menyerahkan bantuan sepeda motor kepada penyuluh pertanian lapangan di Kabupaten Bulukumba, Selawesi Selatan, Selasa (8/5). "Bantuan sepeda motor ini untuk memudahkan kerja para penyuluh pertanian lapangan dalam melaksanakan tugasnya yakni mendampingi para petani meningkatkan hasil panen," kata Muhammad Jafar Hafsah melalui siaran persnya.

Kunjungan Mohammad Jafar Hafsah ke Bulukumba, merupakan bagian dari rangkaian kunjungan perja perorangan ke daerah pemilihannya di Sulawesi Selatan II meliputi Kabupaten Bulukumba, Sinjai, Bone, Wajo, Soppeng, Parepare, Barru, Pangkep, dan Maros, pada 8-12 Mei 2012. Menurut dia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah mencanangkan peningkatan produksi beras secara bertahap guna mewujudkan swasembada beras pada 2014. (Feber S)


PKS Matangkan Bakal Capres

SUMENEP - Partai Keadilan Sejahtera masih mematangkan penetapan bakal calon presiden (capres) 2014, karena memerlukan pengkajian yang mendalam. "Saat ini, sejumlah partai politik memang sudah menggadang-gadang figur tertentu sebagai bakal capres. Namun, untuk sementara, PKS belum pada posisi itu. Kami tidak ingin tergesa-gesa," kata Kabid Kehumasan DPP PKS Mardani Ali Sera di Sumenep, Jawa Timur, Selasa (8/5).

Mardani berada di Sumenep, Madura, dalam rangka konsolidasi internal sekaligus menghadiri kegiatan yang digagas DPD PKS setempat. "Memang ada sejumlah nama, baik kader maupun bukan kader, yang dinilai layak guna diusung sebagai bakal capres. Namun, semuanya masih tahap dalam pengkajian. Itu butuh kajian yang mendalam supaya sesuai dengan harapan rakyat Indonesia," ujarnya.

PKS, tutur dia, ingin mencari bakal capres yang memiliki jiwa kepemimpinan kuat dan berani dalam mengambil keputusan. "Saat ini, kami melalui tim pengkaji masih menginventarisasi figur ideal yang diinginkan rakyat Indonesia sebagai pemimpin," ucapnya. (Ant)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i