Selasa, 18 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Nusantara 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
PESTA KULINER
TBY Kembalikan Khitah Pasar Kangen Jogja
HUT KE-46
Pemkab Sorong Fokus
Bangun Jalan AIMAS
KILAS METROPOLITAN
Caleg Golkar Indramayu Memenuhi Syarat
PAPUA BARAT
Keselamatan Pelayaran
Tanggungjawab Bersama
PAPUA
Massa Bakar Markas
dan Asrama Polres
TANAH LOT
Forum Pemred Saksikan Pengolahan Sampah
JAWA TENGAH
Polisi Mabuk Tembak
Satpam hingga Tewas
KOTA YOGYAKARTA
Pesta Rakyat di Alun-alun
Keraton Berlangsung Meriah
PERCEPATAN PEMBANGUNAN SUMUT
Kemenko Kesra Gelontorkan
Bantuan Rp 548,8 Miliar
PULAU TERPENCIL
Pemberdayaan Masyarakat
Jadi Perhatian Pemerintah
MANAJEMEN PERUBAHAN
Pemkot Yogyakarta Gelar
Bimtek Reformasi Birokrasi
The Internasional Homestay Promotional Fair 2013
and ASEAN Workshop on Cultural Heritage Tourism

Menjadikan Homestay Sebagai
Magnet Pariwisata Dunia
arsip  
 
 
SUMATERA BARAT
Kios Bensin Meledak,
1 Tewas dan 60 Orang Luka


Rabu, 9 Mei 2012
BUKITTINGGI (Suara Karya): Kios bensin yang banyak tersebar hingga wilayah permukiman di seluruh penjuru Tanah Air berpotensi menimbulkan bencana.

Setidaknya bisa dilihat dari kasus meledaknya sebuah kios bensin di kawasan Padang Datar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, yang menewaskan 1 orang dan membuat 60 orang menderita luka bakar, bahkan membuat satu mobil pemadam kebakaran terbakar.

Peristiwa meledaknya kios bensin milik Azwir Mangkuto (41) itu terjadi pada Senin malam. Pihak Polresta Tanah Datar telah mengamankan pemilik kios bensin terkait dengan terbakarnya kios itu.

Kapolres Tanah Datar AKBP Teguh Trisasongko saat dikonfirmasi melalui telepon dari Padang, Selasa, mengutarakan, petugas mengamankan pemilik kios itu untuk dimintai keterangan terkait dengan peristiwa terbakarnya kios pertamini (pedagang BBM eceran).

"Kita tidak menahan pemilik kios bensin. Penyidik Reskrim Polres Tanah Datar hanya meminta keterangan saja terkait peristiwa itu," katanya.

Dia mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin (7/5) sekitar pukul 18.00 WIB itu berawal ketika salah seorang anak pemilik kios bensin itu bermain lilin di lokasi kejadian.

"Pemilik kios saat itu sedang mengisi bahan bakar, datang anaknya bermain lilin, akhirnya menyambar kios bensin itu," katanya.

Beberapa menit setelah kejadian, datang mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Tanah Datar ke lokasi terjadinya kebakaran itu untuk memadamkan api.

Ketika petugas menyemprotkan air ke dalam kios yang terbakar, bensin menyembur ke luar dan mengenai mobil pemadam kebakaran. Saat itulah api menyambar. Akhirnya mobil pemadam kebakaran serta kios eceran premium itu meledak.

Puluhan warga sekitar yang menyaksikan proses pemadaman api juga terkena sambaran api dan menderita luka bakar sehingga dilarikan ke rumah sakit. "Warga yang menyaksikan kejadian terbakarnya kios bensin ikut tersambar api," kata Teguh Trisasongko.

Dia mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi peristiwa kebakaran itu.

"Petugas mengamankan beberapa barang bukti berupa satu unit mobil pemadam kebakaran dengan nomor polisi BA 9601 EF, drum, serta barang bukti lain di lokasi kejadian," katanya.

Menurutnya, selain kios bensir terbakar, satu unit rumah juga hangus dilalap si jago merah, serta satu unit mobil damkar milik Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

"Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan serta pengembangan terkait peristiwa terbakarnya kios bensir itu," kata dia.

Dia menambahkan, dalam peristiwa itu 60 orang warga mengalami luka bakar dan satu orang meninggal dunia atas nama Riswandi (37). Korban meninggal di RSUD Batusangkar, Senin (7/5) malam, sekitar pukul 23.45 WIB. Dokter RSUD Batusangkar Ardian Amri menyebutkan, korban meninggal akibat menderita luka bakar lebih dari 75 persen, kekurangan cairan tubuh, dan sulit bernapas.

Banyaknya korban kebakaran karena saat upaya pemadaman banyak warga yang menonton. Puluhan orang akhirnya menderita luka bakar akibat ledakan kios dan mobil pemadam kebakaran itu.

Korban luka bakar itu menjalani perawatan di rumah sakit Bukittinggi, Padangpanjang, serta Kota Padang. "Kita belum bisa menghitung berapa nilai kerugian material dalam peristiwa kebakaran itu," kata Teguh Trisasongko. (Ant/Dwi Putro AA)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i