Rabu, 22 Mei 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Hiburan 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
SENGGANG
Revalina S Temat
Duta Lingkungan Hidup
SENGGANG
Audi Marissa
Menolak Tawaran ke Paris
Happy Salma
Ikut Festival Cannes
Musik
Didukung Polisi, Slank
Sukses Konser 5 Kota
Christina Aguilera
Mungkin Kembali ke "The Voice"
Katon Bagaskara
Terpeleset di Panggung Konser
Sammy Simorangkir
Pesona Tak Memudar
SENGGANG
Tika Bravani
Bangga Jadi "Ibu Negara"
Emma Watson
Bintang Cannes
Televisi
ANTV Terus Gali Masukan
Ratu Rissa
Menggebrak Dangdut
Epy Kusnendar
Sembuh Dari Tumor Otak
arsip  
INFO SELEBRITIS
Luna Maya
Beralih ke Lain Hati
arsip  
Indra Herlambang
Sedikit Sekali
Artis Kita Go International
MUSIK
Kotak Jual Prestasi, Bukan Gosip
Lagu "Bengawan Solo"
Klaim Belanda Akhirnya Terbantahkan
Aryo Wahab
Pusatkan Perhatian ke Musik
Bukan Empat Mata
Dapat Teguran Keras
Tere dan Inggrid
Tanam Pohon di Gunung Walat
arsip  
Silet
di RCTI pukul 11.00
TV Pendidikan
di TVRI pukul 14.00
Status Selebritis
SCTV pukul 14.30
Salam dari Desa
di TVRI pukul 11.00
Rangking I
diTrans TV pukul 0.30
Si Doel Anak Sekolahan III
di RCTI pukul 07.30
arsip  
Musik
NOAH Berkejaran dengan Waktu
Mencetak Rekor MURI
MUSIK
Konser Matta di Rembang Ricuh
ALBUM
Aditya Pamer Kualitas di I'm Yours
Kla Project
Gelar Konser untuk Bencana
MUSIK
UGM Jazz 2009
Dimeriahkan Barry Likumahua
Gara-gara Rokok
Konser Anggun Diprotes
Komnas Perlindungan Anak
arsip  
Triesna Wacik
Toilet Bandara Juanda Terbersih
Samuel Indratma
Mengolah Rongsokan Jadi Karya Seni
Ursula Andress
INFO SELEBRITIS
Hillary Duff
Ditolak Masuk Apartemen
Info Selebritis
Syaharani
Tekuni Seni Peran
arsip  
ATRAKSI BUDAYA
JJC Meriahkan Ultah Yogyakarta
SENI RUPA
Pameran Nostalgia Poster Film
hingga Mesin Singer
Seni Rupa
Pameran Seni Cetak
di Edwins Gallery
Sejarah Perjuangan
Nina Akbar Tandjung
Dirikan Museum Samanhudi
PAMERAN
Ella Menjaring Angin di Museum Nasional
100 Tahun Kebangkitan Nasional
Yogyakarta Gelar
Pesta Budaya Nusantara
arsip  
SENGGANG
Donita
Takut Badan Gemuk
Justin Bieber
Tumbangkan Lady GaGa
Oppie Kumis
Merasa Muda Bersama Istri Ketiga
Sora Aoi
Ketagihan Main Film di Indonesia
Nia Dinata
Sibuk Menulis Arisan 2
Rumors
arsip  
 
 
Epy Kusnendar
Berkat Jeng Ana,
Bisa Berakting Lagi


Senin, 4 Juni 2012
Aktor komedi dan pantomim Epy Kusnendar kini bisa tersenyum dan berakting lagi. Dia juga mengucapkan kata syukur alhamdulillah berkali-kali setelah lolos dari maut berkat pertolongan Allah yang diberikan melalui Jeng Ana. "Tanpa bantuan Allah yang diberikan melalui Jeng Ana, mustahil saya bisa begini. Soalnya, saya sudah divonis mati dalam tempo empat bulan oleh para dokter yang memastikan saya kena tumor otak," ujar Epy Kusnendar kepada masyarakat pemirsa TVOne, Kamis lalu.

Seusai tampil menjadi bintang tamu di acara Coffee Break bersama Ratu Herbal Jeng Ana di Studio TVOne, Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis lalu, bintang film Suami-Suami Takut Istri ini juga menuturkan, dirinya divonis dokter kena tumor otak akibat jatuh yang menyebabkan kepalanya membentur benda tumpul.

Musibah itu menyebabkan Epy sering mendadak kehilangan kontrol, lalu pingsan. Parahnya lagi, jika sedang mengemudi kendaraan di jalan padat lalu lintas, kepala Epy kerap mendadak pusing. "Sampai suatu saat, dalam keadaan tidak sadarkan diri, istri melarikan saya ke rumah sakit terdekat. Setelah dirawat dan diopname beberapa hari, barulah para dokter menegaskan saya kena tumor otak. Untuk penyembuhan, kepala saya harus dioperasi. Biayanya sangat besar. Saya pusing memikirkan biaya itu karena sumber kehidupan saya hanyalah honor main film," ujar Epy memelas.

Karena tidak sanggup menanggung biaya operasi yang sangat besar, maka Epy memutuskan kabur dari rumah sakit itu. Lalu? "Saya minta dilarikan ke Klinik Herbal Jeng Ana di Jalan Kalibata Timur 1 No 47, Jakarta Selatan. Saya mendengar banyak hal tentang Klinik Herbal Jeng Ana semasih di rumah sakit. Teman-teman artis yang pernah ditolong Jeng Ana yang mengabari saya. Alhamdulillah, ternyata saya cocok dengan pengobatan Jeng Ana. Hanya dalam tempo 20 hari saya dirawat, penderitaan saya berkurang drastis. Semuanya berkat herbal yang saya konsumsi setiap hari," ujar komedian ini.

Dan, yang membuat Epy tidak mungkin melupakan jasa Jeng Ana, dia kabur dari rumah sakit yang merawatnya karena para dokter ahli yang menanganinya sudah memvonisnya akan mati, jika dalam empat bulan ke depan tumor otaknya tidak segera diangkat. "Nyatanya, sekarang sudah lebih empat bulan, saya masih diberi umur panjang oleh Allah. Bahkan, kini sudah bisa senyum lagi. Bisa jualan akting lagi. Tapi, saya terus mengonsumsi herbal dari Jeng Ana. Saya juga diberi bahan minuman sarang semut yang saya konsumsi sampai sekarang," ujar Epy.

Menurut Jeng Ana, tumor otak yang diderita aktor kelahiran Garut, 1 Mei 1964, ini akibat darah beku yang mengendap lama di kepala setelah jatuh tempo hari. Agar bisa normal kembali, Epy diobati dengan beragam bentuk ramuan herbal. Tidak cuma itu, kebiasaan Epy minum teh dan kopi di setiap waktu senggangnya diganti dengan minuman dari ramuan sarang semut. "Alhamdulillah, karena Epy semangat ingin sembuh dan disiplin mengonsumsi herbal, dia kini sudah bisa aktif lagi. Bahkan menurut cerita istrinya, Epy bisa nyetir lagi meski tidak sesering dulu," ujar Jeng Ana.

Dengan keberhasilan menolong Epy dari ancaman maut akibat tumor otak, reputasi Jeng Ana di kalangan artis sudah tidak diragukan lagi. Sebelumnya Jeng Ana juga pernah menolong artis komedian Rini S Bonbon. Artis itu, akibat serangan diabetes melitus stadium akhir, telah divonis dokter harus diamputasi sebelah kakinya yang membusuk. Karena takut diamputasi, Rini kabur dari rumah sakit dan langsung meminta bantuan Jeng Ana. Setelah diberi ramuan herbal selama beberapa hari, Rini pun sembuh tanpa harus kehilangan sebelah kaki.

Artis lain yang rajin berobat ke Klinik Herbal Jeng Ana cukup banyak. Presenter dan penyanyi Ratna Listy, misalnya, menjadikan herbal dari Klinik Herbal Jeng Ana sebagai ramuan perawat kecantikannya. Menurut Jeng Ana, pengobatan dengan metode herbal sangat minim menimbulkan efek samping. Biaya pengobatannya juga sangat terjangkau. Tidak mengherankan jika akhirnya banyak warga masyarakat di Jabodetabek mengandalkan pengobatan herbal dari Klinik Herbal Jeng Ana yang ada di Jakarta, Bali, Bandung, Tangerang, dan Pekanbaru. (Ami Herman)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i