Minggu, 19 Mei 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Politik 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
PEMILU 2014
Caleg Artis Bisa Tak Dikenal Pemilih
KESEJAHTERAAN RAKYAT
ARB: Pendidikan 12 Tahun Harus Gratis
CALON ANGGOTA LEGISLATIF
Posisi Susno Digantikan Anaknya
STABILITAS NASIONAL
TNI Antisipatif Gangguan Keamanan
15 TAHUN REFORMASI
Sistem Politik Serba-Transaksional
REKAM JEJAK
Parpol Wajib Publikasikan Caleg
PENAIKAN HARGA BBM
Program Kompensasi
Cuma Untungkan Demokrat
15 TAHUN REFORMASI
Elite Abaikan Etika Politik
LIBERALISASI
Kebebasan Demokrasi
Indonesia Menuju "Bunuh Diri"
VARIA TNI
Penerbang F-5 Tiger Latihan Scramble
PELAYANAN HAJI
Kemenag Raih Penghargaan FutureGov
UJI MATERI
Farhat Ngotot Gugat UU Pilpres
arsip  
BILATERAL
Marty Diundang ke Myanmar
KASUS BUPATI ACENG
Putusan Pemakzulan
Tak Bisa Di-PTUN-kan
REGIONAL
Presiden Hadiri KTT D8
Paris, Kota Tak Ramah bagi Turis
MALAYSIA
DPR Minta Pemerintah
Selidiki Tewasnya 4 TKI
KUNJUNGAN DIPLOMASI
Hillary Puji RI Selesaikan Rohingya
arsip  
DOKTER PTT
Visi Indonesia Sehat Jangan Cuma Mimpi
Endang Agustini Syarwan Hamid
Pekerja Sosial
Ali Wongso
Penyambung Lidah Buruh
Soemarsono
Penyeimbang
Syamsul Mu'arif
Politisi Segala Zaman
Firman Subagyo
Perjuangkan UKM
arsip  
DPD Rekomendasikan Tiga Nama Anggota BPK
KPU Tetapkan Enam Cagub-Cawagub Malut
RI-Turki Kerja Sama Modifikasi Tank
Sultan: RI Perlu Kepemimpinan Kuat
Soekarno Bukan "Play Boy"
Presiden Nilai Kekerasan Geng Motor Meresahkan
arsip  
 
 
CAPRES GOLKAR
Rapimnas Mantapkan ARB


Sabtu, 9 Juni 2012
KENDARI (Suara Karya): Rapat Rimpinan Nasional (Rapimnas) III Partai Golkar di Jakarta pada 28 Juni 2012 hanya akan memantapkan penetapan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) sebagai calon presiden periode 2014-2019.

"Tidak ada agenda lain dalam Rapimnas III Partai Golkar pada 28 Juni 2012 nanti, kecuali hanya menetapkan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden periode 2014-2019," kata fungsionaris DPP Partai Golkar La Ode Djeni Hasmar di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (8/6).

Sedangkan menyangkut strategi Partai Golkar untuk memenangkan pemilu presiden dan pemilu anggota legislatif, baru akan dibahas pada rapimnas berikutnya yang akan digelar pada Oktober 2012 di Jakarta.

Meski demikian, tutur La Ode, setelah rapimnas khusus penetapan Ical sebagai calon presiden pada 28 Juni 2012 selesai, seluruh jajaran kader Partai Golkar, mulai dari tingkat pusat hingga ke pelosok desa, sudah harus bekerja keras merebut simpati rakyat sehingga Ical bisa menjadi presiden periode 2014-2019.

"Langkah awal yang wajib dilakukan oleh setiap pengurus dan kader Partai Golkar, menyosialisasikan Ical sebagai calon presiden dari Partai Golkar, mulai dari pusat, provinsi, kabupaten sampai ke pelosok desa, bahkan sampai ke gunung-gunung dan laut," katanya.

Saat ini, tutur Djeni, Partai Golkar baru sebatas menetapkan target rekrutmen kader baru sebanyak 100 kader pada setiap desa dan kelurahan.

Mengenai bagaimana strategi Golkar untuk mencapai target tersebut, kata dia, baru akan dibahas melalui rapimnas pada Oktober 2012 di Jakarta.

"Untuk mencapai target itu, tentu seluruh jajaran pengurus dan kader Partai Golkar harus bahu-membahu bekerja sama merebut simpati rakyat dengan menggunakan cara-cara yang terhormat dan elegan," katanya.

Agar masyarakat bisa bersimpati pada Partai Golkar, lanjut Djeni, maka setiap kader Golkar yang turun di tengah-tengah masyarakat harus mampu berempati dan tampil sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri.

Artinya, ucap Djeni, kader Partai Golkar harus dapat merasakan apa yang menjadi kesulitan rakyat dan mampu memberikan solusi dari kesulitan rakyat tersebut.

"Kalau itu bisa dilakukan kader-kader partai Golkar, kita optimis Pemilu legislatif mupun pemilu presiden dapat dimenangkan," katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Partai Golkar Sultra Ridwan BAE, mengatakan, pihaknya sudah siap memenangkan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014.

Kesiapan tersebut dimulai dengan pola rekrutmen kader baru, dimana setiap kader Golkar mulai dari tingkat provinsi, kabupaten hingga ke tingkat desa, wajib merekrut 11 kader.

"Sejak menggulirkan pola rekrutmen itu, Partai Golkar Sultra sudah mampu merekrut kader baru sebanyak 58.000 lebih," katanya.

Dia berharap, jumlah tersebut terus meningkat, sehingga Golkar bisa menjadi pemenang pemilu, baik pemilu legislatif maupun pemilu presiden.

Sementara itu, Partai Golkar menjadikan hasil survei terhadap sejumlah tokoh yang akan maju dalam bursa capres sebagai penyemangat.

"Meski hasil survei dari Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) yang dilansir Rabu (6/6) menunjukkan bahwa ARB berada di posisi keempat, namun elektabilitasnya terus naik," kata Ketua DPD Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta Gandung Pardiman di sela-sela deklarasi dukungan DPD Partai Golkar Sleman untuk ARB di Sleman, Yogyakarta, kemarin.

Menurut dia, elektabilitas ARB dalam beberapa waktu ini terus meningkat dan dukungan dari daerah juga terus bermunculan. "Dulu angka elektabilitas cuma satu digit, saat ini terus meningkat dan sudah dua digit," katanya.

Ia mengatakan, peningkatan tersebut tercapai melalui perjuangan dan ketulusan. "Golkar tidak mempermasalahkan ranking yang diperoleh Ical dalam survei, yang penting bagaimana kader berjuang untuk mendongkrak elektabilitas Ical, sehingga mampu menjadi tokoh terpopuler," katanya.

Gandung mengatakan, waktu dua tahun hingga pelaksanaan pemilihan presiden 2014 sangat cukup bagi Ical menjadi favorit rakyat.

"Dalam mewujudkan impian itu bukan hanya tugas kader di daerah yang berjuang, tetapi ARB juga harus aktif dan harus bisa memahami rakyat kecil, sekaligus mencari solusi," katanya.

Ia mengatakan, Ical merupakan satu-satunya calon presiden yang diusung Partai Golkar, karena partai beringin tidak ingin ada konvensi lagi.

"Konvensi menyebabkan kader terjerumus pada dinamika transaksional. Itu merupakan malapetaka karena siapa ingin terpilih harus bayar. Selain itu Ical sebagai ketua umum merupakan lambang partai, sehingga harus dicalonkan sebagai presiden," katanya.

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Sleman Poerwanto Johan Riyadi menyatakan, siap menjalankan hasil musyawarah nasional Partai Golkar yang memutuskan Ical sebagai calon presiden 2014. (Yudhiarma/Ant/Rully)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i