KASUS HAMBALANG Demokrat Desak KPK Objektif
Jumat, 11 Mei 2012
JAKARTA (Suara Karya): Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memproses kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan pusat olahraga Hambalang secara jernih dan objektif.
"Saat ini nama Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbingrum, disebut-sebut terkait pada kasus dugaan korupsi proyek Hambalang," kata Hayono Isman usai diskusi Dialektika: Dramaturgi Korupsi Ala Angie dan Wa Ode, di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Kamis (10/5).
Pembicara lain pada diskusi tersebut adalah, Sekretaris Fraksi PAN DPR Teguh Juwarno, dan kuasa hukum Angelina Sondkah Teuku Nasrullah.
Menurut Hayono, Partai Demokrat meminta agar KPK segera memperjelas status Anas Urbaningrum sehingga tidak mengombang-ambingkan nasib seseorang.
"Anas Urbaningrum meskipun disebut-sebut terkait pada kasus dugaan korupsi proyek Hambalang belum tentu bersalah. Kita menghormatinya," katanya.
Ia menegaskan, Partai Demokrat menghargai proses hukum yang dilakukan KPK yang meminta keterangan pada kader Partai Demokrat.
Meski hal ini merugikan citra Partai Demokrat, menurut Hayono, tapi Partai Demokrat tetap sabar mengikuti proses hukum yang dilakukan KPK.
"Kita harapkan KPK memprosesnya secara jernih dan objektif, tidak terpengaruh pada kepentingan politik manapun," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Hayono juga menyatakan mengapresiasi kerja KPK dalam pemberantasan korupsi.
Menurut dia, praktik korupsi di Indonesia sudah terjadi hampir di seluruh lapisan sehingga diperlulan lembaga yang memiliki kewenangan besar seperti KPK untuk melakukan pemberantasan. (Kartoyo DS/Ant/Rully)
|
|