| |  | | | | KABINET MESIR Mursi Merangkul Dewan Militer
Jumat, 29 Juni 2012
KAIRO (Suara Karya): Presiden terpilih Mesir, Mohammad Mursi juga merangkul Dewan Militer Mesir (SCAF) ke dalam kabinet koalisi Pemerintahan Mesir yang baru. Mursi memberikan posisi Menteri Pertahanan dan Keamanan kepada Ketua SCAF Hussein Tantawi. Mursi juga memastikan posisi Menteri Dalam Negeri dan Menteri Luar Negeri akan diisi oleh Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata Mesir itu.
Mursi sendiri akan memegang secara penuh tampuk pimpinan Mesir Sabtu besok. Dia akan tetap mempertahankan lembaga Mahkamah Agung Militer dan sejumlah institusi militer lain di pemerintahannya hingga konstitusi baru terbentuk dan pemilu parlemen digelar di Negeri Piramida itu. Perdana Menteri Mesir Kamal El-Ganzouri yang sebelumnya memimpin kabinet, telah mengajukan surat mundurnya ke Dewan Militer Mesir, Senin (25/6), sehari setelah Mohammad Mursi dinyatakan menang dalam pilpres.
Hingga saat ini, beredar pula laporan yang menyebutkan bahwa Mursi akan memilih seorang perempuan penganut agama Kristen Koptik sebagai perdana menteri. Namun Suratkabar Al-Shorouk menyebutkan, peraih Nobel Perdamaian Mohammed El Baradei juga berpotensi untuk menduduki kursi kepala pemerintahan Mesir.
Sosok ElBaradei selama ini sudah tidak asing di kalangan masyarakat Mesir. Selain dikenal sebagai Peraih Nobel Perdamaian, ElBaradei juga dikenal sebagai tokoh reformasi. Ia pun sempat menduduki posisi sebagai kepala Badan Atom Internasional (IAEA).
Pria itu juga sempat menjadi calon Presiden Mesir, namun El Baredei tidak meneruskan upayanya untuk bersaing demi mendapatkan kursi kepala negara Mesir. Pemerintahan Mesir yang baru nantinya akan terdiri dari berbagai fraksi politik dan tidak hanya terbatas pada kalangan Ikhwanul Muslimin saja.
Sejumlah politisi dari kelompok Salafi pun dipastikan akan begabung dalam kabinet. Ini tentunya tidak menjadi keheranan karena Salafi juga mendukung Ikhwanul Muslimin dalam pemilu.Rabu (27/6) Mursi mengukir sejarah baru dengan menunjuk perempuan sebagai salah satu wakil presiden (wapres) Mesir.
Sebelum pemilu presiden, Morsi melarang perempuan ikut dalam persaingan kursi presiden. Namun, setelah memenangkan pemilu, dia berbalik menyatakan akan berdiri membela hak-hak kaum perempuan. (AP/Adi)
|
| |
|
|