Atribut Pilkada Kendari Dibersihkan
Kamis, 5 Juli 2012
KENDARI - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari, Rabu, membersihkan atribut kampanye calon wali kota dan wakil wali kota yang masih terpampang di pohon-pohon di pinggir jalan di bundaran dekat SPBU menuju kantor Gubernur Sulawesi Tenggara.
Sesuai ketentuan dari komisi pemilihan umum (KPU), seluruh atribut kampanye calon wali kota dan wakil wali kota yang akan dipilih pada 7 Juli 2012 itu, sudah harus diturunkan pada Rabu pukul 00.00 wita.
Pantuan di lapangan, hampir seluruh pasangan calon wali kota dan wakil wali kota atribut kampanyenya masih banyak yang belum diturunkan. Atribut kampanye paling banyak yang dibersihkan petugas Satpol PP tersebut adalah dari pasangan calon wali kota dan wakil wali kota nomor urut 3, Asrun/Musadar.
Karena memang atribut kampanye dari pasangan calon tersebut yang terpasang di di pinggir jalan jumlahnya paling dominan di antara semua pasangan calon.
Seorang petugas Satpol PP Kota Kendari Ali Ilham yang memimpin rekan-rekannya membersihkan atribut kampanye para calon wali kota dan wakil wali kota tersebut mengatakan, pihaknya melakukan itu atas permintaan dari Panitia Pengawa Pemilu (Panwaslu) pemilihan wali kota dan wakil wali kota Kendari.
"Kami membersihkan atribut kampanye para calon wali kota dan wakil wal kota ini atas permintaan Panwaslu," kata Ali Ilham di lokasi petugas membersihkan atribut kampanye pemilihan wali kota dan wakil wali kota Kendari tersebut. (Ant)
KPU Kupang Tetapkan Kemenangan Salam
KUPANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang, menetapkan pasangan Jonas Salean dan Herman Man (Salam) dari jalur independen sebagai pemenang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2012-2017.
Penetapan pemenang dari jalur perseorangan (independen) itu dilakukan dalam rapat pleno terbuka di kantor KPU setempat, kemarin.
Ketua KPU Kota Kupang Daniel Bangu Ratu, saat rapat pleno, mengatakan, penetapan tersebu berdasarkan penghitungan perolehan suara pilkada putaran kedua yang berlangsung Rabu (27/6) silam, dengan perolehan suara 88.507 suara sah atau 57,08 persen.
Sementara rival Salam, pasangan calon Jefri Riwu Kore-Kristo Blasin (Jeriko) yang diusung sejumlah partai masing-masing PDI Perjuangan, Demokrat, Partai Gerindra dan Partai Persatuan Daerah mengumpulkan suara sah 66.558 atau 49,92 persen. Calon Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, menerima semua hasil yang sudah ditetapkan oleh KPU Kota Kupang.
Anggota DPR dari Fraksi Demokrat itu, mengatakan, menerima kekalahan dari hasil pilihan rakyat tersebut, karena hasil yang diperoleh adalah pilihan masyarakat dan kehendak Tuhan, sehingga patut dihormati demi keberlanjutan pembangunan masyarakat di daerah ini. (Ant)
|
|