Selasa, 18 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Olahraga 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
Linbol
Jacksen Ingin Persipura
Segera Juara ISL 2013
RADJA NAINGGOLAN
Lewat Sepak Bola Mengenal Tanah Leluhur
LA NYALLA MATTALITI
Persilakan 6 Exco yang Dipecat Cari Keadilan
PSSI
Kongres Lancar, Joko Driyono Terpilih Sekjen
TAEKWONDO
Tim UTI Pro Diperkuat 300 Taekwondoin Pilihan
WAGUB DKI
Jadikan Porprov Ajang
Pencarian Atlet PON
OTOMOTIF
Rifat Tercepat di Seri 3
Kejurnas Offroad Subang
PEREBUTAN GELAR IBO
Daud Yordan Matangkan Persiapan Hadapi Brizuela
BULUTANGKIS INDONESIA TERBUKA
Ahsan/Hendra Selamatkan Muka Indonesia
LINBOL
Santana Kritik Klopp
LEGENDA
Kedatangan Maradona Ditunda Hingga Akhir Juni
KONGRES PSSI
Nasib Enam Exco Terhukum
Bakal Diputuskan
arsip  
Spurs Unggul di Laga Kelima
Pelari Kenya Berjaya di Bali
Monfils Mundur dari Wimbledon
Spurs Ungguli Heat 2-1
Riau Juara Umum Perahu Naga Internasional
Heat Samakan Kedudukan
arsip  
Piala Konfederasi
Spanyol Tundukkan Uruguay 2-1
LIGA INGGRIS
Ada Mourinho, Hadirkan Drama dan Persaingan
LAGA PERSAHABATAN
Brasil Libas Prancis 3-0
LIGA ITALIA
Benitez Butuh Suasana Kondusif di Napoli
PIALA KONFEDERASI
Difavoritkan, Pemain Spanyol Kelelahan
LIGA CHAMPIONS
Hapus Kutukan, Bayern Muenchen Memang Gila
arsip  
Sulitnya Menjadi Tuan di Rumah Sendiri
Oleh: Markon Piliang
Untung Ada Hendra/Ahsan
Oleh: Gungde Ariwangsa
Indonesia Open Mengetuk
Peran Bapak Angkat
Oleh: Gungde Ariwangsa
Indonesia Open, Turnamen Bulutangkis
Dalam Bungkus Rokok
Oleh: Gungde Ariwangsa
Meredupnya Magnet Super
Bulutangkis Indonesia Terbuka
Oleh: Gungde Ariwangsa
Peran SKO, PPLP, dan
PPLPD Harus Dimaksimalkan
Oleh: Azhari
arsip  
KALAH TELAK
Timnas U-23 Gantikan
Posisi Timnas Senior
arsip  
SEA GAMES
Prima Minta Cabang Olahraga
Fokus pada Atlet Emas
SEA GAMES
Biliar Incar Tiga Emas di Myanmar
SEA GAMES
Menpora Bersyukur, Senam Kecewa
SEA GAMES 2013
Kemenpora Targetkan 122 Emas
untuk Pertahankan Juara Umum
PERSIAPAN SEA GAMES
24 Cabang Daftarkan
Atlet ke Satlak Prima
ASIAN GAMES 2019
Indonesia Siap Ikuti Biding Tuan Rumah
arsip  
 
 
CATUR
Juara Asia, Irene Kharisma Cetak Sejarah


Senin, 14 Mei 2012
JAKARTA (Suara Karya): Pecatur putri terbaik Indonesia, GMW Irene Kharisma Sukandar, di luar dugaan akhirnya mampu menjuarai Asian Continental Chess Championship yang digelar di Ho Chi Minh City, Vietnam, 5-13 Mei. Irene mencetak sejarah sebagai pecatur putri Indonesia pertama yang menjadi juara Asia.

Di babak kesembilan atau terakhir, Irene menang atas pecatur India, Eesha Karavade. Gelar juara bagi Irene dipastikan setelah pesaing terdekatnya, yang juga pecatur India, Mary Ann Gomez, kalah dari pecatur China, Tan Zhongyi.

Dengan kemenangan pada babak kesembilan, Irene meraih 7 poin, sementara Mary Ann hanya mampu meraih 6,5 poin. Kemenangan Irene ini sebenarnya di luar dugaan. Irene sama sekali tak diunggulkan dalam kejuaraan ini. Prestasi terbaik pecatur berusia 20 tahun ini di Asian Continental Chess Championship juga hanya peringkat keempat.

Gelar juara Irene serta-merta membuat seluruh tim dan ofisial Indonesia terharu. Apalagi di bagian putra, pada kategori open standard chess, pecatur terbaik Indonesia, Susanto Megaranto, gagal memenuhi target untuk bisa menembus lima besar kejuaraan tersebut.

Prestasi yang ditorehkan Irene langsung disambut gembira Wakil Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto. Menurutnya, Irene memang memiliki potensi, dan ia telah mampu menyabet gelar juara Asia yang persaingannya di Asia cukup ketat. Lawan-lawan terberat level Asia, di antaranya dari China, India, dan Iran, telah bisa diatasi.

"Ini merupakan sejarah, karena belum ada pecatur putri Indonesia yang prestasinya setinggi ini. Ini pertama kali kita sabet juara Asia catur dari putri," ujar Utut saat dihubungi Suara Karya, Minggu (13/5).

Meski bangga, namun Utut juga memberi catatan kepada Irene agar tidak besar kepala dan cepat puas. Ia mengatakan, Irene masih harus terus mengasah kemampuan dan mentalnya. "Karena dia masih labil. Terkadang kalau diberi beban untuk menang, justru ia malah kalah, meski lawan yang dihadapinya bukan unggulan. Ini berkaitan dengan mental bertanding," ujar Utut.

Di kejuaraan Asia kemarin memang Irene tidak dibebani harus juara, karena itu ia mampu bermain lepas. "Terbukti ia bermain bagus dan juara. Jadi, jika di SEA Games, misalnya dia kalah, itu karena faktor beban mental," kata Utut.

Sementara itu, seperti rilis yang diterima Suara Karya, kemenangan pecatur putri terbaik Indonesia, Irene Kharisma Sukandar, diikuti oleh dua orang juniornya, Medina Warda Aulia dan Yemi Jelsen.

Medina yang baru berusia 14 tahun menang atas pecatur tuan rumah Women Grand Master Hoang Thi Bao Tram, sementara Yemi menang atas pecatur asal Kirgistan, Nuriza Otorbaeva.

Bagi Medina, kemenangan ini juga terasa istimewa, karena Hong Thi selain menyandang gelar Women Grand Master, juga merupakan pernah menjuarai Asian Continental Chess Championship. Medina merupakan pecatur putri usia belia yang sedang diproyeksikan mendapatkan gelar Women Grand Master dalam tahun ini.

Hanya sayang, Medina yang ditargetkan meraih norma gelar di kejuaraan ini gagal mendapatkannya. Sepanjang kejuaraan, Medina sebenarnya menghadapi enam pecatur bergelar internasional, di antaranya dua pecatur bergelar Women International Master, tiga pecatur bergelar Women Grand Master, dan satu bergelar International Master.

Sementara dibutuhkan tujuh pecatur yang menyandang gelar internasional untuk bisa memenuhi kualifikasi mendapatkan norma Women Grand Master.

Hasil lainnya di babak kesembilan, pecatur putri Chelsie Monica Sihita hanya mampu meraih hasil imbang dengan pecatur tuan rumah Pham Thi Thu Hoai. Hasil yang sama diraih oleh Dewi AA Citra, yang juga bermain remis dengan pecatur Mongolia, Enkhtuul Altanulzii, sedangkan Virda Rizka Aulia kalah dari pecatur Vietnam, Ton Nu Hong An. (Syamsudin W)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i