Kamis, 20 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Hiburan 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
SENGGANG
Aelke Mariska
Dulu Benci, Sekarang Suka
Avril Lavigne
Ingin Nikah Spektakuler
JELANG RAMADHAN
Gigi dan Bimbo
Rilis Single Religi
Terry Putri
Bukan Maniak Sepatu
Noah Band
Melangkah ke Film
Katon Bagaskara
Butuh 3 Bulan Recovery
SENGGANG
Alika
Belajar Buat Lagu
Maudy Koesnaedi
Akting Total demi Soekarno
Festival Film Bandung 2013
Film 5 Cm Boyong Gelar Terpuji
Masayu Anastasia
Suka Diprotes Anak
Juju Masunah
Aktifkan Taman Budaya Sumbar
Steven Spielberg
Industri Film Akan Krisis
arsip  
INFO SELEBRITIS
Luna Maya
Beralih ke Lain Hati
arsip  
Indra Herlambang
Sedikit Sekali
Artis Kita Go International
MUSIK
Kotak Jual Prestasi, Bukan Gosip
Lagu "Bengawan Solo"
Klaim Belanda Akhirnya Terbantahkan
Aryo Wahab
Pusatkan Perhatian ke Musik
Bukan Empat Mata
Dapat Teguran Keras
Tere dan Inggrid
Tanam Pohon di Gunung Walat
arsip  
Salam dari Desa
diTVRI pukul 13.00
Warung Cantik
diTVRI pukul 20.00
Salam dari Desa
di TVRI pukul 13.00
Indahnya Syair dan Dakwah
di TVRI pukul 16.00
Warung Cantik
di TVRI pukul 20.00
Kuis Tak Tik Boom
di RCTI pukul 14.15
arsip  
Musik
NOAH Berkejaran dengan Waktu
Mencetak Rekor MURI
MUSIK
Konser Matta di Rembang Ricuh
ALBUM
Aditya Pamer Kualitas di I'm Yours
Kla Project
Gelar Konser untuk Bencana
MUSIK
UGM Jazz 2009
Dimeriahkan Barry Likumahua
Gara-gara Rokok
Konser Anggun Diprotes
Komnas Perlindungan Anak
arsip  
Triesna Wacik
Toilet Bandara Juanda Terbersih
Samuel Indratma
Mengolah Rongsokan Jadi Karya Seni
Ursula Andress
INFO SELEBRITIS
Hillary Duff
Ditolak Masuk Apartemen
Info Selebritis
Syaharani
Tekuni Seni Peran
arsip  
ATRAKSI BUDAYA
JJC Meriahkan Ultah Yogyakarta
SENI RUPA
Pameran Nostalgia Poster Film
hingga Mesin Singer
Seni Rupa
Pameran Seni Cetak
di Edwins Gallery
Sejarah Perjuangan
Nina Akbar Tandjung
Dirikan Museum Samanhudi
PAMERAN
Ella Menjaring Angin di Museum Nasional
100 Tahun Kebangkitan Nasional
Yogyakarta Gelar
Pesta Budaya Nusantara
arsip  
SENGGANG
Donita
Takut Badan Gemuk
Justin Bieber
Tumbangkan Lady GaGa
Oppie Kumis
Merasa Muda Bersama Istri Ketiga
Sora Aoi
Ketagihan Main Film di Indonesia
Nia Dinata
Sibuk Menulis Arisan 2
Rumors
arsip  
 
 
Harapan Para Artis
Semoga TMII Jadi
"Warisan Budaya Tak Benda"


Kamis, 24 Mei 2012
Setelah lama dikenal sebagai salah satu pusat pertunjukan hiburan berbasiskan seni budaya, para artis akhirnya mendoakan agar Taman Mini Indonesia Indah (TMII) berhasil ditetapkan UNESCO sebagai salah satu warisan budaya bukan benda.

Usulan menjadikan TMII sebagai warisan budaya bukan benda sudah diajukan Indonesia tahun lalu. Ikut didaftarkan juga agar menjadi warisan budaya bukan benda tahun lalu, tas noken dari Papua dan tiga jenis tarian Bali.

Pembahasan apakah ketiga aset seni budaya itu berhasil menjadi warisan budaya bukan benda akan dilakukan tahun ini. "Karena itu, saya pribadi mendoakan agar TMII berhasil jadi warisan budaya tak benda," ujar Djaduk Ferianto, artis berkarakter dari Yogyakarta.

Djaduk yang sudah sering menampilkan beragam pertunjukan hiburan di TMII mengaku banyak tahu sejarah perjalanan TMII. "Sejak dihangun hingga sekarang berusia 37 tahun, TMII satu-satunya pusat kebudayaan Indonesia. Di lokasi inilah beragam bentuk hiburan bisa dilihat masyarakat luas. TMII sekarang juga makin menarik menjadi pusat hiburan yang mencerdaskan karena terus bertambahnya museum serta taman yang muatan pendidikannya sangat dominan," kata Djaduk.

Christine Hakim, artis papan atas Indonesia yang juga Duta UNESCO, mendoakan TMII bisa menjadi warisan budaya bukan benda. Christine mengaku sudah mengelilingi sejumlah negara yang memiliki warisan budaya bukan benda. TMII sendiri, menurut bintang film Eat Pray Love ini, punya banyak keunggulan sehingga sangat pantas ditetapkan sebagai warisan budaya bukan benda. Jumlah pengunjung yang datang setiap tahun ke TMII juga terus membeludak. Ragam pertunjukan yang diketengahkan pun makin variatif. Namun, secara keseluruhan, bentuk pertunjukan itu sarat dengan muatan pendidikan mengenai seni dan budaya.

"Saya juga mendukung TMII menjadi warisan budaya tak benda. Semua alasan yang diajukan dalam persyaratan menjadi warisan budaya tak benda sudah dimiliki lebih dari cukup oleh Taman Mini. Jadi, mari kita doakan agar TMII menjadi warisan budaya tak benda," ujar Maudy Koesnaedy, artis yang juga pecinta budaya.

Ketika diminta komentarnya terkait dengan ada upaya sekelompok orang di Indonesia yang ingin menggantikan Taman Mini dengan tenun ikat dari Sumba, NTT, sebagai warisan budaya bukan benda, para artis pun mengaku heran dan protes. "Siapa orangnya? TMII kan sudah lebih dulu didaftarkan. TMII juga punya banyak keunggulan dibanding tenun sumba itu," ujar Tb Deddy Gumelar, anggota Komisi X DPR yang juga dikenal sebagai komedian.

Pendaftaran tenun ikat sumba sebagai warisan budaya bukan benda ke UNESCO memang mengundang tanda tanya besar. Pasalnya, ada pihak yang bersemangat menggantikan posisi TMII, tarian dari Bali dan tas rajutan noken dengan tenun ikat sumba.

Diduga, prioritas tenun ikat dari Sumba menggusur TMII, tari bali, dan noken lebih karena nuansa politis. Sebab, sosok yang gigih memperjuangkan ialah Oke Hatta Rajasa, Ketua Cita Tenun Indonesia. Oke adalah istri Menko Perekonomian Hatta Rajasa yang bukan lain besan Presiden SBY.

Ditanya tentang keterkaitan Oke dan pihak Istana terkait pendaftaran tenun itu, Wamendikbud Wiendu Nuryanti membantahnya. "Nggak ada kaitannya. Semua data yang masuk kita lihat. TMII dan tarian Bali sudah masuk, tapi tenun ikat sumba ini ancaman kepunahannya lebih tinggi, sehingga harus cepat diperjuangkan," kata Wamendikbud di Jakarta bulan lalu.

Pertimbangan lain, menurut Wamendikbud Wiendu Nuryanti, sehingga tenun ikat harus diutamakan, karena TMII belum terlalu mendesak dijadikan warisan budaya bukan benda. Noken dari Papua dan tarian dari Bali masih memerlukan banyak persyaratan baru. TMII, karena lokasinya di Jakarta, juga dinilai jauh dari ancaman kepunahan. "Beda dengan tenun ikat, jauh dari Ibu Kota. Kalau tidak kunjung ditetapkan jadi warisan budaya, ancaman kepunahannya tinggi," kata Wiendu Nuryani.

Karena itu, pemerintah merencanakan mengusulkan tenun ikat sumba sebagai warisan budaya bukan benda ke UNESCO pada tahun 2013. Tapi, para artis mengaku, alasan Wamendikbud terlalu mengada-ada dan sangat memaksakan tenun ikat, lalu manafikan tari bali, noken bahkan TMII. (Ami Herman)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i