Senin, 20 Mei 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Liga Eropa 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
LIGA ITALIA
Tevez Merapat ke Juventus
BURSA PEMAIN
Santos Tolak Tawaran Barca untuk Neymar
MARIO BALOTELLI
Tak Kaget Dengar Mancini Dipecat
LIGA INGGRIS
Chelsea Tak Puas Raih Liga Eropa
LIGA INGGRIS
Tekuk Reading, City Finis Runner-up
BUNDESLIGA
Pelatih Bayern, Heynckes Ingin Pensiun
LIGA INGGRIS
City Akhirnya Pecat Mancini
LIGA SPANYOL
Messi Terancam Absen
di Sisa Musim
LIGA INGGRIS
Sir Alex Terharu di Pesta Perpisahan
LIGA SPANYOL
Barca Juara, Hadiah Ultah Iniesta
PIALA FA
Momen Bersejarah bagi Wigan
PIALA FA
City Diminta Waspadai Wigan
arsip  
ISG III Sebaiknya Ditunda
Spurs ke Final Wilayah
Langkah Bulls Terhenti
Pacers Kalahkan Knicks
Grizzlies Ungguli Thunder
Warriors Imbangi Spurs
arsip  
LIGA ITALIA
Tevez Merapat ke Juventus
BURSA PEMAIN
Santos Tolak Tawaran Barca untuk Neymar
MARIO BALOTELLI
Tak Kaget Dengar Mancini Dipecat
LIGA INGGRIS
Chelsea Tak Puas Raih Liga Eropa
LIGA INGGRIS
Tekuk Reading, City Finis Runner-up
BUNDESLIGA
Pelatih Bayern, Heynckes Ingin Pensiun
arsip  
Pengering Rambut Setan Merah
Oleh: Gungde Ariwangsa
Sir Alex Ferguson
Oleh: Gungde Ariwangsa
Perang KONI Lawan KOI
Menguak Tabir Kegelapan
Oleh: Gungde Ariwangsa
Menanti Gerak Cepat dan
Gebrakan Menpora Baru (2)
Oleh: Gungde Ariwangsa
Menanti Gerak Cepat dan
Gebrakan Menpora Baru (1)
Oleh: Gungde Ariwangsa
Bila Cipayung Tak Lagi
Jadi Impian
Oleh: Markon Piliang *
arsip  
KALAH TELAK
Timnas U-23 Gantikan
Posisi Timnas Senior
arsip  
SEA GAMES
Prima Minta Cabang Olahraga
Fokus pada Atlet Emas
SEA GAMES
Biliar Incar Tiga Emas di Myanmar
SEA GAMES
Menpora Bersyukur, Senam Kecewa
SEA GAMES 2013
Kemenpora Targetkan 122 Emas
untuk Pertahankan Juara Umum
PERSIAPAN SEA GAMES
24 Cabang Daftarkan
Atlet ke Satlak Prima
ASIAN GAMES 2019
Indonesia Siap Ikuti Biding Tuan Rumah
arsip  
 
 
FINAL LIGA CHAMPIONS
Antara Beban dan Motivasi Bayern


Jumat, 18 Mei 2012
MUNICH (Suara Karya): Liga Champions memberi kesempatan Bayern Munich untuk menghindar dari musim tanpa gelar.

Hal itu niscaya bisa menjadi beban, meski kenyataan bahwa Bayern akan bermain di kandang sendiri sudah mengubahnya menjadi motivasi.

Bayern gagal merebut gelar juara Bundesliga dari Borussia Dortmund musim ini. Untuk kali kedua beruntun, Dortmund pun berhasil menjuarai Bundesliga.

Dortmund kembali jadi penghalang Bayern dalam meraih titel Piala Jerman. Di ajang tersebut, Bayern menyerah 2-5 dari Dortmund di partai puncak.

Dengan demikian, satu-satunya peluang Bayern menyudahi musim dengan gelar musim ini tinggal tersisa di kancah Liga Champions. Kini giliran Chelsea yang menghadang.

"Kami tidak terlalu membebani diri kami sendiri karena itu adalah sebuah laga kandang, kami mesti menggunakannya untuk keuntungan kami sendiri," tegas kiper Bayern Manuel Neuer di situs FIFA.

Final Liga Champions kali ini memang akan dihelat di Allianz Arena yang merupakan markas Bayern. Faktor itulah yang disebut Neuer sudah membuat timnya akan tampil dengan motivasi tinggi.

"Kami akan menghuni hotel yang sama seperti laga kandang biasa, kami menempati ruang ganti kami sendiri, kami memiliki semua hal yang membuat kami nyaman dan kami mesti memaksimalkannya," ujarnya.

"Kemudian kami juga akan didukung penuh para suporter. Kami harus memaksimalkan keuntungan itu. Kami sudah tidak sabar lagi, ini adalah partai terpenting musim ini dan kami tahu laga itu kian dekat. Ini adalah titel terbesar yang bisa Anda menangi dalam sepakbola level klub," seru kiper Jerman tersebut. Sementara itu di pihak Chelsea, di final Liga Champions empat tahun lalu Didier Drogba gagal mengantar Chelsea jadi juara. Tahun ini, saat The Blues kembali masuk partai puncak, laga menghadapi Bayern Munich akan dijadikan penebusan. Drogba bukan saja gagal menjadikan Chelsea juara Liga Champions di final musim 2007/2008. Saat The Blues akhirnya tunduk oleh Manchester United melalui adu penalti, striker asal Pantai Gading itu sudah tidak ada di lapangan karena dapat kartu merah di menit 116.

Setelah empat tahun berlalu, Drogba mengaku masih belum bisa melupakan apa ang terjadi Luzhniki Stadium. Karenanya, saat bisa kembali menjejak laga puncak Liga Champions, dia bertekad menjadikan laga akhir pekan ini jadi penebusan atas apa yang terjadi sebelumnya.

"Setelah di Moskow, kami berpikir akan masuk ke final di tahun berikutnya. Tapi ini Liga Champions, sangat sulit mencapai final dan kami sangat pantas berada di sini tahun ini. Tidak baik membicarakan masa lalu karena kami akan punya momen hebat di sini. Saya akan mencoba memastikan itu buat rekan-rekan saya, ini akan jadi sesuatu yang hebat," sahut Drogba di Guardian.

Drogba hampir dipastikan akan jadi starter dalam laga final, Minggu (21/5) mendatang. Dalam enam pertandingan terakhir bersama 'Si Biru', striker 34 tahun itu berhasil mencetak tiga gol. Hebatnya lagi, gol-gol tersebut datang di laga krusial yakni saat menang 1-0 atas Barcelona di Stamford Bridge dan menang 2-1 atas Liverpool di final Piala FA.

"Saya sudah menjalani banyak (pertandingan penting) bersama Chelsea, tapi yang satu ini akan menjadi spesial karena ini merupakan kali kedua kami lolos ke final Liga Champions. Kami akan melakukan apapun untuk bisa berada di sana dan kami siap bermain menghadapi tim Jerman ini," tuntas dia. (Syamsudin W)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i