Kamis, 20 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Kilas Emiten 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
Bank Permata Bidik
Seribu Nasabah Baru
BNI Syariah Gelar Donor Darah
Prudential Luncurkan PRUacces
TOWR Stock Split
Kobexindo Bagi Dividen
PT TMS Ganti Dirut
Pendapatan Jasa QNB Kesawan
DPK BJS Tumbuh 160 Persen
Bingkisan Beruntun 2013
SMMT Akuisisi Lahan Batu Bara
ADS Securities-Tune Group Garap Valas
FIF Beri Konsumen Penghargaan
arsip  
Bank Permata Bidik
Seribu Nasabah Baru
BNI Syariah Gelar Donor Darah
Prudential Luncurkan PRUacces
TOWR Stock Split
Kobexindo Bagi Dividen
PT TMS Ganti Dirut
arsip  
PASCA LEBARAN
Arus Balik dari Solo Mulai Meningkat
arsip  
 
 
TMAS Tak Bagikan Dividen


Sabtu, 30 Juni 2012
JAKARTA (Suara Karya): Pemegang saham PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS), melalui rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), telah menyetujui manajemen untuk tidak melakukan pembagian dividen tahun buku 2011. Selanjutnya, menurut Direktur Keuangan TMAS Ferdy Suwandi, pihaknya akan menempatkan laba bersih tahun 2011 sebesar Rp 26,6 miliar untuk modal kerja dan pencadangan.

Berdasarkan aturan Badan Pengawasa Pasar Modal dan Lembaga Keuangan bahwa pencadangan minimal harus 20 persen dari modal ditempatkan. "Sehingga jika melakukan pembagian dividen, maka pencadangan tidak sampai segitu," katanya di Jakarta, Jumat.

Perseroan sendiri di tahun ini menargetkan laba bersih senilai Rp 120 miliar dengan pendapatan jasa Rp 980 miliar. "Strategi yang akan dijalankan antara lain dengan terus melakukan efective cost dan efisiensi," katanya. (Agus)


Global Teleshop Akan IPO

JAKARTA (Suara Karya): PT Global Teleshop Tbk menetapkan harga penawaran umum saham perdana ke publik (initial public offering/IPO) Rp 1.150 per lembar. Dalam prospektus ringkas yang dipublikasikan di Jakarta, Jumat (29/6), jumlah saham yang akan dilepas sebanyak 111,112 juta lembar atau setara 10 persen modal disetor. Saham yang akan dijual di pasar modal merupakan saham baru dengan nominal Rp 100 per lembar.

Dana hasil IPO sebanyak 60 persen akan dipergunakan untuk tambahan modal kerja di perseroan maupun anak usahanya. 40 persen, sisanya, digunakan untuk pembayaran utang kepada PT Trilinum yang sebesar Rp 49,245 juta. Perseroan sudah menunjuk PT Equator Securities dan PT Lautandhana Securindo sebagai penjamin emisi. (Agus)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i