Kilas Ekonomi Respons Tambahan Kuota BBM Bersubsidi
Jumat, 8 Juni 2012
SEMARANG (Suara Karya): Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah Teguh Dwi Paryono mengakui, hingga kini usulan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium untuk Jawa Tengah belum direspons. Tambahan kuota sementara ini baru dialokasikan untuk Kalimantan. "Untuk Jawa Tengah belum ada jawaban dari pusat," katanya di Semarang, kemarin.
Dia berharap, pemerintah pusat dan DPR bisa mencari jalan keluar guna memenuhi permintaan tambahan kuota premium dari Pemprov Jatneg. Sebelumnya, Pemprov Jateng mengajukan tambahan kuota sekitar 665.000 kiloliter premium ke PT Pertamina (Perseo) melalui pemerintah. (Pudyo Saptono)
Operator Migas Bidik Potensi Jateng
SEMARANG (Suara Karya): Pemprov Jawa Tengah (Jateng) terus mendukung rencana eksplorasi minyak dan gas (migas) demi menarik investasi serta menciptakan lapangan pekerjaan. Apalagi beberapa perusahaan mulai mengincar potensi kandungan minyak yang tersebar di berbagai wilayah di Jateng. Gubernur Jateng Bibit Waluyo mengatakan, pengembangan eksplorasi migas juga akan meningkatkan pendapatan asli daerah. "Kalau ada daerah yang potensi kandungan migasnya tinggi, tentunya bisa menguntungkan semua pihak," ucapnya, kemarin.
Menurut dia, apabila aktivitas proyek sektor migas bisa berjalan mulus, maka Pemprov Jateng bakal turut serta melalui perusahaan daerah (perusda). Bahkan, tidak hanya di sektor hulu, tetapi juga hingga ke hilir. Sejumlah daerah yang sudah dibidik, antara lain Pati, Grobogan, dan Blora. (Pudyo S)
|
|