Rabu, 22 Mei 2013
HARIAN UMUM SUARA KARYA
DITERBITKAN OLEH:
PT SUARA RAKYAT MEMBANGUN
SURAT IZIN: KEPUTUSAN MENPEN NOMOR
070/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1986,
TANGGAL 1 MARET 1986

Perintis:
Ali Moertopo, Soedjono Hoemardani, Sapardjo

Penasihat:
Aburizal Bakrie, M Jusuf Kalla,
Akbar Tandjung

Pemimpin Umum:
Airlangga Hartarto

Wakil Pemimpin Umum:
Lalu Mara Satriawangsa

Pemimpin Redaksi/
Penanggung Jawab:

Ricky Rachmadi

Wakil Pemimpin Redaksi:
Kodrat Wahyu Dewanto

Redaktur Pelaksana:
Djunaedi Tjunti Agus

Wakil Redaktur Pelaksana:
Asep Yayat, Victor A Simandjuntak

Dewan Redaksi:
Ricky Rachmadi (Ketua),
Kodrat Wahyu Dewanto,
Djunaedi Tjunti Agus,
Asep Yayat,
Victor A Simandjuntak

Kepala Badan Litbang dan
Pengembangan Usaha:

Tiara Tohir

Redaktur Senior:
Bambang Soesatyo

Redaktur:
Sabpri Piliang, AAGDWA Ariwangsa, Ami Herman,
B Pudja Rukmana, Dwi Putro Agus Asianto, Mohamad Guntur S,
Kentos Reza Artoko, Yudiarma, Jimmy Ratu Radjah

Wakil Redaktur:
Lerman Sipayung, Laksito Adi Darmono, Yon Parjiyono,
Syamsudin Walad, Abdul Choir, Agus Haryanto,
Andry Bey Rusmanto, Indra D Himrat,
Budi Seno P Santo, Rully Ariefandi

Staf Redaksi:
H Singgih Budi Setiawan, Nunun Nurbaiti, Tri Wahyuni, Devita Dahlia,
Wilmar Pasaribu, Hanif Sobari, Joko Sriyono,
Sadono Priyo, Silli Mela Novi, Syamsuri S, Wem Fauzi, Muhamad Kardeni,
Nefan Kristiono, Andira, Sugandi, Hedi Suryono, Tri Handayani,
Kartoyo DS, Bayu Legianto, Feber Sianturi

Kontributor:
Ashari Nasution, Markon Piliang (Jakarta), Agus Dinar (Bandung),
Wahyudi HR, Pudyo Saptono (Semarang), Bambang Sugiarto (Yogyakarta),
Endang Kusumastuti (Solo), Manahan Tampubolon (Medan), Adrizas (Pekanbaru),
Chairul Ishar Wisnu (Serang), Hedi Suhaedi (Sukabumi), Tarwono (Bogor),
Windrarto (Depok), Yacob Nauli (Sorong), Bonne Pukan (Kupang),
Darwis Kusi (Makassar), Dina Kristina (Bandar Lampung), Kusyana (Indramayu), Muhajir (Bekasi)

Tim Penyunting Bahasa:
Wahiduddin (Wakil Kepala Bagian)
Sonny Heru Kusumo (Staf)

Kabag Pracetak:
Kusyanto

Wakil Kabag Pracetak:
Budi Pitoyo

Staf Pracetak:
Sugiyo, Suharno Glinka,
Sugeng Pramono, Chotimah,
Pramuji, Chaliri CH,
Harno

Staf SK Online:
Ari Wibowo, Elma Efly, Atim

Pemimpin Perusahaan:
Rakhmat Junaedi

Wakil Pemimpin Perusahaan:
Ph Ateng Winarno

Pemasaran & Iklan:
Manaek Sinaga

Sirkulasi dan Distribusi:
St N Haryaka

Keuangan:
Chairul Wahid

Alamat Redaksi & Tata Usaha:
Jalan Bangka Raya No 2
Kebayoran Baru Jakarta 12720
Telp: 7191352 dan 7192656
Faksimil: 71790746

e-mail: redaksi@suarakarya-online.com
Bagian Iklan: Telp: 7182270/71
Faksimil: 7182271

Pengaduan Dan Permintaan Langganan:
Telp: 7192656 - 7191352

Tarif Iklan Koran:
Hitam Putih: Umum Rp 39.000,-
Duka Cita: dari Keluarga Rp 29.000,-
dari Perusahaan Rp 33.000,-
Khusus 1 kolom X 100 mm Rp 33.000,-(per mmk), Mini: Rp 33.000,-/baris
Warna: 1 warna spot harga Rp 41.000,-
2 warna spot harga Rp. 45.000,-
Separasi warna (full colour) Rp. 55.000,-
Halaman I Rp 125.000,- (per mmk).

Tarif iklan belum termasuk PPN 10 persen

Bank Mandiri Kebayoran Baru No 126-007 4000349.
Giro Pos No 12745.

ISSN 0215-3130

Isi diluar tanggung jawab Percetakan


ooOoo

" >

PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Ulas Sekilas 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
Antara Riau dan Jakarta
Oleh: Gungde Ariwangsa
Pengering Rambut Setan Merah
Oleh: Gungde Ariwangsa
Sir Alex Ferguson
Oleh: Gungde Ariwangsa
Perang KONI Lawan KOI
Menguak Tabir Kegelapan
Oleh: Gungde Ariwangsa
Menanti Gerak Cepat dan
Gebrakan Menpora Baru (2)
Oleh: Gungde Ariwangsa
Menanti Gerak Cepat dan
Gebrakan Menpora Baru (1)
Oleh: Gungde Ariwangsa
Bila Cipayung Tak Lagi
Jadi Impian
Oleh: Markon Piliang *
Menghitung Sanksi FIFA
Oleh: Gungde Ariwangsa*
Jumat Keramat Sepak Bola Indonesia
Oleh: Azhari Nasution
Jalur Sprint
Oleh: Markon Piliang
Salut buat Riau
Oleh: Azhari Nasution
Sepak Bola, di Mana Fair Play?
Oleh: Syamsudin W*
arsip  
Tim Aerobik Indonesia
Raih Perunggu di Bulgaria
Spurs Awali Kemenangan
ISG III Sebaiknya Ditunda
Spurs ke Final Wilayah
Langkah Bulls Terhenti
Pacers Kalahkan Knicks
arsip  
LIGA INGGRIS
Fergie Terbaik Pilihan para Manajer
LIGA SPANYOL
Ingin Gantikan Mou,
PSG Tahan Ancelotti
LIGA SPANYOL
Hanya Satu Gelar,
Mascherano Tetap Puas
LIGA INGGRIS
Van Persie Masih Paling Tajam
LIGA ITALIA
Tevez Merapat ke Juventus
BURSA PEMAIN
Santos Tolak Tawaran Barca untuk Neymar
arsip  
Antara Riau dan Jakarta
Oleh: Gungde Ariwangsa
Pengering Rambut Setan Merah
Oleh: Gungde Ariwangsa
Sir Alex Ferguson
Oleh: Gungde Ariwangsa
Perang KONI Lawan KOI
Menguak Tabir Kegelapan
Oleh: Gungde Ariwangsa
Menanti Gerak Cepat dan
Gebrakan Menpora Baru (2)
Oleh: Gungde Ariwangsa
Menanti Gerak Cepat dan
Gebrakan Menpora Baru (1)
Oleh: Gungde Ariwangsa
arsip  
KALAH TELAK
Timnas U-23 Gantikan
Posisi Timnas Senior
arsip  
SEA GAMES
Prima Minta Cabang Olahraga
Fokus pada Atlet Emas
SEA GAMES
Biliar Incar Tiga Emas di Myanmar
SEA GAMES
Menpora Bersyukur, Senam Kecewa
SEA GAMES 2013
Kemenpora Targetkan 122 Emas
untuk Pertahankan Juara Umum
PERSIAPAN SEA GAMES
24 Cabang Daftarkan
Atlet ke Satlak Prima
ASIAN GAMES 2019
Indonesia Siap Ikuti Biding Tuan Rumah
arsip  
 
 
Istora Jadi Ajang
Pesta Rakyat Bulutangkis
Oleh: Gungde Ariwangsa


Kamis, 14 Juni 2012
Istana Olahraga Gelora Bung Karno di Senayan, Jakarta, tidak bisa dipisahkan dengan bulutangkis. Di sini telah tumpah keringat dan bahkan darah para pemain bulutangkis Indonesia dalam membela dan menjaga keharuman bangsa dan negara. Di tempat ini pula berbagai catatan gembira dan sedih perjalanan bulutangkis Indonesia tertoreh.

Istora sudah identik dengan bulutangkis. Walaupun ada catatan sedih dan kegagalan namun gedung kukuh yang disain indah itu lebih kental menggambarkan kejayaan bulutangkis Indonesia.

Berbagai acara di luar olahraga, seperti pentas musik, pameran, dan bahkan pertemuan partai politik, yang digelar di sana tidak bisa menghapus hubungan kental dan menyatu antara Istora dan bulutangkis.

Kini wajah Istora sebagai rumah bulutangkis makin kentara lagi dengan digelarnya turnamen Djarum Indonesia Open Super Series Premier (DIOSSP) 2012. Mulai dari Selasa (12/6) sampai Minggu (17/6), para pemain Indonesia berlaga adu kebolehan menghadapi bintang-bintang top dari 25 negara untuk memperebutkan yang terbaik. Turnamen berhadiah total 650.000 dolar Amerika Serikat itu benar-benar telah mampu menghidupkan kembali Istora sebagai istana bulutangkis.

Panitia pelaksana dengan dukungan Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) dan sponsor utama PT Djarum bahkan mampu memberikan nilai plus pada pergelaran turnamen bergengsi tersebut.

Panpel bisa menyulap DIOSSP bukan hanya sekadar urusan pertandingan bulutangkis. Lebih dari itu. DIOSSP 2012 telah disulap menjadi pesta rakyat bulutangkis Indonesia dan juga dunia. Cobalah melangkah ke Istora dalam pekan ini.

Begitu sampai di pintu masuk sudah disambut oleh shuttlecock rakasasa. Jalan untuk masuk ke Istora diatapi oleh bagian berbentuk shuttlecock. Sampai di halaman Istora nuansa bulutangkis makin kental dengan adanya foto-foto legenda bulutangkis Indonesia seperti Liem Swie King, Alan Budikusuma dan Susi Susanti. Panggung yang tersedia juga untuk pertunjukan musik dan lomba permainan bulutangkis.

Apalagi di atas panggung selalu muncul mascot turnamen DIOSSP yaitu DIO. Setelah itu berjejer beraneka stand mulai dari pakian, makanan dan minuman. Di dalam gedung Istora ada berbagai permainan dengan teknologi komputer.

Kemudian ada juga tempat untuk berfoto bersama patung para pemain top. Pokoknya ajang DIOSSP 2012 menyediakan berbagai macam pilihan menarik.

Sajian DIOSSP 2012 membuktikan lagi keseriusan PT Djarum dalam mendukung bulutangkis Indonesia. Bukan hanya menyajikan turnamen yang sekadar tempat pertandingan. Namun dalam turnamen itu juga disajikan unsur-unsur yang mendukung pengembangan bulutangkis.

Ini menjadikan dukungan PT Djarum bertambah lengkap untuk bulutangkis Indonesia. Untuk urusan prestasi Djarum sudah menyumbangkan para pemain top Indonesia dan juga tempat pembinaan yang lengkap. Djarum juga aktif menggelar turnamen di kancah nasional.

Bila para pemain Indonesia mampu merebut gelar di ajang DIOSSP maka itu akan menjadi balasan yang pas untuk upaya serius PT Djarum. Bukan tidak mungkin, sukses prestasi pemain Indonesia bisa mendorong PT Djarum untuk terus meningkatkan perannya dalam turnamen ini dan juga perbulutangkis Indonesia. ***

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i