| |  | | | | WEF Suu Kyi: Dunia Harus Bantu Myanmar
Sabtu, 2 Juni 2012
BANGKOK (Suara Karya): Tokoh demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi menyerukan agar dunia internasional membantu negerinya yang tengah berbenah.
Berbicara di World Economic Forum (WEF) di Bangkok, Suu Kyi menekankan hal terpenting bagi Myanmar adalah ketersediaan lapangan kerja dan pelatihan bagi warga muda negeri itu.
"Saya berdiri di sini bukan untuk memberi tahu Anda soal apa yang harus dilakukan, tapi saya ingin katakan," kata Suu Kyi dalam pidato besar pertamanya di luar negeri dalam 20 tahun terakhir.
Dia mendesak para investor untuk segera masuk ke Myanmar agar menciptakan peningkatan taraf hidup bagi warga Burma. "Kami tak ingin investasi justru membawa ketidakadilan dan memberi keistimewaan bagi mereka yang sudah mendapatkannya. Yang kami inginkan adalah pekerjaan," tambah Suu Kyi.
Suu Kyi menambahkan, pelatihan keterampilan kerja adalah sebuah kunci utama bagi warga Myanmar untuk mendapatkan pekerjaan yang diciptakan para investor.
"Terdapat kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan dasar. Kami lebih membutuhkan pelatihan dasar ketimbang pendidikan tinggi," ujarnya.
Saat ini, pemerintah sipil Myanmar yang didukung militer telah melakukan serangkaian reformasi untuk membuka negeri yang selama ini sangat tertutup.
Kondisi negeri itu kini juga lebih bebas untuk gerakan oposisi, bahkan Partai NLD pimpinan Aung San Suu Kyi yang selama ini dilarang bisa mengikuti pemilihan umum belum lama ini.
Kemenangan NLD dalam pemilu, membuat Suu Kyi dan tokoh-tokoh oposisi lain kini duduk di parlemen Myanmar. Bahkan Suu Kyi kini bisa lebih aktif berperan baik di dalam dan di luar negeri setelah dalam 20 tahun terakhir menghabiskan banyak waktunya sebagai tahanan rumah. (Ant/Adi)
|
| |
|
|