Rabu, 19 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Politik 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
KONFLIK PARTAI
Tifatul: Fraksi PKS Membangkang
DANA PARTAI
Jangan Disubsidi Penuh APBN
INDUSTRI PERTAHANAN
PNG Minati Alutsista RI
VARIA TNI
Lanud SH Peringati Isra Miraj
KUNJUNGAN KE CHINA (5)
Toleransi Agama di Negeri Komunis
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Mendagri: Kepala Daerah
Harus Patuhi Program BLSM
REFORMASI BIROKRASI
DPD Kaji Efektivitas Kepemimpinan Lokal
PASCAPILGUB JATENG
Anggaran Pelantikan Rp 1 Miliar
FASILITAS PEMILIH
Permudah Akses Penyandang Cacat
RAPBN-P 2013
Harga BBM Subsidi Jadi Naik
DINAMIKA KOALISI
PKS Ingin Ciptakan Kesan Dizalimi
ASET NEGARA
Eksekusi Tanah Milik Kemenag Lancar
arsip  
BILATERAL
Marty Diundang ke Myanmar
KASUS BUPATI ACENG
Putusan Pemakzulan
Tak Bisa Di-PTUN-kan
REGIONAL
Presiden Hadiri KTT D8
Paris, Kota Tak Ramah bagi Turis
MALAYSIA
DPR Minta Pemerintah
Selidiki Tewasnya 4 TKI
KUNJUNGAN DIPLOMASI
Hillary Puji RI Selesaikan Rohingya
arsip  
DOKTER PTT
Visi Indonesia Sehat Jangan Cuma Mimpi
Endang Agustini Syarwan Hamid
Pekerja Sosial
Ali Wongso
Penyambung Lidah Buruh
Soemarsono
Penyeimbang
Syamsul Mu'arif
Politisi Segala Zaman
Firman Subagyo
Perjuangkan UKM
arsip  
PDIP Siapkan Pengganti Taufiq Kiemas
Penandaan Surat Suara Akan Disederhanakan
Keterwakilan Perempuan Alami Kemajuan
PKPI Keberatan Laporkan Dana Kampanye
Pilgub Maluku Habiskan Rp 95 Miliar
KIP Aceh Plenokan
Kuota Caleg 120 Persen
arsip  
 
 
KASUS HAMBALANG
Demokrat Desak KPK Objektif


Jumat, 11 Mei 2012
JAKARTA (Suara Karya): Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memproses kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan pusat olahraga Hambalang secara jernih dan objektif.

"Saat ini nama Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbingrum, disebut-sebut terkait pada kasus dugaan korupsi proyek Hambalang," kata Hayono Isman usai diskusi Dialektika: Dramaturgi Korupsi Ala Angie dan Wa Ode, di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Kamis (10/5).

Pembicara lain pada diskusi tersebut adalah, Sekretaris Fraksi PAN DPR Teguh Juwarno, dan kuasa hukum Angelina Sondkah Teuku Nasrullah.

Menurut Hayono, Partai Demokrat meminta agar KPK segera memperjelas status Anas Urbaningrum sehingga tidak mengombang-ambingkan nasib seseorang.

"Anas Urbaningrum meskipun disebut-sebut terkait pada kasus dugaan korupsi proyek Hambalang belum tentu bersalah. Kita menghormatinya," katanya.

Ia menegaskan, Partai Demokrat menghargai proses hukum yang dilakukan KPK yang meminta keterangan pada kader Partai Demokrat.

Meski hal ini merugikan citra Partai Demokrat, menurut Hayono, tapi Partai Demokrat tetap sabar mengikuti proses hukum yang dilakukan KPK.

"Kita harapkan KPK memprosesnya secara jernih dan objektif, tidak terpengaruh pada kepentingan politik manapun," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Hayono juga menyatakan mengapresiasi kerja KPK dalam pemberantasan korupsi.

Menurut dia, praktik korupsi di Indonesia sudah terjadi hampir di seluruh lapisan sehingga diperlulan lembaga yang memiliki kewenangan besar seperti KPK untuk melakukan pemberantasan. (Kartoyo DS/Ant/Rully)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i