Senin, 20 Mei 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Kilas Luar Negeri 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
Kerusakan Rel, Kereta Tabrakan
Pastor Ditangkap Petugas Keamanan
Toko Miras Diserang, 12 Tewas
Helpline PRT Indonesia
Buron Paling Dicari Tertangkap
Kebakaran Landa Gedung Putih
Asia Terancam Teroris Mancanegara
Myanmar Sidangkan Aksi Kekerasan
Heli Rusia Jatuh di Siberia
Sehari Jadi Menteri, Dipecat
Bom Hantam Kantor Polisi Libia
Gunung Fuji Masuk Warisan Dunia
arsip  
Kerusakan Rel, Kereta Tabrakan
Pastor Ditangkap Petugas Keamanan
Toko Miras Diserang, 12 Tewas
Helpline PRT Indonesia
Buron Paling Dicari Tertangkap
Kebakaran Landa Gedung Putih
arsip  
 
 
Penyakit Tak Dikenal Renggut 60 Anak


Kamis, 5 Juli 2012
PHNOM PENH--Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa penyakit tak dikenal telah menewaskan 60 anak Kamboja dalam tiga bulan terakhir, sementara badan dunia itu juga bekerja sama dengan pemerintah untuk menyelidiki penyebabnya. Menurut WHO, gejala penyakit itu termasuk demam tinggi dan keterlibatan neurologis atau kesulitan pernapasan. Sejauh ini, 61 kasus penyakit dilaporkan, semua di bawah tujuh tahun. Hanya satu pasien telah selamat dari penyakit ini. "WHO bekerja sama dengan Departemen Kesehatan akan melakukan penyelidikan. Pada saat ini, sedikit informasi yang tersedia, karena penyelidikan masih berlangsung," kata Pieter van Maaren, perwakilan dari WHO Kamboja, kemarin. Menteri Kesehatan Kamboja Mam Bunheng mengatakan para pejabatnya dan pejabat WHO telah bekerja sama untuk mengidentifikasi penyakit dan cara penyebaran penyakit tersebut.


Anggota Parlemen Adu Jotos

KIEV--Anggota parlemen Ukraina kembali terlibat aksi baku hantam saat sidang membahas pengesahan sebuah undang-undang yang kontroversial di gedung parlemen. Puluhan anggota parlemen nekat maju ke podium karena menolak pengesahan UU soal kebijakan bahasa yang meresmikan penggunaan bahasa Rusia di beberapa wilayah. Dalam pembahasan yang dilakukan di gedung parlemen Ukraina atau yang biasa disebut Verkhovna Rada ini, sekitar 248 anggota dari total 450 anggota, dengan terburu-buru mengesahkan UU soal bahasa Rusia tersebut. UU ini memberikan status lebih tinggi bagi bahasa Rusia di sejumlah wilayah di Ukraina. Pengesahan UU ini dinilai kurang adil karena tidak semua anggota parlemen menggunakan hak suaranya untuk meloloskan UU tersebut. Bahkan pihak oposisi sempat mengeluarkan ancaman untuk melakukan aksi boikot karena pembahasan undang-undang ini tidak masuk dalam agenda.


Dua Jet Inggris Jatuh

LONDON--Dua jet tempur Tornado milik Inggris jatuh di Laut Utara. Akibatnya, dua pilot hilang. Operasi pencarian terus dilakukan untuk menemukan kedua orang tersebut. Dalam insiden itu, dua awak lainnya dari pesawat Angkatan Udara Inggris, Royal Air Force (RAF) tersebut telah dilarikan ke rumah sakit. Kedua pesawat militer Tornado GR4 itu jatuh di Moray Firth, wilayah timur laut Scotlandia. "Situasinya belum pasti namun jelas ini insiden yang sangat serius," kata Ian Gale, komandan stasiun pangkalan RAF di Lossiemouth, timur laut Scotlandia seperti dilansir AP, kemarin. "Insiden ini melibatkan empat awak - semuanya personel dari stasiun ini - dan simpati semua orang untuk para keluarga dan teman-teman dari yang bersangkutan," imbuh Gale.


Ledakan Kilang Minyak

BANGKOK--Ledakan besar terjadi di kilang minyak yang terletak di kawasan industri Bangkok, Thailand hari ini. Ledakan ini menimbulkan kebakaran hebat dan asap hitam tebal yang membumbung tinggi ke angkasa hingga terlihat dari seluruh wilayah Bangkok. Dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat ledakan ini. Seperti dilansir oleh Asia One, kemarin, bunyi ledakan yang cukup keras terdengar sekitar pukul 07.30 waktu setempat. Ledakan ini terjadi pada salah satu kilang minyak milik perusahaan Bangchak Petroleum. "Kami masih menyelidiki penyebab ledakan dan akan segera menginformasikannya kepada publik," ujar juru bicara Bangchak Petroleum, Chaveewan Kiatchokchaikul. Dijelaskan Kiatchokchaikul, kebakaran yang terjadi pada kilang minyak tersebut mampu dikendalikan. Petugas pemadam kebakaran telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman secara menyeluruh. Sejauh ini belum ada laporan soal korban jiwa maupun korban luka.


11 Tewas akibat Flu Babi

LA PAZ--Ancaman virus H1N1 ternyata belum juga hilang dan kembali memakan korban jiwa di Bolivia. Dilaporkan sedikitnya 11 orang tewas akibat terinfeksi virus ini dalam beberapa minggu terakhir. Seperti dilansir oleh AFP, kemarin, wabah H1N1 ini telah menewaskan 11 orang di Bolivia. Dilaporkan sebanyak 8 korban tewas berasal dari wilayah La Paz dan sisanya 3 korban tewas berasal dari Santa Cruz. Wakil Menteri Kesehatan Bolivia, Martin Maturano menuturkan, total ada 873 kasus yang dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah. Maturano pun meminta masyarakat untuk lebih waspada serta melakukan langkah-langkah pencegahan, seperti makan makanan yang sehat dan rajin mencuci tangan. Namun sayangnya Maturano tidak menjelaskan lebih detail apakah virus H1N1 ini berasal dari babi atau unggas. Maturano hanya menyatakan, wabah virus H1N1 ini lebih banyak menginfeksi anak-anak, orang lanjut usia dan orang-orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah, seperti mereka yang dalam kondisi kesehatan kronis akibat penyakit diabetes atau tekanan darah tinggi.


Pilot Brasil Kena Skors

BRASILIA--Seorang pilot akrobatik Brasil terkena skors dari angkatan udara negara itu, karena mengemudikan pesawatnya diluar batas yang ditentukan. Pilot tersebut diskors setelah dalam acara pertunjukan udara di ibu kota Brasil, Brasilia, akhir pekan lalu, dia menerbangkan pesawatnya melebihi batas kecepatan, dan menyebabkan kaca-kaca jendela Istana Presiden Brasil dan Mahkamah Agung pecah. "Salah satu pesawat yang ikut dalam pertunjukan udara itu melampaui batas kecepatan yang dianjurkan, yakni mencapai kecepatan 1.100 kilometer per jam. Pesawat belum menembus dinding suara, tetapi pergeseran massa udara yang terjadi sudah cukup untuk memecahkan kaca jendela," ungkap pernyataan resmi AU Brasil. Di laman resmi AU Brasil (http://www.fab.mil.br) disebutkan, pesawat yang "ngebut" tersebut adalah tipe Mirage 2000, yang mampu terbang dengan kecepatan maksimum Mach 2,2 atau sekitar 2.530 kilometer per jam. (Ant/AP/Kentos)


Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i